
JAKARTA, aiotrade
Pemerintah telah menegaskan bahwa seluruh korban ledakan yang terjadi di lingkungan Sekolah Menengah Atas (SMA) 72 Jakarta, Kelapa Gading, akan menerima perawatan hingga benar-benar pulih.
"Pelayanan di rumah sakit sangat baik, ditangani secara profesional, dan dokter-dokternya telah berbagi tugas dengan baik," ujar Menteri Sosial Saifullah Yusuf atau dikenal sebagai Gus Ipul di Jakarta, Minggu (9/11/2025).
TRADING OTOMATIS 24 JAM TANPA RIBET
Aiotrade adalah alat bantu trading autopilot nonstop di market SPOT Binance & Bitget
(Next: OKX, Tokocrypto & Saham)
CARA KERJA (Real)
- Harga Turun 1% → BELI OTOMATIS
- Harga Naik 1.2% → JUAL OTOMATIS
- Profit 1 siklus = 1.2%
- Mengulang selama market bergerak
KEUNGGULAN UTAMA
- Anti Loss & SPOT Market (Aman)
- LEGAL & Terdaftar BAPPEBTI
- Tanpa emosi, pantau chart otomatis
- Tidur/Sibuk, transaksi tetap jalan
Berdasarkan data yang diperoleh, sebanyak 96 orang mengalami luka-luka akibat peristiwa yang terjadi pada Jumat (7/11/2025) lalu. Dari jumlah tersebut, beberapa masih menjalani rawat inap dan rawat jalan.
"Untuk saat ini, ada 14 orang yang dirawat inap dan satu orang yang dirawat jalan. Yang dirawat jalan sudah pulang. Kondisi mereka, satu di ICU, 13 luka sedang dan ringan," ujar Henny Rusniawati, Kepala Bagian Humas dan Pemasaran RS Yarsi, saat dikonfirmasi, Minggu.
"Iya, sisanya sudah pulang langsung dan 14 masih dirawat inap ya. Keluhan paling banyak di masalah pendengaran dan trauma," tambah dia.
Selain itu, ada pula 13 orang yang masih menjalani perawatan intensif di Rumah Sakit Islam (RSI) Cempaka Putih, Jakarta Pusat. Salah satunya adalah terduga pelaku.
"Saat ini di ruangan ICU (Intensive Care Unit) satu orang, di ruang HCU (High Care Unit) satu orang, dan di ruang rawat inap ada 11 anak," ujar Direktur Utama RSI Cempaka Putih, Pradono Handojo, di RSI Cempaka Putih, Jakarta Pusat, Minggu.
Pemerintah Tanggung Biaya
Kementerian Sosial berencana membangun komunikasi dengan Pemprov DKI Jakarta terkait biaya perawatan para korban. Namun, Gus Ipul memastikan bahwa pemerintah akan menanggung seluruh biaya perawatan tersebut.
"Kementerian Sosial memberikan dukungan yang diperlukan setelah nanti dari rumah sakit ini, mulai dari rehabilitasi, masa-masa pemulihannya sampai nanti, jika diperlukan, dengan program-program pemberdayaan," ucap Gus Ipul.
Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, menyatakan bahwa biaya perawatan rumah sakit dari seluruh korban ledakan SMAN 72 akan ditanggung sepenuhnya oleh pemerintah provinsi (Pemprov) DKI Jakarta.
"Pokoknya semua korban di rumah sakit mana saja akan ditanggung oleh Pemerintah DKI sampai dengan selesai," ujar Pramono usai menjenguk para korban yang dirawat di RS Islam Cempaka Putih, Jakarta Pusat, Jumat (7/11/2025).
Polisi Dalami Motif
Saat ini, Densus 88 Antiteror Polri masih menyelidiki untuk mencari motif pelaku, yang diduga melibatkan seorang siswa sekolah tersebut, nekat melakukan aksinya.
"Pihak Densus 88 yang menganalisa terkait tentang apakah ini ada kaitan dengan pelaku-pelaku aksi teror lainnya. Termasuk bagaimana motif," ucap Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Bhudi Hermanto kepada wartawan, Sabtu (8/11/2025).
Polisi juga telah melakukan sterilisasi lokasi, pendataan dan pengolahan barang bukti, serta melakukan penggeledahan di rumah terduga pelaku.
Penyidik menemukan beberapa barang yang diduga berkaitan dengan insiden, termasuk serbuk yang dicurigai bahan peledak dan sebuah senjata mainan yang terkonfirmasi milik terduga pelaku.
Menurut Bhudi, ada kecocokan antara beberapa alat bukti yang ditemukan di lokasi dan barang-barang yang ada di rumah terduga.
"Diambil beberapa persesuaian barang bukti yang ditemukan, termasuk persesuaian dengan yang ada di rumah ternyata ada persesuaian dari beberapa alat barang bukti tersebut," ujar Bhudi.
Lantaran sterilisasi masih dilakukan, pihak SMA 72 akan melaksanakan pembelajaran jarak jauh atau daring untuk sementara waktu mulai hari ini, Senin (10/11/2025).
"Kegiatan belajar mengajar akan dilaksanakan secara daring mulai Senin, 10 November 2025, hingga kondisi sekolah telah dinyatakan dapat digunakan kembali," kata Nahdiana dalam keterangannya, Minggu (9/11/2025).