Korban Ledakan SMAN 72 Jakarta yang Butuh Operasi Naik Jadi 7 Orang

admin.aiotrade 07 Nov 2025 3 menit 22x dilihat
Korban Ledakan SMAN 72 Jakarta yang Butuh Operasi Naik Jadi 7 Orang

Korban Ledakan di SMAN 72 Jakarta Bertambah, Tujuh Orang Harus Jalani Operasi

Jumlah korban ledakan yang terjadi di Sekolah Menengah Atas Negeri (SMAN) 72 Jakarta, Kelapa Gading, Jakarta Utara, meningkat. Sebanyak tujuh orang dari para korban harus menjalani operasi setelah mengalami luka parah akibat peristiwa tersebut.

AioTrade Autopilot
🔥 SPONSOR

TRADING OTOMATIS 24 JAM TANPA RIBET

Aiotrade adalah alat bantu trading autopilot nonstop di market SPOT Binance & Bitget
(Next: OKX, Tokocrypto & Saham)

Bukan FUTURE. Bukan Judi. Bukan Tebak-tebakan.
CARA KERJA (Real)
  • Harga Turun 1% → BELI OTOMATIS
  • Harga Naik 1.2% → JUAL OTOMATIS
  • Profit 1 siklus = 1.2%
  • Mengulang selama market bergerak
KEUNGGULAN UTAMA
  • Anti Loss & SPOT Market (Aman)
  • LEGAL & Terdaftar BAPPEBTI
  • Tanpa emosi, pantau chart otomatis
  • Tidur/Sibuk, transaksi tetap jalan

Ketua Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI), Margaret Aliyatul Maimunah, menyampaikan informasi ini usai menjenguk para korban di Rumah Sakit (RS) Islam Cempaka Putih, Jakarta Pusat, pada Jumat (7/11/2025) malam. Ia menjelaskan bahwa jumlah korban yang membutuhkan tindakan operasi awalnya hanya empat orang. Namun, saat ia tiba di lokasi, angka tersebut bertambah menjadi tujuh.

"Ada sekitar tujuh anak informasinya (dioperasi). Tadi ketika saya mau ke sini, saya dapat informasi empat orang yang mau dioperasi. Tapi kemudian saya sampai sini, sudah bertambah menjadi tujuh," ujar Margaret.

Saat ini, sebanyak 37 siswa masih dirawat di RS Islam Cempaka Putih. Kondisi para korban beragam. Beberapa di antaranya mengalami luka di bagian kaki, kehilangan kuku akibat ledakan, luka di kepala, serta gangguan pendengaran. Mayoritas korban masih berusia di bawah 18 tahun.

Margaret menuturkan bahwa jumlah korban yang dirawat di rumah sakit kemungkinan akan terus bertambah. Hal ini disebabkan oleh beberapa siswa yang sebelumnya ditangani di puskesmas. Menurutnya, kondisi mereka tidak memungkinkan untuk ditangani di tempat tersebut, sehingga dibawa ke rumah sakit.

"Rupanya bertambahnya karena sebagian anak tadi ada yang dibawa ke puskesmas. Rupanya kondisinya tidak memungkinkan ditangani di puskesmas, sehingga mereka dibawa ke sini (Rumah Sakit Islam Cempaka Putih)," jelasnya.

Ia juga menekankan bahwa data jumlah korban masih dalam proses pendataan oleh pihak kepolisian. "Tadi sekitar 37 (dirawat), tetapi itu belum data final," tambah Margaret.

Selain fokus pada pemulihan fisik, KPAI juga memberikan perhatian besar pada pemulihan psikologis para korban. Margaret menjelaskan bahwa semua anak yang terlibat dalam peristiwa tersebut, baik yang mengalami luka maupun yang hanya menyaksikan kejadian, membutuhkan pendampingan psikologis.

"Ada hal penting selain hari ini kita fokus kepada anak-anak yang mengalami luka, tapi tentu kita juga harus mendampingi anak-anak dengan rehabilitasi untuk trauma healing-nya. Karena pasti anak-anak ini mengalami trauma," ujarnya.

"Semua anak, baik yang mengalami luka atau tidak, yang mendengar dan menyaksikan kasus tadi, itu pasti membutuhkan untuk pendampingan psikologis," tuturnya.

Sebelumnya, Gubernur Jakarta Pramono Anung menyampaikan bahwa terdapat 55 korban dari peristiwa ledakan di SMAN 72 yang mendapatkan perawatan di rumah sakit. Sementara itu, Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad mengungkapkan bahwa sekitar 60-an korban ledakan sedang dirawat di berbagai rumah sakit.

Empat orang di antara korban tersebut menjalani operasi karena kondisi luka yang serius. Salah satu dari mereka adalah terduga pelaku peledakan yang berusia 17 tahun.

Pramono Anung menegaskan bahwa biaya perawatan seluruh korban ledakan di SMAN 72 akan ditanggung oleh pemerintah provinsi (Pemprov) Jakarta. Kebijakan ini berlaku bagi semua korban, baik yang dirawat di rumah sakit mana pun.

"Semua korban. Ada 55 dari Pak Kapolda. Pokoknya semua korban di rumah sakit mana saja akan ditanggung oleh Pemerintah DKI sampai dengan selesai," ujar Pramono usai menjenguk para korban di RS Islam Cempaka Putih, Jakarta Pusat, Jumat sore.

Bagikan Artikel:
admin.aiotrade
admin.aiotrade

Penulis di Website. Berfokus pada penyajian informasi yang akurat, terpercaya, dan analisis mendalam seputar teknologi finansial.

Diskusi Pembaca (0)

Belum ada komentar

Jadilah yang pertama memberikan tanggapan informatif!

Tinggalkan Balasan