Korban Ledakan SMAN 72 yang Dirawat di RSI Cempaka Putih Jadi 7 Orang

admin.aiotrade 07 Nov 2025 2 menit 14x dilihat
Korban Ledakan SMAN 72 yang Dirawat di RSI Cempaka Putih Jadi 7 Orang


Ketua Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI), Margaret Aliyatul Maimunah, melakukan kunjungan ke para korban ledakan di SMA Negeri 72 Jakarta Utara. Para korban ini kini sedang menjalani perawatan di RS Islam Jakarta Cempaka Putih. Dalam kunjungannya, ia menyampaikan bahwa terdapat sebanyak 7 korban yang dijadwalkan akan menjalani operasi medis.

Sebelumnya, pihak rumah sakit telah mengumumkan bahwa ada lima orang dengan luka berat yang membutuhkan tindakan operasi. Namun, informasi terbaru menunjukkan bahwa jumlah korban yang memerlukan tindakan medis lebih banyak dari yang diperkirakan awalnya.

AioTrade Autopilot
🔥 SPONSOR

TRADING OTOMATIS 24 JAM TANPA RIBET

Aiotrade adalah alat bantu trading autopilot nonstop di market SPOT Binance & Bitget
(Next: OKX, Tokocrypto & Saham)

Bukan FUTURE. Bukan Judi. Bukan Tebak-tebakan.
CARA KERJA (Real)
  • Harga Turun 1% → BELI OTOMATIS
  • Harga Naik 1.2% → JUAL OTOMATIS
  • Profit 1 siklus = 1.2%
  • Mengulang selama market bergerak
KEUNGGULAN UTAMA
  • Anti Loss & SPOT Market (Aman)
  • LEGAL & Terdaftar BAPPEBTI
  • Tanpa emosi, pantau chart otomatis
  • Tidur/Sibuk, transaksi tetap jalan

“Beberapa dari mereka memang harus dioperasi. Data terakhir menunjukkan sekitar 7 anak yang akan menjalani operasi. Namun, ada beberapa yang kondisinya sudah membaik dan diperbolehkan untuk dibawa pulang,” kata Margaret saat berada di RS Islam Jakarta Cempaka Putih, Jakarta Pusat, Jumat (7/11).

Margaret menjelaskan bahwa awalnya terdapat 14 korban yang dirawat inap di rumah sakit tersebut. Namun, jumlah ini bertambah seiring adanya rujukan dari puskesmas terdekat.

“Informasinya tadi, ada sekitar 33 anak yang masih ada di sini. Saat saya tiba, jumlahnya sudah bertambah. Ternyata penambahan itu disebabkan oleh beberapa anak yang sebelumnya dibawa ke puskesmas. Rupanya kondisinya tidak bisa ditangani di sana,” ujarnya.


Selain luka fisik, Margaret juga menyoroti bahwa para korban mengalami trauma psikologis akibat peristiwa ledakan tersebut. Ia menegaskan bahwa pendampingan psikologis akan dilakukan setelah kondisi kesehatan medis korban membaik.

“Anak-anak ini pasti mengalami trauma. Tidak hanya mereka yang terluka secara fisik, tetapi semua anak yang mendengar atau menyaksikan kejadian tersebut juga membutuhkan pendampingan psikologis,” jelas Margaret.

Pendekatan holistik terhadap para korban menjadi fokus utama dalam upaya pemulihan. Selain bantuan medis, perlindungan psikologis juga sangat penting untuk memastikan bahwa para korban dapat kembali beraktivitas dengan tenang dan aman.

Beberapa langkah telah diambil untuk memastikan bahwa seluruh korban menerima perawatan yang optimal. KPAI juga berkoordinasi dengan berbagai pihak terkait, seperti rumah sakit, puskesmas, dan lembaga pendidikan, agar proses pemulihan berjalan efektif dan cepat.

Dalam situasi seperti ini, penting bagi masyarakat dan pihak berwenang untuk saling bekerja sama dan memberikan dukungan penuh kepada para korban. Dengan begitu, proses pemulihan bisa berjalan lebih baik dan memberikan hasil yang maksimal.

Bagikan Artikel:
admin.aiotrade
admin.aiotrade

Penulis di Website. Berfokus pada penyajian informasi yang akurat, terpercaya, dan analisis mendalam seputar teknologi finansial.

Diskusi Pembaca (0)

Belum ada komentar

Jadilah yang pertama memberikan tanggapan informatif!

Tinggalkan Balasan