Kondisi Korban Tersengat Listrik Saat Perbaiki Papan Reklame
Seorang pria bernama Suridin (52) mengalami luka bakar parah akibat tersengat listrik saat sedang memperbaiki papan reklame di Jalan MT Haryono, Kota Sampit, Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), Kalimantan Tengah. Kejadian ini terjadi pada Selasa (11/11/2025) dan kini korban tengah menjalani perawatan intensif di ruang ICU RSUD dr Murjani Sampit.
TRADING OTOMATIS 24 JAM TANPA RIBET
Aiotrade adalah alat bantu trading autopilot nonstop di market SPOT Binance & Bitget
(Next: OKX, Tokocrypto & Saham)
CARA KERJA (Real)
- Harga Turun 1% → BELI OTOMATIS
- Harga Naik 1.2% → JUAL OTOMATIS
- Profit 1 siklus = 1.2%
- Mengulang selama market bergerak
KEUNGGULAN UTAMA
- Anti Loss & SPOT Market (Aman)
- LEGAL & Terdaftar BAPPEBTI
- Tanpa emosi, pantau chart otomatis
- Tidur/Sibuk, transaksi tetap jalan
Menurut informasi yang diperoleh, Suridin melakukan pekerjaannya sendiri tanpa didampingi rekan kerja dan tanpa alat pelindung diri (APD) yang memadai. Hal ini menjadi salah satu faktor utama kejadian tersebut.
Perawatan Medis yang Dilakukan
Kepala Bidang Pelayanan Medik RSUD dr Murjani Sampit, dr Anggun Iman Hernawan, menjelaskan bahwa korban sudah berada di instalasi gawat darurat (IGD) sejak dievakuasi oleh petugas Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Disdamkarmat) Kotim. Saat ini, tim medis masih terus memantau kondisi Suridin.
“Pasien kecelakaan kerja pemasangan baliho saat ini ditangani oleh dokter UGD. Pasien diantar oleh petugas damkar,” ujar dr Anggun saat dikonfirmasi, Rabu (12/11/2025).
Hasil pemeriksaan medis menunjukkan bahwa Suridin mengalami luka bakar hingga 40 persen di beberapa bagian tubuh, termasuk dada, perut, kaki kiri, dan tangan kiri. Kondisi ini membuat pasien harus mendapatkan perawatan intensif dan rencana tindakan medis lanjutan.
“Kondisi umum pasien luka bakar 40 persen di dada, perut, kaki kiri, dan tangan kiri. Saat ini masih dirawat di UGD dan sedang dikonsulkan ke dokter bedah,” tambahnya.
Kronologi Kecelakaan
Azis, anak dari Suridin, menjelaskan bahwa sang ayah sedang memperbaiki posisi baliho yang dipasangnya beberapa hari sebelumnya. Karena menganggap pekerjaan tersebut ringan, korban memilih bekerja sendiri tanpa didampingi rekan.
Menurut Azis, tanpa disadari, kabel listrik otomatis di sekitar papan reklame terkoyak dan mengenai besi penyangga. Saat Suridin masih menginjak besi tersebut, arus listrik langsung menyambar tubuhnya hingga menyebabkan luka bakar di bagian kaki dan tangan.
“Biasanya ayah bekerja berdua. Waktu itu beliau hanya ingin melepas baliho yang kurang pas, jadi dikerjakan sendiri. Ternyata ada kabel listrik yang terkoyak dan menyentuh besi,” jelas Azis.
Respons Keluarga dan Rencana Tindakan Medis
Azis menambahkan, ayahnya sempat berteriak meminta pertolongan dan menyuruh orang di bawah untuk memotong kabel listrik menggunakan tang agar tidak tersengat lebih parah.
Ia menyebutkan, dokter sudah menyarankan tindakan operasi untuk mengangkat kulit yang rusak akibat sengatan, namun pihak keluarga masih mempertimbangkan langkah tersebut.
“Beliau sempat sadar dan meminta tolong agar kabel dipotong. Dokter menyarankan operasi pengangkatan kulit, tapi kami masih berdiskusi dengan keluarga,” pungkasnya.