
Penerbangan Sementara Dihentikan Selama Ujian Nasional di Korea Selatan
Pemerintah Korea Selatan mengambil langkah tak biasa untuk memastikan kondisi yang ideal selama pelaksanaan ujian nasional. Pada hari Selasa (11/11), pihak berwenang mengumumkan bahwa seluruh penerbangan, baik yang lepas landas maupun mendarat, akan dihentikan sementara di seluruh wilayah negara tersebut.
TRADING OTOMATIS 24 JAM TANPA RIBET
Aiotrade adalah alat bantu trading autopilot nonstop di market SPOT Binance & Bitget
(Next: OKX, Tokocrypto & Saham)
CARA KERJA (Real)
- Harga Turun 1% → BELI OTOMATIS
- Harga Naik 1.2% → JUAL OTOMATIS
- Profit 1 siklus = 1.2%
- Mengulang selama market bergerak
KEUNGGULAN UTAMA
- Anti Loss & SPOT Market (Aman)
- LEGAL & Terdaftar BAPPEBTI
- Tanpa emosi, pantau chart otomatis
- Tidur/Sibuk, transaksi tetap jalan
Langkah ini dilakukan sebagai bagian dari upaya untuk mengurangi kebisingan selama pelaksanaan College Scholastic Ability Test (CSAT) atau Tes Kemampuan Skolastik Perguruan Tinggi. Ujian ini digelar secara nasional pada akhir pekan dan menjadi salah satu momen paling penting bagi siswa-siswi di Korea Selatan.
Menurut Kementerian Perhubungan, pembatasan penerbangan akan diberlakukan selama 35 menit pada hari Kamis (13/11). Waktu tersebut jatuh pada pukul 13.05 hingga 13.40 waktu setempat, yang bertepatan dengan sesi ujian mendengarkan bahasa Inggris. Semua pesawat yang sedang terbang, kecuali yang dalam situasi darurat, harus tetap berada di udara pada ketinggian tiga kilometer atau lebih tinggi, di bawah arahan otoritas pengawas lalu lintas udara.
Tindakan ini diambil untuk memastikan tidak ada gangguan suara dari pesawat selama ujian. Dengan demikian, para siswa dapat fokus sepenuhnya pada soal-soal yang mereka kerjakan.
Sebanyak 140 penerbangan akan mengalami penyesuaian jadwal demi menghindari waktu kritis tersebut. Maskapai penerbangan juga diminta memberi pemberitahuan lebih awal kepada penumpang yang memiliki jadwal terbang berdekatan dengan waktu pelaksanaan ujian.
Pentingnya CSAT bagi Siswa Korea Selatan
CSAT sendiri dikenal sebagai ujian nasional paling bergengsi dan menentukan di Korea Selatan. Bagi para siswa, ujian ini merupakan hasil dari bertahun-tahun persiapan dan menjadi penentu utama untuk bisa masuk ke universitas-universitas terkemuka di negara itu.
Ujian ini tidak hanya menjadi indikator kemampuan akademik siswa, tetapi juga menjadi faktor utama dalam menentukan masa depan mereka. Banyak siswa menghabiskan tahun-tahun terakhirnya dalam persiapan intensif untuk mencapai hasil terbaik dalam CSAT.
Menurut berbagai laporan, CSAT bahkan disebut sebagai salah satu ujian masuk universitas paling sulit di dunia karena tingkat persaingannya yang sangat tinggi. Setiap tahun, ribuan siswa bersaing untuk mendapatkan tempat di universitas-universitas ternama seperti Seoul National University, Korea University, dan Yonsei University.
Langkah yang Diambil untuk Mendukung Siswa
Selain pembatasan penerbangan, pemerintah juga mengambil berbagai langkah lain untuk memastikan bahwa siswa dapat menghadapi ujian dengan tenang. Misalnya, banyak sekolah dan pusat bimbingan belajar menawarkan program khusus untuk membantu siswa mengatur waktu belajar dan mengurangi stres.
Selain itu, beberapa daerah juga melakukan pembatasan kebisingan lainnya, seperti larangan penggunaan alat musik di lingkungan sekitar sekolah atau pembatasan jam operasional toko dan restoran di sekitar lokasi ujian.
Dengan langkah-langkah ini, pemerintah Korea Selatan menunjukkan komitmennya untuk memberikan kesempatan yang adil bagi semua siswa dalam menghadapi ujian nasional yang sangat penting ini.