Koster Bantu UMKM Difabel, Ini Pesannya Saat Pasar Murah

admin.aiotrade 16 Nov 2025 2 menit 13x dilihat
Koster Bantu UMKM Difabel, Ini Pesannya Saat Pasar Murah


bali.aiotrade
, DENPASAR - Gubernur Wayan Koster didampingi Ketua TP PKK Provinsi Bali Putri Suastini Koster mengunjungi Pasar Murah menyambut Hari Raya Galungan dan Kuningan yang digelar di depan Kantor Gubernur, Minggu (16/11).

Gubernur Koster dan istri berkesempatan memborong belanjaan untuk dibagikan kepada pengunjung yang memadati acara pasar murah. Mereka juga turut serta dalam berbagai aktivitas yang diselenggarakan selama kegiatan tersebut.

AioTrade Autopilot
🔥 SPONSOR

TRADING OTOMATIS 24 JAM TANPA RIBET

Aiotrade adalah alat bantu trading autopilot nonstop di market SPOT Binance & Bitget
(Next: OKX, Tokocrypto & Saham)

Bukan FUTURE. Bukan Judi. Bukan Tebak-tebakan.
CARA KERJA (Real)
  • Harga Turun 1% → BELI OTOMATIS
  • Harga Naik 1.2% → JUAL OTOMATIS
  • Profit 1 siklus = 1.2%
  • Mengulang selama market bergerak
KEUNGGULAN UTAMA
  • Anti Loss & SPOT Market (Aman)
  • LEGAL & Terdaftar BAPPEBTI
  • Tanpa emosi, pantau chart otomatis
  • Tidur/Sibuk, transaksi tetap jalan

Putri Koster menghidupkan suasana dengan menggelar kuis dengan materi seputar program Pemprov Bali. Mereka yang bisa menjawab pertanyaan, berhak atas hadiah berupa kebutuhan hari raya yang dijajakan di pasar murah.

Koster dan Putri Koster juga memborong 100 kopi yang dijual kelompok UMKM Penyandang Disabilitas yang tergabung dalam wadah Difel Cafe Gantari Jaya. Ia juga memborong 25 kopi dari UMKM lain yang berjualan di arena pasar murah. Kopi itu lalu dibagikan secara cuma-cuma kepada pengunjung yang memadati pasar murah.

Ketua Kelompok Usaha Bersama (KUBE) Gantari Jaya I Nyoman Juniartha menyampaikan terima kasih karena barang dagangannya diborong oleh Putri Koster. Ia menjelaskan, keberadaan Difel Cafe menjadi bukti bahwa dalam keterbatasan, para difabel tetap bisa berkarya dan tak tergantung pada orang lain.

Selain menjual kopi, Juniarta dan rekan-rekannya mengolah ampas kopi menjadi produk dupa. "Yang dipakai bukan endapan kopi setelah diminum, tetapi ini ampas yang dihasilkan mesin barista. Ini sudah kami diskusikan dengan pemuka agama," kata Juniarta.

Putri Koster tampak kagum dengan semangat para difabel dan berharap usaha mereka makin berkembang. Terkait dupa, ia mengingatkan agar dalam proses produksi menghindari penggunaan bahan kimia karena hal itu berdampak negatif bagi kesehatan.

Gubernur Koster dalam wawancara dengan awak media menyampaikan bahwa pasar murah digelar dalam rangka menyambut Hari Raya Galungan dan Kuningan. Dari pantauannya, kegiatan ini mendapat sambutan antusias dari masyarakat.

"Masyarakat antusias berbelanja. Saya kira ini sangat membantu karena harga yang ditawarkan cukup terjangkau. Ini juga menjadi bagian dari upaya kita mengendalikan inflasi," ujar Koster.

Menurut Koster, pasar murah ini digelar secara rutin pada momen tertentu untuk menyikapi fluktuasi harga. Pasar murah kali ini melibatkan 50 UMKM binaan Pemprov Bali, Bank Indonesia, BPD dan OJK.

Pasar murah menawarkan ragam produk khas hari raya seperti canang buah-buahan, daging, telur dan busana adat. Dari sekian produk yang dijual, canang ceper menjadi primadona karena dijual dengan harga miring yaitu Rp 157 untuk 15 buah canang.

Diskusi Pembaca (0)

Belum ada komentar

Jadilah yang pertama memberikan tanggapan informatif!

Tinggalkan Balasan