
Banjir Melanda Kota Bima, Warga Diminta Tetap Siaga
Pada Sabtu malam 8 November 2025, Kota Bima, Nusa Tenggara Barat, dilanda banjir yang berlangsung hingga dini hari Minggu. Kejadian ini terjadi akibat curah hujan yang tinggi, mulai dari pukul 20.40 Wita di wilayah Kecamatan Wawo Kabupaten Bima. Hujan dengan intensitas sedang hingga deras terus mengguyur wilayah tersebut.
Menurut informasi yang diperoleh, banjir mulai terjadi sekitar pukul 23.17 Wita. Salah satu daerah yang terdampak adalah Kelurahan Lampe, di mana air sungai meluap dan menyebabkan satu buah rumah yang berada di bantaran sungai hanyut. Hal ini menimbulkan kekhawatiran bagi warga setempat dan memicu tindakan cepat dari pihak terkait.
TRADING OTOMATIS 24 JAM TANPA RIBET
Aiotrade adalah alat bantu trading autopilot nonstop di market SPOT Binance & Bitget
(Next: OKX, Tokocrypto & Saham)
CARA KERJA (Real)
- Harga Turun 1% → BELI OTOMATIS
- Harga Naik 1.2% → JUAL OTOMATIS
- Profit 1 siklus = 1.2%
- Mengulang selama market bergerak
KEUNGGULAN UTAMA
- Anti Loss & SPOT Market (Aman)
- LEGAL & Terdaftar BAPPEBTI
- Tanpa emosi, pantau chart otomatis
- Tidur/Sibuk, transaksi tetap jalan
Kabid Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Bima, Najamuddin, SSos menjelaskan bahwa tim BPBD Kota Bima langsung melakukan koordinasi dengan Tim Relawan Kebencanaan di masing-masing kelurahan. Tindakan ini dilakukan untuk memastikan penanganan yang optimal terhadap dampak banjir.
Tim TRC BPBD Kota Bima melakukan pemantauan terhadap lokasi yang terdampak dan melakukan pendataan terhadap kerugian lainnya. Dari hasil pemantauan tersebut, diketahui bahwa selain Kelurahan Lampe, banjir juga terjadi di beberapa kelurahan lain seperti Kelurahan Pane, Paruga, Manggemaci, dan Kelurahan Dara.
Peran Tim Relawan dalam Memberikan Informasi
Dalam situasi seperti ini, peran Tim Relawan Kebencanaan sangat penting. Mereka tidak hanya memberikan bantuan langsung kepada warga tetapi juga terus memberikan informasi perkembangan arus sungai kepada masyarakat. Salah satu contohnya adalah Tim Relawan Kebencanaan Kelurahan Paruga, yang dikenal dengan nama Jauhar. Ia aktif memberikan update informasi melalui group-group WhatsApp dan akun media sosialnya.
Informasi yang disampaikan oleh Jauhar membantu warga untuk tetap siaga dan memahami kondisi terkini. Dengan adanya komunikasi yang efektif, masyarakat dapat lebih waspada dan mengambil langkah-langkah pencegahan jika diperlukan.
Langkah Pemerintah dan Masyarakat
Selain tindakan darurat, pemerintah dan masyarakat juga diminta untuk terus bekerja sama dalam upaya mitigasi bencana. Ini termasuk memastikan pengelolaan air sungai yang baik dan menjaga kebersihan lingkungan agar tidak memperparah risiko banjir.
Beberapa langkah yang bisa dilakukan antara lain:
- Melakukan pembersihan saluran air secara berkala.
- Menjaga keseimbangan ekosistem sekitar sungai.
- Memperkuat sistem peringatan dini untuk mengantisipasi curah hujan tinggi.
Dengan kolaborasi yang baik antara pemerintah, relawan, dan masyarakat, diharapkan kejadian serupa dapat diminimalkan dan dampaknya bisa lebih terkendali.