Kota Tangerang Diguncang Protes Akibat Polusi Pabrik Kimia

admin.aiotrade 26 Okt 2025 2 menit 14x dilihat
Kota Tangerang Diguncang Protes Akibat Polusi Pabrik Kimia
Kota Tangerang Diguncang Protes Akibat Polusi Pabrik Kimia

Demonstrasi Massal di Tunis: Protes terhadap Polusi Pabrik Kimia

Ratusan warga Tunisia turun ke jalan di ibu kota Tunis pada Sabtu (25/10/2025), untuk memprotes krisis lingkungan yang semakin parah akibat polusi dari pabrik kimia milik negara di Gabes. Aksi ini merupakan bagian dari gelombang protes yang sebelumnya dimulai di kota selatan Gabes dan kini meluas hingga ke ibu kota. Demonstrasi ini menunjukkan bagaimana kekecewaan masyarakat terhadap penanganan pemerintah atas polusi dan memburuknya layanan publik. Demonstrasi ini menjadi tantangan terbesar bagi Presiden Kais Saied sejak ia mengambil alih seluruh kekuasaan pada 2021.

  • Aksi mendukung warga Gabes yang terdampak polusi pabrik kimia
    Ratusan pendemo berjalan di jalan-jalan Tunis membawa spanduk dan meneriakkan slogan mendukung warga Gabes yang terdampak polusi pabrik kimia. Mereka mengecam tindakan aparat yang dinilai melakukan represi. Pemerintah mengatakan telah menangkap beberapa orang yang melakukan kekerasan selama unjuk rasa.
    "Ini sederhana, warga Gabes hanya ingin bernapas. Gabes perlahan-lahan sekarat. Kami tidak akan diam. Kami akan tingkatkan protes damai kami," kata Hani Faraj, salah seorang aktivis.

AioTrade Autopilot
🔥 SPONSOR

TRADING OTOMATIS 24 JAM TANPA RIBET

Aiotrade adalah alat bantu trading autopilot nonstop di market SPOT Binance & Bitget
(Next: OKX, Tokocrypto & Saham)

Bukan FUTURE. Bukan Judi. Bukan Tebak-tebakan.
CARA KERJA (Real)
  • Harga Turun 1% → BELI OTOMATIS
  • Harga Naik 1.2% → JUAL OTOMATIS
  • Profit 1 siklus = 1.2%
  • Mengulang selama market bergerak
KEUNGGULAN UTAMA
  • Anti Loss & SPOT Market (Aman)
  • LEGAL & Terdaftar BAPPEBTI
  • Tanpa emosi, pantau chart otomatis
  • Tidur/Sibuk, transaksi tetap jalan

Penyakit yang Melonjak Akibat Polusi dari Pabrik

Kota Gabes sempat lumpuh pada Selasa (21/10/2025), akibat mogok umum dan demonstrasi besar menuntut penutupan pabrik milik Tunisian Chemical Group (GCT) yang diduga menyebabkan polusi berat. Warga melaporkan peningkatan penyakit pernapasan, osteoporosis, dan kanker yang mereka kaitkan dengan gas beracun yang dilepaskan pabrik. Bulan ini, belasan anak sekolah di Gabes mengalami kesulitan bernapas akibat uap beracun dari pabrik yang memproses fosfat menjadi asam fosfat dan pupuk kimia. Hal ini memicu kemarahan warga yang semakin besar dan berujung pada serangkaian protes.

Tuntutan Penutupan dan Pemindahan Pabrik Secara Permanen

Presiden Kais Saied menyebut situasi di Gabes sebagai pembunuhan lingkungan, menyalahkan kebijakan kriminal pemerintah sebelumnya yang menyebabkan krisis tersebut. Ia memerintahkan perbaikan segera di fasilitas pabrik untuk menghentikan kebocoran serta berjanji akan membangun rumah sakit kanker di Gabes. Namun, pada Sabtu (25/10/2025), para pengunjuk rasa menolak upaya pemerintah yang dianggap hanya solusi sementara. Mereka menuntut penutupan dan pemindahan permanen pabrik polusi.

Organisasi lingkungan juga memperingatkan bahwa limbah industri dalam jumlah besar masih dibuang ke laut di Chatt Essalam, yang telah merusak ekosistem laut dan menurunkan populasi ikan, mengancam mata pencaharian nelayan lokal.

Diskusi Pembaca (0)

Belum ada komentar

Jadilah yang pertama memberikan tanggapan informatif!

Tinggalkan Balasan