
Pada hari Jumat (7/11/2025), Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengonfirmasi adanya operasi tangkap tangan (OTT) yang dilakukan terhadap Bupati Ponorogo, Sugiri Sancoko. Informasi ini disampaikan oleh Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo, kepada wartawan di Jakarta pada malam hari. Ia menyatakan bahwa OTT tersebut dilakukan di Jawa Timur dan salah satu pihak yang diamankan adalah bupati setempat.
Budi menekankan bahwa semua pihak perlu menunggu informasi lebih lanjut dari KPK. Saat ini, tim penyidik masih berada di lapangan, sehingga belum dapat memberikan detail lengkap tentang jumlah orang yang terjaring dalam OTT serta barang bukti yang berhasil ditemukan. "Terkait siapa saja yang diamankan, jumlahnya berapa, terkait dengan perkara apa, serta barang buktinya apa saja nanti akan kami update secara berkala karena saat ini tim masih di lapangan," ujar Budi.
TRADING OTOMATIS 24 JAM TANPA RIBET
Aiotrade adalah alat bantu trading autopilot nonstop di market SPOT Binance & Bitget
(Next: OKX, Tokocrypto & Saham)
CARA KERJA (Real)
- Harga Turun 1% → BELI OTOMATIS
- Harga Naik 1.2% → JUAL OTOMATIS
- Profit 1 siklus = 1.2%
- Mengulang selama market bergerak
KEUNGGULAN UTAMA
- Anti Loss & SPOT Market (Aman)
- LEGAL & Terdaftar BAPPEBTI
- Tanpa emosi, pantau chart otomatis
- Tidur/Sibuk, transaksi tetap jalan
Ia juga menyatakan bahwa KPK akan memperbarui informasi mengenai OTT tersebut kepada awak media. Namun, ia belum bisa memastikan kapan Sugiri akan dibawa ke Jakarta untuk menjalani pemeriksaan. "Apakah akan dibawa hari ini ke Jakarta atau besok (Sabtu), kita lihat perkembangannya nanti di lapangan," tambah Budi.
Sebelumnya, dua mobil yang ditumpangi oleh tim KPK terpantau keluar dari kompleks rumah dinas Bupati Ponorogo pada sekitar pukul 19.00 WIB. Kedua kendaraan berjenis Toyota Innova berwarna hitam metalik dengan pelat nomor polisi AD asal Surakarta itu sebelumnya terlihat masuk ke rumah dinas sekitar pukul 18.54 WIB.
Beberapa wartawan di lokasi sempat mengalami kesulitan untuk mengambil gambar karena mobil langsung melaju dengan kecepatan tinggi setelah keluar melalui pintu sisi barat rumah dinas. Berdasarkan informasi lapangan, kedua mobil tersebut diduga menuju Markas Polres Ponorogo. Namun, hingga malam hari, belum ada keterangan resmi dari pihak pemerintah daerah maupun kepolisian terkait keberadaan atau identitas penumpang di dalam kendaraan tersebut.
Para wartawan masih berjaga di depan Mapolres Ponorogo untuk menunggu perkembangan dan pernyataan resmi terkait kabar OTT yang melibatkan pejabat Pemkab Ponorogo.
Sebelumnya, KPK telah mengonfirmasi bahwa penyidik melakukan OTT terhadap Bupati Ponorogo Sugiri Sancoko terkait dugaan jual beli jabatan di lingkungan Pemkab Ponorogo. Wakil Ketua KPK, Fitroh Rohcahyanto, menyebut bahwa mutasi dan promosi jabatan menjadi fokus penindakan. Tim penyidik masih bekerja di lapangan dan memiliki waktu 1×24 jam untuk menentukan status pihak-pihak yang diamankan. OTT terhadap Sugiri menjadi yang ketujuh dilakukan KPK sepanjang tahun 2025.