Kreativitas Tak Terbatas di Customaxi 2025 Balikpapan, Mulai dari Budget Minim hingga Peserta Antarp

admin.aiotrade 21 Okt 2025 3 menit 15x dilihat
Kreativitas Tak Terbatas di Customaxi 2025 Balikpapan, Mulai dari Budget Minim hingga Peserta Antarp

Ajang Customaxi 2025 Balikpapan: Wadah Kreativitas dan Kebersamaan Komunitas Yamaha

Kawasan Pasar Segar Balikpapan tampak penuh sesak dengan antusiasme para penggemar motor Yamaha pada Sabtu (18/10/2025). Acara Customaxi 2025 Kaltim Balikpapan digelar oleh Yamaha Kaltim bersama PT Surya Timur Sakti Jatim (PT STSJ) sebagai ajang yang memperkenalkan karya modifikasi terbaik dari para pecinta skutik Yamaha.

AioTrade Autopilot
🔥 SPONSOR

TRADING OTOMATIS 24 JAM TANPA RIBET

Aiotrade adalah alat bantu trading autopilot nonstop di market SPOT Binance & Bitget
(Next: OKX, Tokocrypto & Saham)

Bukan FUTURE. Bukan Judi. Bukan Tebak-tebakan.
CARA KERJA (Real)
  • Harga Turun 1% → BELI OTOMATIS
  • Harga Naik 1.2% → JUAL OTOMATIS
  • Profit 1 siklus = 1.2%
  • Mengulang selama market bergerak
KEUNGGULAN UTAMA
  • Anti Loss & SPOT Market (Aman)
  • LEGAL & Terdaftar BAPPEBTI
  • Tanpa emosi, pantau chart otomatis
  • Tidur/Sibuk, transaksi tetap jalan

Customaxi 2025 Balikpapan menjadi kesempatan emas bagi para penggemar skutik Yamaha untuk menunjukkan karakter dan kepribadian mereka melalui karya modifikasi. Dalam acara ini, Yamaha menghadirkan dua kategori utama, yakni Street MAXI dan Super MAXI. Kedua kategori ini terbuka untuk empat model andalan Yamaha, yaitu XMAX, NMAX, AEROX, dan LEXI.

Salah satu peserta asal Balikpapan, Hendra, mengikuti kategori Street MAXI dengan motor Yamaha NMAX. Ia mengaku bersyukur bisa ikut ambil bagian dalam ajang besar ini. Menurutnya, event seperti Customaxi jarang digelar di Kalimantan Timur, sehingga antusiasme peserta dan komunitas begitu tinggi.

“Tahun ini cukup istimewa karena event ini jarang terselenggara di Kaltim, apalagi di Balikpapan. Makanya saya ingin ikut terlibat di kelas Street MAXI pakai NMAX,” ujar Hendra kepada media.

Menurut Hendra, kategori Street MAXI menonjolkan konsep motor harian yang tetap nyaman dan menarik, sementara kategori Super MAXI lebih ekstrem dengan ubahan signifikan seperti bodi, kaki-kaki, hingga penggunaan air suspension.

Hendra sendiri mengusung konsep “low budget tapi enak dipandang”. Ia memanfaatkan banyak komponen bekas untuk menciptakan tampilan unik dan penuh karakter.

“Saya banyak pakai barang rongsokan yang sudah tidak dipakai, lalu saya modifikasi lagi biar tampil beda. Ada juga tambahan sound system biar bisa karaoke bareng,” ujarnya sambil tertawa.

Meski jumlah peserta tahun ini menurun dibanding tahun sebelumnya, sekitar 30 motor ikut berkompetisi, Hendra menilai semangat dan kualitas karya tetap tinggi. Ia berharap, kegiatan seperti ini dapat memotivasi generasi muda untuk berani berekspresi secara positif di dunia otomotif.

“Kreativitas tanpa batas, seperti cinta yang tulus tidak harus mahal untuk tetap indah,” tutupnya dengan senyum.

Cerita menarik juga datang dari Udin Virgo, peserta asal Banjarbaru, Kalimantan Selatan, yang datang bersama istrinya membawa motor Yamaha XMAX hasil modifikasi untuk ikut berkompetisi di kelas Street MAXI.

“Motor ini hasil modifikasi sendiri. Dari Banjarbaru kami touring ke Balikpapan sekalian ikut kontes. Buat kami, ini ajang silaturahmi dan pembuktian kreativitas,” ujar Udin.

Menurutnya, persaingan di kelas Street MAXI sangat ketat karena setiap peserta memiliki konsep dan detail modifikasi yang matang. Rata-rata peserta sudah paham modifikasi yang baik dan punya selera tinggi. Tapi yang penting bukan menang atau kalah, melainkan kebersamaan dan semangat berkreasi.

Udin berharap, Yamaha terus menghadirkan kegiatan seperti ini di tahun-tahun mendatang dengan konsep yang lebih besar dan inovatif. Ia berharap, ajang seperti ini menjadi inspirasi bagi anak muda untuk menyalurkan minat positif di dunia otomotif.

Customaxi 2025 Balikpapan bukan sekadar kontes modifikasi, melainkan juga ajang silaturahmi dan ekspresi bagi para pengguna Yamaha. Dari karya ekstrem hingga yang simpel namun penuh makna, setiap peserta menunjukkan bahwa kreativitas tidak selalu bergantung pada dana besar, tetapi pada ide dan semangat untuk berkarya.

Diskusi Pembaca (0)

Belum ada komentar

Jadilah yang pertama memberikan tanggapan informatif!

Tinggalkan Balasan