Kredit Korporasi KB Bank Melesat di Kuartal III 2025

admin.aiotrade 26 Okt 2025 3 menit 15x dilihat
Kredit Korporasi KB Bank Melesat di Kuartal III 2025


PT Bank KB Indonesia Tbk menyampaikan bahwa kredit segmen korporasi masih tumbuh solid pada kuartal III-2025, meskipun banyak pelaku usaha atau korporasi yang masih menahan ekspansinya hingga bulan kesembilan tahun 2025. Hal ini menjadi indikasi bahwa sektor korporasi tetap memiliki potensi pertumbuhan, meski ada beberapa faktor yang memengaruhi permintaan kredit.

Bank Indonesia (BI) mencatat kredit perbankan per September 2025 hanya tumbuh 7,70% secara tahunan (YoY). Capaian ini sedikit meningkat dari 7,56% YoY pada bulan Agustus 2025. Namun, BI menilai pertumbuhan kredit saat ini perlu terus ditingkatkan. Permintaan kredit yang belum kuat dipengaruhi oleh sikap pelaku usaha yang masih wait and see serta optimalisasi pembiayaan internal oleh korporasi.

AioTrade Autopilot
🔥 SPONSOR

TRADING OTOMATIS 24 JAM TANPA RIBET

Aiotrade adalah alat bantu trading autopilot nonstop di market SPOT Binance & Bitget
(Next: OKX, Tokocrypto & Saham)

Bukan FUTURE. Bukan Judi. Bukan Tebak-tebakan.
CARA KERJA (Real)
  • Harga Turun 1% → BELI OTOMATIS
  • Harga Naik 1.2% → JUAL OTOMATIS
  • Profit 1 siklus = 1.2%
  • Mengulang selama market bergerak
KEUNGGULAN UTAMA
  • Anti Loss & SPOT Market (Aman)
  • LEGAL & Terdaftar BAPPEBTI
  • Tanpa emosi, pantau chart otomatis
  • Tidur/Sibuk, transaksi tetap jalan

VP Corporate Relations PT Bank KB Indonesia Tbk, Adi Pribadi, menegaskan bahwa untuk kredit segmen korporasi di KB Bank sendiri pertumbuhannya masih solid, yakni di kisaran high single digit year-on-year pada kuartal-III 2025. Menurutnya, aktivitas pembiayaan korporasi tetap tumbuh sehat, sejalan dengan strategi KB Bank menjaga kualitas aset dan selektif dalam ekspansi.

"Jadi kalau dikatakan kredit korporasi sedang melesu, kami melihatnya tidak demikian di KB Bank," ungkap Adi kepada aiotrade, Kamis (23/10/2025).

Meski belum membeberkan berapa detil nilainya, secara perhitungan internal, pertumbuhan kredit KB Bank secara keseluruhan masih mencatatkan kinerja yang positif. "Saat ini kami masih dalam proses menyusun laporan keuangan untuk periode triwulan III 2025. Namun secara perhitungan internal, pertumbuhan kredit KB Bank hingga September 2025 masih mencatatkan kinerja yang sangat positif dengan pertumbuhan double digit secara tahunan," lanjutnya.

Menjelang akhir tahun, Adi menyebut KB Bank tetap optimistis dapat mempertahankan momentum pertumbuhan kredit, termasuk dari korporasi, sesuai dengan target yang telah ditetapkan. Salah satu upaya yang akan dilakukan ialah dengan terus memperkuat fondasi bisnis korporasi melalui penguatan tim dan kepemimpinan.

Selain itu, Adi bilang KB Bank memiliki keunggulan yang cukup kompetitif, dengan kekuatan relasi jangka panjang, ekosistem nasabah, serta sinergi lintas entitas KB Financial Group (KBFG) di Indonesia. Beberapa langkah strategis yang dilakukan bank ini mencerminkan komitmen untuk terus memberikan layanan terbaik bagi para nasabah, terutama di segmen korporasi.

Adi juga menjelaskan bahwa KB Bank fokus pada pengembangan portofolio kredit yang seimbang dan berkelanjutan. Dengan mengedepankan prinsip-prinsip kehati-hatian dan kualitas aset, bank ini berupaya memastikan bahwa pertumbuhan kredit tidak hanya cepat, tetapi juga stabil dan berdampak positif bagi perekonomian nasional.

Beberapa faktor yang mendukung pertumbuhan kredit korporasi antara lain adalah peningkatan investasi di sektor infrastruktur, peningkatan aktivitas bisnis di berbagai industri, serta adanya kebijakan pemerintah yang mendukung pertumbuhan ekonomi. KB Bank juga aktif dalam memfasilitasi kebutuhan pembiayaan para pelaku usaha melalui berbagai produk dan layanan perbankan yang inovatif.

Dengan strategi yang terencana dan komitmen untuk terus berkembang, KB Bank yakin dapat menjaga pertumbuhan kredit korporasi yang sehat dan berkelanjutan di tengah tantangan ekonomi yang terus berubah. Hal ini juga akan membantu mendorong pertumbuhan ekonomi secara keseluruhan, terutama di sektor-sektor utama yang menjadi tulang punggung perekonomian Indonesia.

Diskusi Pembaca (0)

Belum ada komentar

Jadilah yang pertama memberikan tanggapan informatif!

Tinggalkan Balasan