
Kabupaten Bangli: Kecil Tapi Tak Terhindar dari Berbagai Kasus Kriminalitas
Kabupaten Bangli, yang terletak di Pulau Bali, dikenal sebagai wilayah yang tenang dan masih menjaga keasriannya. Banyak desa-desa di sini masih terjaga alaminya, jauh dari keramaian kota modern. Wilayah ini sebagian besar berupa perkebunan dan lereng-lereng yang hijau.
Namun, meskipun terlihat damai, kasus kriminalitas tidak sepenuhnya bisa diabaikan. Data yang diperoleh menunjukkan bahwa jumlah kejahatan di Kabupaten Bangli meningkat pada tahun 2025 dibandingkan tahun sebelumnya. Dari total 112 kasus pada tahun 2024, jumlah tersebut bertambah menjadi 114 kasus, atau naik sebesar 1,78 persen.
TRADING OTOMATIS 24 JAM TANPA RIBET
Aiotrade adalah alat bantu trading autopilot nonstop di market SPOT Binance & Bitget
(Next: OKX, Tokocrypto & Saham)
CARA KERJA (Real)
- Harga Turun 1% → BELI OTOMATIS
- Harga Naik 1.2% → JUAL OTOMATIS
- Profit 1 siklus = 1.2%
- Mengulang selama market bergerak
KEUNGGULAN UTAMA
- Anti Loss & SPOT Market (Aman)
- LEGAL & Terdaftar BAPPEBTI
- Tanpa emosi, pantau chart otomatis
- Tidur/Sibuk, transaksi tetap jalan
Kasus Pembunuhan yang Menonjol di Desa Songan
Dari total kasus tersebut, dua kasus pembunuhan menjadi perhatian utama. Kedua kejadian ini terjadi di Desa Songan, Kecamatan Kintamani. Kapolres Bangli, AKBP James I.S. Rajagukguk, mengonfirmasi hal ini. Ia menjelaskan bahwa kedua kasus pembunuhan tersebut menjadi peristiwa paling mencolok sepanjang tahun 2025.
Salah satu kasus terjadi di arena tajen, tempat dimana pelaku, I Wayan Luwes alias Mangku Luwes, yang merupakan residivis, telah dihukum 20 tahun penjara oleh Pengadilan Negeri Bangli pada November 2025. Sementara itu, kasus lainnya melibatkan korban kakak beradik dengan tiga pelaku yang juga merupakan saudara kandung. Kasus ini masih dalam proses persidangan.
Jenis-Jenis Kriminalitas Lain yang Muncul
Selain kasus pembunuhan, ada beberapa jenis kriminalitas lain yang tercatat. Antara lain adalah penyalahgunaan narkotika, pencurian kendaraan bermotor (curanmor), pencurian dan pemberatan, penganiayaan biasa, serta kasus kekerasan dalam rumah tangga (KDRT). Hingga bulan November 2025, hanya 105 kasus yang telah diselesaikan, sedangkan sisanya masih dalam tahap pelimpahan dan pengembangan penyidik.
Kecelakaan Lalu Lintas yang Mengakibatkan Korban Jiwa
Selain itu, angka kecelakaan lalu lintas (laka lantas) di tahun 2025 mencapai 148 kasus. Dari jumlah tersebut, dua kejadian paling mengerikan mengakibatkan korban jiwa lebih dari satu orang. Pertama, kecelakaan terjadi di Desa Batur Tengah, Kintamani pada Februari 2025. Truk tronton yang membawa ratusan sak semen mengalami rem blong, menyebabkan tiga orang tewas, termasuk sopir dan satu anggota Babinsa dari Desa Awan, Kintamani.
Kecelakaan kedua terjadi di Banjar Bangklet, Desa Kayubihi, Kecamatan Bangli pada Juli 2025. Empat orang dilaporkan tewas akibat truk yang sama-sama mengalami rem blong.
Tingkat Bunuh Diri yang Masih Tinggi
Meski tingkat kriminalitas meningkat, angka bunuh diri di Kabupaten Bangli masih tergolong tinggi. Pada tahun 2025, tercatat 18 kasus bunuh diri. Angka ini turun 2 kasus dibandingkan tahun 2024 yang mencapai 20 kasus. Hal ini disampaikan oleh Kasi Humas Polres Bangli, Iptu I Gede Ratwijaya.
Kesimpulan
Meskipun Kabupaten Bangli tetap menjadi kawasan yang indah dan tenang, kriminalitas tetap menjadi tantangan yang harus dihadapi. Berbagai jenis kejahatan seperti pembunuhan, kecelakaan lalu lintas, dan bunuh diri menunjukkan bahwa isu keselamatan dan keamanan tetap menjadi prioritas. Dengan upaya dari aparat kepolisian dan masyarakat setempat, diharapkan dapat meminimalisir risiko kriminalitas di wilayah ini.