Krom Bank Tutup Kantor Fungsional di Bandung

admin.aiotrade 20 Des 2025 3 menit 15x dilihat
Krom Bank Tutup Kantor Fungsional di Bandung


aiotrade, JAKARTA – PT Krom Bank Indonesia Tbk. (BBSI) mengumumkan penutupan kantor fungsional (KF) di Bandung. Penutupan KF berlaku efektif per 19 Desember 2025.

Presiden Direktur Krom Bank Anton Hermawan menyampaikan perseroan resmi menutup KF Juanda yang berlokasi di Jl. Ir. H. Juanda No.137, Bandung 40132, terhitung mulai Jumat, 19 Desember 2025.

AioTrade Autopilot
🔥 SPONSOR

TRADING OTOMATIS 24 JAM TANPA RIBET

Aiotrade adalah alat bantu trading autopilot nonstop di market SPOT Binance & Bitget
(Next: OKX, Tokocrypto & Saham)

Bukan FUTURE. Bukan Judi. Bukan Tebak-tebakan.
CARA KERJA (Real)
  • Harga Turun 1% → BELI OTOMATIS
  • Harga Naik 1.2% → JUAL OTOMATIS
  • Profit 1 siklus = 1.2%
  • Mengulang selama market bergerak
KEUNGGULAN UTAMA
  • Anti Loss & SPOT Market (Aman)
  • LEGAL & Terdaftar BAPPEBTI
  • Tanpa emosi, pantau chart otomatis
  • Tidur/Sibuk, transaksi tetap jalan

“Terhitung mulai 19 Desember 2025 KF Juanda Bandung ditutup,” kata Anton dalam keterbukaan informasi kepada Bursa Efek Indonesia (BEI), dikutip pada Sabtu (20/12/2025).

Anton menuturkan, penutupan KF Juanda Bandung telah dikoordinasikan dengan semua pihak terkait baik eksternal maupun internal. Dengan demikian, proses penutupan dapat berjalan dengan lancar.

Hingga kuartal III/2025, Krom Bank membukukan laba bersih tahun berjalan sebesar Rp126,08 miliar sepanjang 9 bulan 2025. Realisasi itu meningkat 17,70% secara tahunan (year on year/YoY) dibanding periode yang sama tahun lalu sebesar Rp107,12 miliar.

Merujuk laporan keuangan yang dipublikasikan, pendapatan bunga bersih Krom Bank tumbuh signifikan 87,14% YoY menjadi Rp1,26 triliun dari kuartal III/2024 sebesar Rp677,94 miliar.

Capaian positif itu ditopang oleh pendapatan bunga yang tumbuh 109,43% YoY dari periode yang sama tahun lalu Rp744,08 miliar menjadi Rp1,55 triliun. Pada saat yang sama, beban bunga meningkat 337,86% YoY menjadi Rp289,60 miliar dari periode yang sama tahun lalu Rp66,14 miliar.

Lebih lanjut, bank dengan kode emiten BBSI ini membukukan beban operasional lainnya sebesar Rp1,10 triliun hingga September 2025. Angka itu melonjak 104,87% YoY dari periode yang sama tahun sebelumnya Rp539,62 miliar.

Salah satu komponen beban operasional nonbunga yang membengkak yaitu beban promosi sebesar Rp40,51 miliar. Angka itu meningkat 314,17% YoY dari kuartal III/2024 yang sebesar Rp9,78 miliar.

Selain beban promosi, impairment Krom Bank mencapai Rp902,49 miliar, meningkat 117,49% YoY dari periode yang sama tahun lalu Rp414,96 miliar. Beban lainnya juga meningkat 88,05% YoY menjadi Rp119,95 miliar.

Kemudian, laba operasional Krom Bank mencapai Rp163,18 miliar hingga September 2025, tumbuh 17,97% YoY dari kuartal III/2024 sebesar Rp138,32 miliar.

Sementara itu, Krom Bank mencatatkan rugi non operasional sebesar Rp1,53 miliar, meningkat 57,38% YoY dari periode yang sama tahun lalu Rp976,00 juta.

Dari sisi intermediasi, Krom Bank menyalurkan kredit sebesar Rp7,96 triliun, tumbuh signifikan 124,76% YoY dari kuartal III/2024 yang sebesar Rp3,54 triliun.

Adapun penyaluran kredit tersebut diimbangi dengan membaiknya non-performing loan (NPL) yang berada pada level 2,64% atau membaik 6 bps jika dibandingkan dengan tahun sebelumnya 2,70%.

Dari sisi penghimpunan dana, total dana pihak ketiga (DPK) yang berhasil dihimpun Krom Bank mencapai Rp6,97 triliun. Raihan tersebut tumbuh signifikan 212,93% YoY dibandingkan periode yang sama tahun lalu Rp2,22 triliun.

Perinciannya, simpanan tabungan tumbuh signifikan 357,12% YoY dari Rp301,46 miliar menjadi Rp1,37 triliun hingga kuartal III/2025. Simpanan giro mencapai Rp23,72 miliar, naik 254,47% YoY dari sebelumnya Rp6,69 miliar.

Simpanan deposito Krom Bank juga tumbuh 190,14% YoY menjadi Rp5,56 triliun dari periode yang sama tahun lalu Rp1,91 triliun.

Diskusi Pembaca (0)

Belum ada komentar

Jadilah yang pertama memberikan tanggapan informatif!

Tinggalkan Balasan