Kronologi dan Fakta Ledakan di SMAN 72 Jakarta

admin.aiotrade 08 Nov 2025 4 menit 17x dilihat
Kronologi dan Fakta Ledakan di SMAN 72 Jakarta


Pada Jumat (7/11/2025) sekitar pukul 12.15 WIB, terjadi ledakan di lingkungan Sekolah Menengah Atas Negeri (SMA) Negeri 72 Jakarta yang berada di Kelapa Gading, Jakarta Utara. Ledakan tersebut terjadi dalam komplek Kodamar TNI Angkatan Laut (AL). Menurut keterangan saksi mata, ledakan terjadi saat siswa dan guru sedang melaksanakan Shalat Jumat di masjid sekolah.

Ledakan pertama terdengar ketika khotbah sedang berlangsung, disusul dengan ledakan kedua yang diduga berasal dari arah berbeda. Kedua ledakan tersebut menyebabkan para korban mengalami berbagai cedera, termasuk luka bakar dan luka akibat serpihan. Kejadian ini memicu kepanikan di kalangan warga sekolah dan masyarakat sekitar. Tak lama setelahnya, petugas kepolisian, termasuk unit Penjinak Bom (Jibom) dan tim lainnya dikerahkan ke lokasi untuk melakukan sterilisasi area serta olah tempat kejadian perkara (TKP).

AioTrade Autopilot
🔥 SPONSOR

TRADING OTOMATIS 24 JAM TANPA RIBET

Aiotrade adalah alat bantu trading autopilot nonstop di market SPOT Binance & Bitget
(Next: OKX, Tokocrypto & Saham)

Bukan FUTURE. Bukan Judi. Bukan Tebak-tebakan.
CARA KERJA (Real)
  • Harga Turun 1% → BELI OTOMATIS
  • Harga Naik 1.2% → JUAL OTOMATIS
  • Profit 1 siklus = 1.2%
  • Mengulang selama market bergerak
KEUNGGULAN UTAMA
  • Anti Loss & SPOT Market (Aman)
  • LEGAL & Terdaftar BAPPEBTI
  • Tanpa emosi, pantau chart otomatis
  • Tidur/Sibuk, transaksi tetap jalan

Kapolda Metro Jaya Irjen Asep Edi Suheri menyatakan bahwa setidaknya 54 orang mengalami luka-luka akibat ledakan tersebut. Pihak kepolisian juga membuka posko bantuan di Rumah Sakit Yarsi dan RS Islam Cempaka Putih, Jakarta Pusat. Tujuan dari posko ini adalah untuk membantu keluarga-keluarga korban mencari anak-anak mereka yang sedang dirawat di rumah sakit.

Beberapa korban telah dipulangkan, namun sebagian masih menjalani perawatan di rumah sakit. Dari jumlah tersebut, tujuh korban masih ditangani di Rumah Sakit Yarsi. "Ada enam orang yang masuk awal ke 'emergency' dan baru hadir satu lagi diantar oleh keluarganya," kata Direktur RS Yarsi dr Muhammadi di Jakarta, Jumat.

Dugaan pelaku Berdasarkan hasil investigasi awal, pelaku diduga merupakan salah satu siswa dari SMA Negeri 72. Siswa itu dikabarkan mengalami perundungan (bullying) yang diduga menjadi motif untuk melakukan aksi tersebut. Di lokasi kejadian juga ditemukan benda yang mirip senjata airsoft gun dan revolver. Setelah dilakukan pemeriksaan, senjata tersebut ternyata adalah mainan.

"Mungkin rekan-rekan sudah melihat foto seperti senjata api dan pistol, itu diyakini dipastikan adalah mainan," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Budi Hermanto saat ditemui di Jakarta, Jumat.

Wakil Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan (Wamenko Polkam) Lodewijk Freidrich Paulus meminta masyarakat untuk tetap tenang dan tidak mengambil kesimpulan bahwa aksi tersebut merupakan bagian dari serangan terorisme. "Jangan dikatakan ini 'jumping conclusion' bahwa ini aksi teroris. Kita belum sampai ke sana," kata dia.

Detasemen Khusus (Densus) 88 Antiteror Polri sudah turun tangan untuk mendalami kemungkinan unsur terorisme dalam insiden tersebut, meskipun hingga saat ini belum ada kesimpulan final. "Hingga saat ini, Densus 88 masih melakukan pendalaman apakah insiden tersebut terdapat unsur terorisme atau tidak,” kata Juru Bicara Densus 88 Antiteror Polri AKBP Mayndra Eka Wardhana.

Polda Metro Jaya pun telah menurunkan Tim Jibom untuk menyelidiki ledakan yang menyebabkan 54 siswa terluka saat melaksanakan Shalat Jumat di dalam sekolah tersebut. Pihak sekolah langsung menghentikan kegiatan belajar-mengajar hingga situasi dinyatakan aman.

Sedangkan Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung memastikan seluruh biaya rumah sakit korban ledakan di SMAN 72 Jakarta ditanggung oleh Pemprov DKI Jakarta. "Seluruh biaya pengobatan akan ditanggung oleh Pemprov, di mana saja rumah sakitnya,” kata Pram.

Insiden ini menyoroti pentingnya keamanan dan pengawasan ekstra di lingkungan sekolah, sekaligus menggarisbawahi kondisi psikologis para siswa, terutama masalah perundungan di kalangan remaja.

Prioritas utama
Presiden Prabowo Subianto meminta agar penanganan terhadap para korban ledakan di SMA Negeri 72, Kelapa Gading, Jakarta Utara, menjadi prioritas utama. "Beliau tadi pertama bereaksi untuk prioritas ke korban, penanganan korban," kata Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi di Istana Merdeka.

Prasetyo menyampaikan bahwa Presiden Prabowo menaruh perhatian besar terhadap peristiwa itu. Kepala Negara juga mengingatkan agar peristiwa tersebut menjadi peringatan bagi semua pihak untuk lebih waspada serta peduli terhadap lingkungan sekitar, baik di rumah maupun di sekolah.

Kewaspadaan masyarakat dinilai penting untuk mencegah hal-hal yang berpotensi menimbulkan bahaya. "Jika ada hal-hal yang dirasa mencurigakan atau ada hal-hal yang mungkin berpotensi untuk hal-hal yang tidak baik, untuk kita semakin peduli baik di lingkungan rumah maupun di lingkungan sekolah," kata Prasetyo.

Adapun Ketua Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) Margaret Aliyatul Maimunah menekankan bahwa seluruh siswa SMA Negeri 72 memerlukan "trauma healing" atas kejadian itu. "Semua anak, baik mengalami luka atau tidak, yang mendengar atau menyaksikan kejadian pasti membutuhkan pendampingan,” kata Margaret pada Jumat malam.

Berikut rangkuman fakta-fakta ledakan di SMA Negeri 72 Jakarta:
Ledakan terjadi di area mushala sekolah saat Shalat Jumat
Ledakan terjadi dua kali dari dua lokasi berbeda, di tempat shalat dan di dekat pintu masuk
Dugaan sumber ledakan berasal dari benda menyerupai speaker
Waktu kejadian diperkirakan sekitar 12.09 WIB–12.15 WIB
Ditemukan senjata mainan dengan tulisan kontroversial
Jumlah korban luka dilaporkan 54 orang, hingga Jumat (7/11/2025) malam
Mayoritas korban merupakan anak di bawah usia 18 tahun
14 siswa masih rawat inap, dengan 7 di antaranya dioperasi
* Pelaku diduga adalah siswa sekolah tersebut

Bagikan Artikel:
admin.aiotrade
admin.aiotrade

Penulis di Website. Berfokus pada penyajian informasi yang akurat, terpercaya, dan analisis mendalam seputar teknologi finansial.

Diskusi Pembaca (0)

Belum ada komentar

Jadilah yang pertama memberikan tanggapan informatif!

Tinggalkan Balasan