
Kecelakaan Maut di Jalan Raya Uluwatu, Bali
Pada hari Selasa, 11 November 2025 siang, sebuah kecelakaan maut terjadi di Jalan Raya Uluwatu, Kuta Selatan, Badung, Bali. Peristiwa ini menewaskan seorang pejalan kaki dan viral di media sosial akibat dampaknya yang signifikan.
Kecelakaan lalu lintas ini memicu kemacetan panjang di lokasi kejadian. Menurut informasi yang diperoleh, kecelakaan tersebut disebabkan oleh truk dump yang tidak mampu menanjak dan akhirnya kehilangan kendali.
TRADING OTOMATIS 24 JAM TANPA RIBET
Aiotrade adalah alat bantu trading autopilot nonstop di market SPOT Binance & Bitget
(Next: OKX, Tokocrypto & Saham)
CARA KERJA (Real)
- Harga Turun 1% → BELI OTOMATIS
- Harga Naik 1.2% → JUAL OTOMATIS
- Profit 1 siklus = 1.2%
- Mengulang selama market bergerak
KEUNGGULAN UTAMA
- Anti Loss & SPOT Market (Aman)
- LEGAL & Terdaftar BAPPEBTI
- Tanpa emosi, pantau chart otomatis
- Tidur/Sibuk, transaksi tetap jalan
Peristiwa terjadi sekitar pukul 13.00 Wita di depan Toko Rendang Roll Bali Ungasan. Kasatlantas Polresta Denpasar, Kompol Yusuf Dwi Admodjo, menjelaskan kronologi kecelakaan berdasarkan hasil olah Tempat Kejadian Perkara (TKP).
Diketahui bahwa satu korban meninggal dunia di tempat kejadian perkara (TKP). Awalnya, Mobil Dump Truk Isuzu KB 8247 EG, yang dikemudikan oleh I W S (25) asal Karangasem, sedang bergerak menanjak dari arah Utara menuju Selatan.
Tiba-tiba, truk tersebut terpaksa berhenti mendadak karena ada mobil lain di depannya yang juga sedang berhenti. "Pengemudi truk sudah berusaha mengerem kaki dan rem tangan. Namun, karena posisi jalan menanjak, truk tidak kuat menahan beban dan akhirnya bergerak mundur tak terkendali ke arah utara," ujar Kasatlantas saat dihubungi Tribun Bali.
Dalam situasi panik, pengemudi truk sempat membanting setir ke kiri, namun nahas, kendaraan berat itu malah naik ke atas trotoar. Di saat yang bersamaan, seorang pria yang berjalan kaki berinisial D S (42), yang berasal dari Jatiasih, Kota Bekasi, sedang berdiri di trotoar di sisi timur jalan, tepat di depan Toko Rendang Roll Bali.
"Truk yang mundur dan banting setir ke kiri langsung menabrak pejalan kaki tersebut. Korban D S dilaporkan meninggal dunia di TKP," tegasnya.
Menurut Kompol Yusuf Dwi Admodjo, korban D S mengalami luka berat yang menyebabkan meninggal dunia di TKP. "Korban mengalami luka serius pada kepala, telinga kiri putus, dan patah tulang lengan kanan. Korban meninggal di tempat kejadian," tambahnya.
Sementara itu, pengemudi truk, I W S, dilaporkan tidak mengalami luka serius. Kerugian material ditaksir mencapai Rp2.000.000.
Polisi saat ini sedang melakukan penyelidikan lebih lanjut untuk mendalami penyebab pasti kecelakaan dan memastikan adanya unsur kelalaian. Barang bukti berupa kendaraan dan polisi juga menggali keterangan dari saksi, termasuk pemilik toko berinisial H H (48).
"Kami mengimbau kepada seluruh pengguna jalan, terutama pengemudi kendaraan besar di jalur tanjakan, agar selalu memastikan kondisi rem berfungsi optimal dan selalu waspada terhadap lingkungan sekitar. Keselamatan adalah yang utama," tutup Kompol Yusuf Dwi Admodjo.