
Peristiwa Keributan di Warung Milik Epy Kusnandar dan Karina Ranau
Warung makan yang dikelola oleh aktor ternama Epy Kusnandar, yang lebih dikenal dengan nama Kang Mus, dan istrinya, Karina Ranau, dilaporkan mengalami gangguan akibat tindakan premanisme. Lokasi warung tersebut berada di Jalan Haji Samali, kawasan Pasar Minggu, Jakarta Selatan.
Informasi ini pertama kali diketahui melalui unggahan Karina Ranau di akun Instagram pribadinya @karinaranau9. Dalam video yang diunggah pada Minggu (19/10/2025), ia menyampaikan kekecewaannya terhadap perilaku beberapa oknum yang dinilai tidak sopan saat datang ke warung mereka.
TRADING OTOMATIS 24 JAM TANPA RIBET
Aiotrade adalah alat bantu trading autopilot nonstop di market SPOT Binance & Bitget
(Next: OKX, Tokocrypto & Saham)
CARA KERJA (Real)
- Harga Turun 1% → BELI OTOMATIS
- Harga Naik 1.2% → JUAL OTOMATIS
- Profit 1 siklus = 1.2%
- Mengulang selama market bergerak
KEUNGGULAN UTAMA
- Anti Loss & SPOT Market (Aman)
- LEGAL & Terdaftar BAPPEBTI
- Tanpa emosi, pantau chart otomatis
- Tidur/Sibuk, transaksi tetap jalan
“Tolong dong, Bang, caranya yang sopan. Kita ini capek, Bang. Baru saja berjualan di sini. Semua di sini tidak ada yang gratis, semuanya bayar,” ujar Karina dalam video tersebut.
Ia juga menunjukkan bahwa kejadian itu telah terekam jelas oleh kamera pengawas (CCTV) yang terpasang di warung. Hal ini menjadi bukti bahwa tindakan yang dilakukan oleh oknum tersebut tidak bisa disangkal.
Penjelasan dari Pihak Kepolisian
Pihak kepolisian kini telah melakukan pemeriksaan terhadap saksi-saksi di sekitar lokasi kejadian. Berdasarkan hasil penyelidikan, Kapolsek Pancoran Kompol Mansur menjelaskan bahwa tidak ada unsur pungutan liar (pungli) dalam kejadian tersebut.
Menurut Kompol Mansur, kejadian itu hanya merupakan percekcokan mulut antara pihak warung dan dua orang pria yang diketahui sebagai tukang parkir setempat. “Kondisinya gini, itu warung, malam hari udah mau tutup, nah ada yang minta makan, tadi hasil penyelidikan anggota Serse begitu, itu tukang parkir yang biasa nongkrong di situ,” ujarnya saat dihubungi, Senin (20/10/2025).
Ia menambahkan bahwa kedua pria tersebut diduga dalam keadaan setengah mabuk saat kejadian berlangsung. “Informasinya dari warung sebelah, mereka itu setengah teler,” ungkapnya.
Keributan terjadi sekitar tengah malam, menjelang waktu tutup warung yang biasanya beroperasi dari pukul 13.00 siang hingga larut malam. Menanggapi isu yang menyebut adanya pungli, Kompol Mansur membantah tegas tudingan tersebut.
“Bukan pungli. Setelah kami minta keterangan, ini hanya masalah minta makan. Barang sudah habis karena mau tutup. Jadi dugaan pungli itu tidak benar,” tegasnya.
Hingga saat ini, Kompol Mansur menuturkan bahwa belum ada laporan polisi (LP) dalam perkara itu. Namun, pihaknya telah mengarahkan agar membuat laporan jika merasa dirugikan dan ingin menindaklanjuti kasus tersebut.
“Kami sudah cek langsung ke tempat kejadian perkara (TKP), dan sudah kami arahkan bila perlu buat laporan,” tutupnya.
Fakta-Fakta Terkait Peristiwa
- Kejadian terjadi di warung milik Epy Kusnandar dan Karina Ranau di Jalan Haji Samali, Jakarta Selatan.
- Karina Ranau mengunggah video di akun Instagramnya yang menunjukkan kekecewaannya terhadap tindakan oknum yang tidak sopan.
- Pihak kepolisian memastikan bahwa tidak ada unsur pungli dalam kejadian tersebut.
- Keributan terjadi antara pihak warung dan dua orang pria yang diketahui sebagai tukang parkir setempat.
- Dugaan awal tentang pungli dibantah oleh Kapolsek Pancoran, Kompol Mansur.
- Hingga saat ini, belum ada laporan polisi yang diajukan terkait kejadian tersebut.
- Pihak kepolisian menyarankan agar membuat laporan jika merasa dirugikan.