Pengalaman Buruk Epy Kusnandar dan Karina Ranau di Warung Makan
Epy Kusnandar dan istrinya, Karina Ranau, mengalami kejadian tidak menyenangkan beberapa waktu lalu. Pasalnya, warung makan yang mereka kelola mengalami gangguan dari pihak tertentu. Kejadian ini menimpa usaha mereka setelah baru saja beroperasi beberapa hari.
Warung tersebut diketahui didatangi oleh preman yang ternyata merupakan tukang parkir di sekitar tempat mereka menjual makanan. Melalui akun Instagram pribadinya, Karina membagikan momen saat ia harus menghadapi para preman tersebut. Ia terlihat menegur pelaku dengan nada kesal karena merasa diganggu.
TRADING OTOMATIS 24 JAM TANPA RIBET
Aiotrade adalah alat bantu trading autopilot nonstop di market SPOT Binance & Bitget
(Next: OKX, Tokocrypto & Saham)
CARA KERJA (Real)
- Harga Turun 1% → BELI OTOMATIS
- Harga Naik 1.2% → JUAL OTOMATIS
- Profit 1 siklus = 1.2%
- Mengulang selama market bergerak
KEUNGGULAN UTAMA
- Anti Loss & SPOT Market (Aman)
- LEGAL & Terdaftar BAPPEBTI
- Tanpa emosi, pantau chart otomatis
- Tidur/Sibuk, transaksi tetap jalan
“Kita semua di sini capek bang, kita di sini juga usaha, sewa, pengin tenang, baru beberapa hari, sudah didatengin, ada di CCTV. Yang sopan dong caranya, bapak jangan gitu caranya. Kita bukan numpang di sini,” ucap Karina dengan nada emosi.
Karina juga menegaskan bahwa akan membawa persoalan itu ke pihak berwenang. Ia menyebut akan berhadapan dengan RT, RW, dan polisi agar bisa tenang di tempat usaha mereka.
“Besok deh berhadapan sama pak RT, RW, polisi biar kita tenang di sini. Dari tanggal 2 baru kita, cuma caranya itu kita enggak suka. Gila, capek kita, kami enggak suka kayak gini,” lanjutnya.
Setelah perdebatan, Karina tampak menangis lantaran tak kuasa menahan emosi atas kejadian tersebut. Sementara itu, polisi telah melakukan tindakan terkait kejadian ini.
Dilansir dari Wartakota, Kapolsek Pancoran Kompol Mansur mengatakan tidak ada unsur pungutan liar (pungli) di warung Epy dan Karina pada Minggu (19/10/2025) malam. Menurut Kompol Mansur, hal itu hanya merupakan percekcokan mulut antara pihak warung dan dua orang pria yang diketahui sebagai tukang parkir setempat.
“Kondisinya gini, itu warung, malam hari udah mau tutup. Nah ada yang minta makan, tadi hasil penyelidikan anggota Serse begitu, itu tukang parkir yang biasa nongkrong di situ," ucapnya.
“Mau tutup, barang ini habis, habis itu dia enggak terima lah. Akhirnya dengan nada tinggi lah mereka begitu, akhirnya terjadilah percekcokan mulut, itu aja sebetulnya,” sambung Mansur.
Menurutnya, berdasarkan penyelidikan sementara, kedua pria ini diduga dalam keadaan setengah mabuk saat kejadian berlangsung.
“Informasinya dari warung sebelah, mereka itu setengah teler,” ungkapnya.
Keributan terjadi sekitar tengah malam. Di mana warung hendak waktu tutup. Warung biasanya beroperasi dari pukul 13.00 siang hingga larut malam.
Menanggapi isu yang menyebut adanya pungli, Kompol Mansur membantah tegas tudingan tersebut.
“Bukan pungli. Setelah kami minta keterangan, ini hanya masalah minta makan. Barang sudah habis karena mau tutup. Jadi dugaan pungli itu tidak benar,” tegasnya.
Hingga saat ini, Kompol Mansur menuturkan bahwa belum ada laporan polisi (LP) dalam perkara itu.

Diketahui Epy Kusnandar mulai kembali beraktivitas usai menjalani proses rehabilitasi akibat terjerat kasus penyalahgunaan narkoba pada 9 Mei 2024. Ia kini sibuk mengurus warung yang dikelola bersama Karina Ranau. Namun Epy tidak hanya mengelola warung itu berdua, tetapi juga mempekerjakan beberapa karyawan.