Kunci Jawaban Modul 2 PSE PPG 2025 Topik 1-4

admin.aiotrade 01 Okt 2025 10 menit 16x dilihat
Kunci Jawaban Modul 2 PSE PPG 2025 Topik 1-4
Kunci Jawaban Modul 2 PSE PPG 2025 Topik 1-4

Kunci Jawaban Latihan Pemahaman Modul 2 PSE Topik 1, 2, 3, dan 4 PPG 2025

Program Pendidikan Profesi Guru (PPG) Tahap 2 tahun 2025 menjadi salah satu tantangan berat bagi guru yang sedang mengikuti program ini. Salah satu bagian penting dari proses pembelajaran adalah Test Modul 2 Pembelajaran Sosial Emosional (PSE), yang mencakup Topik 1 hingga 4. Modul PSE menjadi bagian dari Kurikulum Merdeka yang menekankan penguatan karakter, empati, dan kesejahteraan psikososial peserta didik.

Topik-topik yang dibahas dalam modul ini meliputi: * Topik 1: Pentingnya kerangka CASEL (Collaborative for Academic, Social, and Emotional Learning) * Topik 2: Peran guru sebagai teladan * Topik 3: Experiential learning * Topik 4: School Well-being

AioTrade Autopilot
🔥 SPONSOR

TRADING OTOMATIS 24 JAM TANPA RIBET

Aiotrade adalah alat bantu trading autopilot nonstop di market SPOT Binance & Bitget
(Next: OKX, Tokocrypto & Saham)

Bukan FUTURE. Bukan Judi. Bukan Tebak-tebakan.
CARA KERJA (Real)
  • Harga Turun 1% → BELI OTOMATIS
  • Harga Naik 1.2% → JUAL OTOMATIS
  • Profit 1 siklus = 1.2%
  • Mengulang selama market bergerak
KEUNGGULAN UTAMA
  • Anti Loss & SPOT Market (Aman)
  • LEGAL & Terdaftar BAPPEBTI
  • Tanpa emosi, pantau chart otomatis
  • Tidur/Sibuk, transaksi tetap jalan

Kunci jawaban yang tersedia bukan untuk disalin secara langsung, tetapi sebagai panduan reflektif dan pemahaman konsep yang mendalam. Materi ini dapat diakses melalui platform resmi seperti Ruang Guru dan Tenaga Kependidikan (GTK), atau sebelumnya dikenal sebagai Platform Merdeka Mengajar (PMM). Dengan memahami isi latihan secara utuh, guru diharapkan mampu menginternalisasi nilai-nilai sosial emosional dalam praktik pembelajaran sehari-hari.

Kunci Jawaban Latihan Pemahaman Modul 2 PSE Topik 1: Pentingnya CASEL

  1. Sebagai guru yang mengajar generasi yang berbeda, Dina berusaha memahami perspektif atau cara pandang dari generasi tersebut. Dalam hal ini Dina menerapkan dimensi CASEL ...
  2. A. Kesadaran diri
  3. B. Manajemen diri
  4. C. Pengambilan keputusan bertanggung jawab
  5. D. Social awareness
  6. E. Keterampilan sosial Kunci Jawaban: D

  7. Guru hendaknya memahami emosi siswa, bisa menilai situasi yang dapat mempengaruhi perilaku siswa. Dalam hal ini guru harus memiliki ...

  8. A. Kesadaran diri
  9. B. Manajemen diri
  10. C. Pengambilan keputusan bertanggung jawab
  11. D. Social awareness
  12. E. Keterampilan sosial Kunci Jawaban: A

  13. Pernyataan yang tidak sesuai dengan kriteria pembelajaran sosial emosional adalah...

  14. A. Pembelajaran sosial emosional dilakukan dengan jadwal tertentu
  15. B. Pembelajaran sosial emosional terintegrasi dengan Mata Pelajaran
  16. C. Pembelajaran sosial emosional dapat dilakukan dengan role-play
  17. D. Pembelajaran sosial emosional menjadi budaya di sekolah
  18. E. Pembelajaran sosial emosional adalah untuk semua yang terlibat dalam Kunci Jawaban: A

  19. Seorang guru memaksakan kehendaknya dan cenderung sulit diajak berkomunikasi dengan siswa. Dalam hal ini kaidah CASEL yang tidak sesuai adalah ...

  20. A. Kesadaran diri
  21. B. Manajamen diri dan pengambilan keputusan
  22. C. Kesadaran sosial dan keterampilan sosial
  23. D. Keterampilan sosial dan manajemen diri
  24. E. Kesadaran diri dan kesadaran sosial Kunci Jawaban: B

  25. Pembelajaran sosial emosional merupakan pengembangan teori ....

  26. A. Kecerdasan emosional
  27. B. Kognitif
  28. C. Perilaku
  29. D. Emosi
  30. E. Semua jawaban benar Kunci Jawaban: A

  31. Kemampuan memahami emosi, pemikiran, dan nilai termasuk komponen CASEL ...

  32. A. Manajemen diri
  33. B. Kesadaran diri
  34. C. Kesadaran sosial
  35. D. Keterampilan sosial
  36. E. Pengambilan keputusan Kunci Jawaban: B

  37. Seorang guru berusaha membuat keputusan yang tepat supaya tidak merugikan siswa dan sekolah. Dalam hal ini komponen CASEL yang diterapkan adalah ...

  38. A. Kesadaran diri
  39. B. Manajemen diri
  40. C. Pengambilan keputusan bertanggung jawab
  41. D. Social awareness
  42. E. Keterampilan sosial Kunci Jawaban: C

  43. Tujuan pembelajaran sosial emosional adalah untuk program ....

  44. A. Preventif
  45. B. Promotif
  46. C. Kolaboratif
  47. D. A dan B benar
  48. E. A, B, C benar Kunci Jawaban: D. A dan B benar

  49. Butet adalah guru BK baru, ia berusaha membuat situasi di kelas menjadi menyenangkan. Ia berusaha menjalin komunikasi dengan siswa di kelas. Perilaku Butet adalah penerapan dimensi CASEL ...

  50. A. Kesadaran diri
  51. B. Manajemen diri
  52. C. Pengambilan keputusan bertanggung jawab
  53. D. Social awareness
  54. E. Keterampilan sosial Kunci Jawaban: E

  55. Sebagai seorang guru, Adi berusaha mengatur emosi di kelas, walaupun ia merasa kesal dengan kelakuan siswanya. Ia berusaha berbicara dengan tenang. Dalam hal ini dimensi CASEL yang diterapkan adalah...

  56. A. Kesadaran diri
  57. B. Manajemen diri
  58. C. Pengambilan keputusan bertanggung jawab
  59. D. Social awareness
  60. E. Keterampilan sosial Kunci Jawaban: B

Kunci Jawaban Latihan Pemahaman Modul 2 PSE Topik 2: Peran Guru sebagai Teladan

  1. Melalui compassion (bela rasa), individu dapat mengurangi ...
  2. A. Rasa bersalah
  3. B. Stres pribadi
  4. C. Emosi berlebih
  5. D. Simpati pada orang lain
  6. E. Semua jawaban benar Kunci Jawaban: B

  7. Adellia merasa kesal di kelas karena siswa sangat berisik saat ia menerangkan. Ia lalu berusaha menenangkan diri dengan menarik nafas dan diam sesaat. Teknik yang digunakan Adellia dalam menghadapi emosi tersebut adalah ...

  8. A. Set intentions
  9. B. I'm aware
  10. C. Two feet one breath
  11. D. Empathy terhadap muridnya
  12. E. Meditasi Kunci Jawaban: C

  13. Saat menghadapi siswa berkebutuhan khusus, seorang guru menerima kondisi anak tersebut tanpa menunjukkan frustrasi, hal tersebut menunjukkan perilaku ...

  14. A. Distress tolerance
  15. B. Simpati
  16. C. Sensitivitas
  17. D. Caring
  18. E. Non judgement (tidak menghakimi) Kunci Jawaban: E

  19. Ibu Aida mampu menghadapi stres kerja sebagai guru, ia juga responsif terhadap kebutuhan siswa. Dalam hal ini Ibu Aida menunjukkan atribut compassion...

  20. A. Sensitivity dan distress tolerance
  21. B. Sympathy dan empathy
  22. C. Non judgement dan distress
  23. D. Motivasi
  24. E. Caring/peduli dan empathy Kunci Jawaban: A

  25. Dasar pembelajaran dalam berhubungan dengan siswa dan individu lain di lingkungan/luar lingkungan sekolah, disebut...

  26. A. Kepedulian (caring)
  27. B. Kebersamaan
  28. C. Kolaborasi
  29. D. Pemahaman
  30. E. Semua jawaban benar Kunci Jawaban: A

  31. Yang tidak termasuk dari EMC 2

  32. A. Compassion
  33. B. Mindfulness
  34. C. Critical inquiry
  35. D. Empathy
  36. E. Sympathy Kunci Jawaban: E

  37. Tiga kategori empati meliputi ...

  38. A. Cognitive, emotional, actionable
  39. B. Cognitive, action, sympathy
  40. C. Emotional, action, sympathy
  41. D. Emotional, cognitive, affective
  42. E. Sympathy, empathy, mindfulness Kunci Jawaban: A

  43. Empati secara kognitif diperoleh melalui ...

  44. A. Attentive learning
  45. B. Receptive learning
  46. C. Role play
  47. D. Compassion
  48. E. Pembelajaran Kunci Jawaban: B

  49. Kemampuan individu dalam memberikan respons atau tindakan sesuai dengan perasaan/perilaku orang lain dipahami sebagai konsep ...

  50. A. Actionable empathy
  51. B. Emotional empathy
  52. C. Cognitive empathy
  53. D. Sympathy
  54. E. Stimulus-respon Kunci Jawaban: A

  55. Kemampuan merasakan apa yang orang lain rasakan disebut

  56. A. Actionable empathy
  57. B. Emotional empathy
  58. C. Cognitive empathy
  59. D. Sympathy
  60. E. Stimulus-respon Kunci Jawaban: B

Kunci Jawaban Latihan Pemahaman Modul 2 PSE Topik 3: Experiential Learning

  1. Apa yang dimaksud dengan Experiential Learning menurut David Kolb?
  2. A. Pembelajaran yang hanya mengandalkan teori tanpa pengalaman praktis.
  3. B. Pembelajaran yang berfokus pada pengalaman langsung sebagai sumber utama pengetahuan.
  4. C. Pembelajaran yang mengutamakan penggunaan teknologi dalam proses belajar.
  5. D. Pembelajaran yang mengandalkan instruksi langsung dari pengajar.
  6. E. Pembelajaran berbasis text book. Kunci Jawaban: B

  7. Seorang peserta pelatihan yang selalu mengamati situasi secara mendalam dan lebih suka merenungkan pengalaman mereka daripada langsung bertindak cenderung memiliki gaya belajar...

  8. A. Aktif
  9. B. Reflektif
  10. C. Teoretis
  11. D. Pragmatis
  12. E. Dogmatis Kunci Jawaban: B

  13. Individu dengan gaya belajar aktif dalam model Kolb cenderung ...

  14. A. Membuat keputusan berdasarkan pengalaman langsung dan cepat bereaksi terhadap situasi.
  15. B. Mengalami kesulitan dalam memahami teori atau konsep tanpa aplikasi praktis.
  16. C. Lebih suka merenung dan berpikir sebelum bertindak.
  17. D. Cenderung menghindari situasi yang tidak terstruktur.
  18. E. Bereaksi dengan dengan berpikir panjang. Kunci Jawaban: A

  19. Pada tahap "Pengujian Aktif" dalam model Kolb, individu akan ...

  20. A. Mengembangkan ide-ide baru dan teori berdasarkan pengalaman yang telah diamati.
  21. B. Mencoba konsep atau ide yang telah dipikirkan dalam situasi nyata.
  22. C. Merenung tentang pengalaman dan mencoba mengerti arti dari pengalaman tersebut.
  23. D. Mengorganisir informasi secara sistematik.
  24. E. Menciptakan ide yang revolusioner untuk diterapkan. Kunci Jawaban: B

  25. Untuk dapat membantu siswa dalam mengenali gaya belajarnya, guru dapat melakukan observasi dan pencatatan perilaku. Tahapan observasi dan pencatatan perilaku yang dapat dilakukan guru adalah ...

  26. A. Menentukan target perilaku
  27. B. Menentukan siapa yang akan melakukan observasi
  28. C. Menentukan durasi pengamatan
  29. D. Menentukan alat yang dipergunakan untuk pengamatan
  30. E. Semua jawaban benar Kunci Jawaban: D

  31. Yang tidak termasuk dalam experiential learning adalah ...

  32. A. Yang dilihat dari belajar adalah output
  33. B. Belajar adalah proses
  34. C. Belajar adalah proses adaptasi
  35. D. Belajar adalah transaksi antara individu dengan lingkungan
  36. E. Belajar adalah proses mengalami Kunci Jawaban: A

  37. Belajar adalah proses yang menyeluruh, dalam hal ini meliputi

  38. A. Fungsi kognisi, emosi, persepsi dan perilaku
  39. B. Fungsi kognisi dan output
  40. C. Fungsi perilaku, emosi, dan adaptasi
  41. D. Fungsi pengalaman
  42. E. Semua jawaban benar Kunci Jawaban: A

  43. Belajar melibatkan pembelajaran baru dengan pembelajaran sebelumnya, dalam hal ini belajar merupakan ...

  44. A. Proses adaptasi
  45. B. Transaksi sinergis
  46. C. Proses re-learning (belajar kembali)
  47. D. Proses penemuan kembali
  48. E. Semua jawaban benar
  49. F. Fungsi kognisi, emosi, persepsi dan perilaku Kunci Jawaban: B

  50. Dalam model Kolb, tahap "Konseptualisasi Abstrak" merujuk pada ...

  51. A. Menyusun teori atau konsep berdasarkan pengalaman yang telah terjadi.
  52. B. Melakukan eksperimen dan mencoba hal baru.
  53. C. Merenungkan pengalaman yang dialami dan membuat rencana tindakan.
  54. D. Mengalami dan merasakan suatu kejadian atau situasi baru.
  55. E. Memahami kejadian yang pernah dialami. Kunci Jawaban: A

  56. Manakah dari berikut ini yang bukan merupakan komponen dari model Experiential Learning Kolb?

  57. A. Pengalaman konkrit
  58. B. Refleksi aktif
  59. C. Konseptualisasi abstrak
  60. D. Pengujian aktif
  61. E. Refleksi Kunci Jawaban: B

Kunci Jawaban Latihan Pemahaman Modul 2 PSE Topik 4: School Well-being

  1. Dalam konteks school well-being, Rimpela menekankan pentingnya kegiatan ekstrakurikuler. Mengapa kegiatan ekstrakurikuler penting?
  2. A. Kegiatan tersebut menambah waktu siswa berinteraksi
  3. B. Kegiatan tersebut memberikan kesempatan untuk mengembangkan keterampilan sosial dan emosional
  4. C. Kegiatan tersebut mengurangi perhatian siswa yang fokus pada akademik semata
  5. D. Kegiatan tersebut menambah fungsi pendidikan formal
  6. E. Kegiatan tersebut memberikan kesempatan Kunci Jawaban: B

  7. Menurut Konu, pengelolaan stres di sekolah harus melibatkan elemen-elemen tertentu. Apa elemen kunci yang harus ada dalam pengelolaan stres tersebut?

  8. A. Pembatasan interaksi sosial antar siswa untuk melindungi siswa dari bullying
  9. B. Dukungan emosional dari guru dan orang tua
  10. C. Pembelajaran yang berfokus pada materi akademik
  11. D. Mengurangi jam sekolah untuk kesejahteraan siswa
  12. E. Memberikan layanan kesehatan siswa Kunci Jawaban: B

  13. Menurut Rimpela, kebijakan apa yang dapat diambil oleh sekolah untuk mempromosikan school well-being yang efektif di kalangan siswa?

  14. A. Menambah jumlah ujian dan tes di sekolah supaya siswa lebih aktif dan produktif
  15. B. Menciptakan lingkungan yang inklusif dan mendukung berbagai latar belakang siswa
  16. C. Meningkatkan peraturan disiplin yang ketat terhadap siswa
  17. D. Mengurangi program tertentu yang dianggap merepotkan untuk fokus pada akademik
  18. E. Menciptakan lingkungan yang mendukung komunitas sekolah Kunci Jawaban: B

  19. Konu menyarankan pentingnya pendekatan seperti apa untuk meningkatkan school well-being?

  20. A. Fokus pada kebijakan yang hanya melibatkan siswa
  21. B. Pendekatan berbasis akademik saja
  22. C. Pendekatan holistik yang melibatkan siswa, guru, dan orang tua bahkan komunitas sekolah
  23. D. Menekankan disiplin yang keras terhadap siswa
  24. E. Pendekatan holistik meliputi komunitas sekitar sekolah Kunci Jawaban: C

  25. Rimpela menyatakan bahwa peningkatan school well-being dapat mengurangi risiko masalah kesehatan mental siswa. Apa jenis masalah kesehatan mental yang sering muncul pada siswa dengan kesejahteraan sekolah yang rendah?

  26. A. Stres, kecemasan, dan depresi
  27. B. Kelelahan fisik
  28. C. Masalah fisik yang berhubungan dengan pola makan
  29. D. Ketergantungan pada teknologi
  30. E. Ketergantungan pada orang lain Kunci Jawaban: A

  31. Apa yang dapat dilakukan sekolah untuk meningkatkan school well-being menurut Konu dan Rimpela?

  32. A. Memberikan tugas yang menantang
  33. C. Menyediakan fasilitas olahraga yang lebih baik
  34. B. Memperkenalkan kebijakan tanpa ujian
  35. D. Meningkatkan kebijakan keamanan dan dukungan emosional bagi siswa
  36. E. Memberikan layanan konsultasi on-line Kunci Jawaban: D

  37. Konu menyarankan bahwa hubungan sosial yang sehat antara siswa dan guru berkontribusi terhadap kesejahteraan di sekolah. Apa keuntungan utama dari hubungan sosial yang baik tersebut?

  38. A. Pembelajaran menjadi fokus pada hasil
  39. B. Adanya komunitas sekolah yang baik
  40. C. Output belajar lebih baik
  41. D. Meningkatkan rasa aman dan dukungan sosial bagi siswa
  42. E. Relasi guru siswa menjadi baik Kunci Jawaban: D

  43. Apa yang dimaksud dengan "school well-being" dalam konteks pendidikan?

  44. A. Kesejahteraan sosial siswa di luar sekolah
  45. B. Kesejahteraan fisik dan emosional siswa di sekolah
  46. C. Kesejahteraan finansial guru di sekolah
  47. D. Kesejahteraan mental guru di luar sekolah
  48. E. Kesejahteraan komunitas di sekitar sekolah Kunci Jawaban: B

  49. Menurut Konu, faktor apa yang paling memengaruhi school well-being?

  50. A. Kualitas pengajaran
  51. B. Pengelolaan stres di sekolah
  52. C. Keterlibatan orang tua
  53. D. Lingkungan fisik sekolah
  54. E. Fasilitas sekolah Kunci Jawaban: B

  55. Menurut Rimpela, apa dampak penting dari kesejahteraan yang baik di sekolah terhadap siswa?

    • A. Meningkatkan rasa percaya diri dan prestasi akademik
    • B. Mengurangi peran guru dalam pendidikan
    • C. Memperburuk hubungan sosial siswa
    • D. Meningkatkan angka absensi siswa
    • E. Meningkatkan keamanan siswa Kunci Jawaban: A

Diskusi Pembaca (0)

Belum ada komentar

Jadilah yang pertama memberikan tanggapan informatif!

Tinggalkan Balasan