Kunci Jawaban Modul 3.7: Pelaksanaan MBG di Madrasah Pintar Kemenag

admin.aiotrade 16 Des 2025 4 menit 18x dilihat
Kunci Jawaban Modul 3.7: Pelaksanaan MBG di Madrasah Pintar Kemenag
Kunci Jawaban Modul 3.7: Pelaksanaan MBG di Madrasah Pintar Kemenag

Pelatihan Sosialisasi Kebijakan Program MBG di Madrasah

Program Makanan Bergizi Gratis (MBG) yang digagas pemerintah sebagai salah satu prioritas nasional periode 2024–2029 kini semakin diperkuat dengan adanya pelatihan khusus bagi guru dan pengawas madrasah melalui platform PINTAR Kementerian Agama (Kemenag). Dalam pelatihan Sosialisasi Kebijakan Pelaksanaan Makanan Bergizi Gratis di Madrasah, peserta dibekali pengetahuan teknis dan manajerial untuk memastikan program berjalan efektif, akuntabel, dan sesuai standar.

Salah satu bagian penting dari pelatihan ini adalah modul 3.7 Kebijakan Program MBG – Bagian 7, yang berisi rangkaian soal dan kunci jawaban sebagai evaluasi pemahaman peserta terhadap kebijakan pelaksanaan MBG di madrasah. Berikut adalah kunci jawaban soal Modul 3.7 Kebijakan Program MBG Bagian 7 Pelaksanaan MBG di Madrasah Pintar Kemenag:

AioTrade Autopilot
🔥 SPONSOR

TRADING OTOMATIS 24 JAM TANPA RIBET

Aiotrade adalah alat bantu trading autopilot nonstop di market SPOT Binance & Bitget
(Next: OKX, Tokocrypto & Saham)

Bukan FUTURE. Bukan Judi. Bukan Tebak-tebakan.
CARA KERJA (Real)
  • Harga Turun 1% → BELI OTOMATIS
  • Harga Naik 1.2% → JUAL OTOMATIS
  • Profit 1 siklus = 1.2%
  • Mengulang selama market bergerak
KEUNGGULAN UTAMA
  • Anti Loss & SPOT Market (Aman)
  • LEGAL & Terdaftar BAPPEBTI
  • Tanpa emosi, pantau chart otomatis
  • Tidur/Sibuk, transaksi tetap jalan
  1. Program Makanan Bergizi Gratis (MBG) di Madrasah diprioritaskan untuk jenjang pendidikan madrasah mana?
    A. Madrasah Aliyah (MA) dan Madrasah Aliyah Kejuruan (MAK).
    B. Madrasah Tsanawiyah (MTs) dan Madrasah Aliyah (MA).
    C. Semua jenjang madrasah, dari RA hingga MA/MAK.
    D. Raudhatul Athfal (RA) dan Madrasah Ibtidaiyah (MI).
    Jawaban: D

  2. Salah satu komponen penting yang harus dipertimbangkan dalam penyusunan menu MBG adalah aspek 3B. Apa yang dimaksud dengan 3B dalam konteks gizi makanan?
    A. Bersih, Bergizi, dan Berkah.
    B. Besar porsinya, Bervariasi, dan Bermanfaat.
    C. Beragam, Bergizi, dan Berimbang.
    D. Baik, Berkualitas, dan Bersertifikat.
    Jawaban: C

  3. Siapakah pihak yang bertanggung jawab penuh dalam merencanakan menu harian, memastikan standar gizi, serta pengadaan makanan di tingkat madrasah?
    A. Pemerintah Daerah setempat (Dinas Pendidikan).
    B. Tim Pelaksana MBG di Madrasah, termasuk Kepala Madrasah, Guru, dan Komite Madrasah.
    C. Kontraktor penyedia makanan dari luar daerah.
    D. Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi.
    Jawaban: B

  4. Apa tujuan utama dari kebijakan Program Makanan Bergizi Gratis (MBG) di Madrasah yang menjadi fokus utama Kemenag?
    A. Membantu petani lokal dengan menyerap semua hasil produksi pertanian mereka.
    B. Meningkatkan daya beli orang tua siswa madrasah.
    C. Meningkatkan kehadiran dan capaian akademis siswa serta memenuhi kebutuhan gizi harian.
    D. Menjadi sumber pendapatan tambahan bagi koperasi madrasah.
    Jawaban: C

  5. Dalam konteks pelaporan dan akuntabilitas Program MBG, dokumen apa yang harus disusun oleh Tim Pelaksana Madrasah untuk diserahkan kepada Kantor Kementerian Agama Kabupaten/Kota?
    A. Laporan Pertanggungjawaban (LPJ) Keuangan dan Pelaksanaan Kegiatan MBG.
    B. Daftar hadir siswa selama satu tahun ajaran penuh.
    C. Rancangan Anggaran Biaya (RAB) kegiatan ekstrakurikuler madrasah.
    D. Surat Edaran pengumuman menu makan siang untuk siswa.
    Jawaban: A

  6. Dalam struktur kebijakan MBG, Kantor Kementerian Agama Kabupaten/Kota memiliki peran sebagai?
    A. Pelaksana langsung pengadaan dan penyaluran makanan ke setiap siswa.
    B. Penyedia dana tunggal Program MBG dari APBD Kabupaten/Kota.
    C. Penentu menu nasional yang harus diikuti oleh semua madrasah di Indonesia.
    D. Fasilitator, supervisor, dan evaluator pelaksanaan Program MBG di wilayah kerjanya.
    Jawaban: D

  7. Dalam memastikan kualitas dan keamanan makanan, Tim Pelaksana MBG di Madrasah wajib memperhatikan standar sanitasi dan higiene pangan. Aspek manakah yang paling utama untuk dipastikan?
    A. Sertifikasi Halal dari Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH) untuk semua bahan baku.
    B. Pencatatan harga bahan pangan yang paling murah di pasaran.
    C. Penggunaan peralatan dapur modern berstandar internasional.
    D. Proses pengolahan, penyimpanan, dan penyajian makanan yang memenuhi syarat kesehatan dan bebas dari kontaminasi.
    Jawaban: D

  8. Dari manakah sumber anggaran utama untuk membiayai Program Makanan Bergizi Gratis (MBG) di Madrasah?
    A. Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Provinsi/Kabupaten.
    B. Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) melalui Daftar Isian Pelaksanaan Anggaran (DIPA) Kementerian Agama.
    C. Dana sumbangan dari Komite Madrasah dan iuran orang tua siswa.
    D. Dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) yang dialokasikan ulang oleh madrasah.
    Jawaban: B

  9. Salah satu prinsip kebijakan MBG adalah 'Keterbukaan dan Partisipasi'. Bagaimana prinsip ini diwujudkan dalam pelaksanaan di madrasah?
    A. Madrasah wajib menyosialisasikan kebijakan, anggaran, dan menu yang disajikan kepada orang tua/wali dan Komite Madrasah.
    B. Madrasah hanya melibatkan kepala sekolah dan bendahara dalam pengambilan keputusan.
    C. Semua keputusan tentang menu diambil oleh Kantor Kementerian Agama Kabupaten/Kota.
    D. Madrasah menunjuk satu kontraktor dari luar kota tanpa melakukan lelang terbuka.
    Jawaban: A

  10. Prinsip utama yang harus dipatuhi dalam pengadaan makanan Program MBG adalah 'Mengutamakan keberlanjutan dan pemberdayaan ekonomi lokal'. Manakah praktik yang paling sesuai dengan prinsip ini?
    A. Memesan makanan kemasan instan dari produsen berskala nasional untuk efisiensi.
    B. Menggunakan jasa katering berskala besar dari ibukota provinsi karena harganya paling murah.
    C. Menggunakan semua dana hanya untuk membeli peralatan dapur modern di madrasah.
    D. Melibatkan Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) atau warung/koperasi yang berada di sekitar madrasah.
    Jawaban: D


Diskusi Pembaca (0)

Belum ada komentar

Jadilah yang pertama memberikan tanggapan informatif!

Tinggalkan Balasan