Kunci Sukses Acosta di MotoGP Malaysia: Keteguhan Mengatur Motor Sendiri

admin.aiotrade 27 Okt 2025 2 menit 15x dilihat
Kunci Sukses Acosta di MotoGP Malaysia: Keteguhan Mengatur Motor Sendiri

Pedro Acosta Mengakhiri Akhir Pekan yang Sulit dengan Hasil Cemerlang

Di akhir pekan yang diperkirakan akan menjadi akhir suram bagi KTM, Pedro Acosta mampu memanfaatkannya sebaik mungkin dengan menempati posisi keempat dalam balapan Sprint Race MotoGP Malaysia. Meskipun menghadapi berbagai tantangan, ia berhasil finis di posisi kedua pada balapan utama, yang membawanya ke peringkat kelima dalam klasemen sementara.

Acosta mengakui bahwa dirinya sempat merasa takut selama balapan, tetapi akhirnya timnya berhasil melewati rintangan tersebut. Ia menyebutkan bahwa pemanasan tidak berjalan sesuai harapan dan ada beberapa masalah teknis yang harus diatasi. Namun, setelah melakukan perubahan, ia dan seluruh tim berhasil melanjutkan dengan baik.

AioTrade Autopilot
🔥 SPONSOR

TRADING OTOMATIS 24 JAM TANPA RIBET

Aiotrade adalah alat bantu trading autopilot nonstop di market SPOT Binance & Bitget
(Next: OKX, Tokocrypto & Saham)

Bukan FUTURE. Bukan Judi. Bukan Tebak-tebakan.
CARA KERJA (Real)
  • Harga Turun 1% → BELI OTOMATIS
  • Harga Naik 1.2% → JUAL OTOMATIS
  • Profit 1 siklus = 1.2%
  • Mengulang selama market bergerak
KEUNGGULAN UTAMA
  • Anti Loss & SPOT Market (Aman)
  • LEGAL & Terdaftar BAPPEBTI
  • Tanpa emosi, pantau chart otomatis
  • Tidur/Sibuk, transaksi tetap jalan

"Kami berhasil dengan sangat baik, meskipun saya menderita terutama di tiga lap terakhir. Kami memiliki keunggulan yang bagus atas Joan Mir, dan di belakang Pecco, kami juga berhasil melakukan hal yang luar biasa," ujar Acosta saat berada di parc ferme.

Saat ini, sangat sulit untuk menghilangkan semua kontrol dari prototipe MotoGP, tetapi Acosta mencoba pendekatan yang berbeda. Ia menjelaskan bahwa kemarin, ia mengalami kesulitan dengan keausan ban, sehingga hari ini tim mencoba sesuatu yang baru dalam pemanasan. Meski awalnya ragu, ia memutuskan untuk melepaskan semua kontrol dan menganggap balapan sebagai normal tanpa tekanan keausan ban.

"Kami mengatur diri sendiri dengan gas, rem, pengangkatan, dan perangkat ketinggian. Jika saya tenggelam ke dalam sumur seperti biasa, saya akan tenggelam sendirinya," tambah pembalap KTM tersebut.

Bagi Acosta, seorang pembalap murni, banyak perangkat yang menghalangi dirinya untuk menampilkan bakat terbaiknya. Ia mengatakan bahwa ini adalah perjuangan berat, tetapi ia akan terus melaju tanpa merasa lebih menderita lagi.

"Kami tidak akan rugi, lebih baik mengambil kesimpulan daripada terjebak dalam masalah yang sama, yaitu ban yang aus," ucapnya.

Akhir pekan ini menjadi yang terbaik bagi Acosta dalam hal poin, dengan total 27 poin, melampaui hasilnya di Brno sebelumnya yang hanya 25 poin. Ia menyebutkan bahwa kemarin timnya berada di urutan keempat, namun hari ini mereka berhasil dengan rencana yang baik dan tidak menggunakan perangkat ketinggian di awal maupun akhir balapan.

Por si te lo perdiste:

MotoGP
Michelin confirma que el problema Bagnaia deriva de un pinchazo en la rueda trasera

MotoGP
Klasemen Usai MotoGP Malaysia: Alex Marquez Bantu Gresini Juara Tim Independen

Diskusi Pembaca (0)

Belum ada komentar

Jadilah yang pertama memberikan tanggapan informatif!

Tinggalkan Balasan