Kuota Haji Jawa Barat 2026: Bekasi Terbanyak, Banjar Paling Sedikit

admin.aiotrade 12 Nov 2025 2 menit 12x dilihat
Kuota Haji Jawa Barat 2026: Bekasi Terbanyak, Banjar Paling Sedikit

Penurunan Kuota Haji Tahun 2026 di Jawa Barat

Kantor Wilayah Kementerian Agama (Kanwil Kemenag) Jawa Barat telah menetapkan kuota haji untuk Provinsi Jawa Barat pada tahun 1447 H/2026 M. Kuota ini mengalami penurunan dibandingkan dengan tahun sebelumnya. Dari total 38.723 jemaah pada tahun 2025, kini kuota sementara Jabar ditetapkan sebanyak 29.643 orang.

Penurunan sekitar 9.080 kuota ini disampaikan oleh Boy Hari Novian, Kepala Bidang Penyelenggaraan Haji dan Umrah (PHU) Kanwil Kemenag Jawa Barat, dalam kegiatan Sosialisasi Kuota Jemaah Haji Provinsi Jawa Barat Tahun 1447 H/2026 M di Hotel Puri Khatulistiwa, Jatinangor, Kabupaten Sumedang, Rabu, 12 November 2025.

AioTrade Autopilot
🔥 SPONSOR

TRADING OTOMATIS 24 JAM TANPA RIBET

Aiotrade adalah alat bantu trading autopilot nonstop di market SPOT Binance & Bitget
(Next: OKX, Tokocrypto & Saham)

Bukan FUTURE. Bukan Judi. Bukan Tebak-tebakan.
CARA KERJA (Real)
  • Harga Turun 1% → BELI OTOMATIS
  • Harga Naik 1.2% → JUAL OTOMATIS
  • Profit 1 siklus = 1.2%
  • Mengulang selama market bergerak
KEUNGGULAN UTAMA
  • Anti Loss & SPOT Market (Aman)
  • LEGAL & Terdaftar BAPPEBTI
  • Tanpa emosi, pantau chart otomatis
  • Tidur/Sibuk, transaksi tetap jalan

“Data ini masih bersifat dinamis. Kuota final masih menunggu keputusan resmi dari pemerintah pusat,” ujar Boy.

Meski begitu, Boy menyebutkan bahwa Kota Bekasi sementara tercatat sebagai daerah dengan kuota jemaah terbanyak, mencapai 3.558 orang, sedangkan Kota Banjar menjadi daerah dengan kuota paling sedikit, yakni 10 jemaah.

“Distribusi ini dilakukan berdasarkan daftar tunggu yang ada di setiap kabupaten/kota. Wilayah dengan jumlah pendaftar lebih besar tentu mendapatkan alokasi kuota lebih banyak,” jelasnya.

Selain Kota Bekasi, Kabupaten Indramayu menjadi daerah dengan kuota besar lainnya, yakni 2.885 jemaah. Sementara Kota Cimahi dan Kota Bogor termasuk wilayah dengan kuota di bawah 1.000 orang. Banyak kabupaten/kota lain di Jawa Barat bahkan memiliki kuota di bawah 500 jemaah.

Boy menegaskan bahwa meskipun kuota menurun, proses persiapan pelayanan haji tetap berjalan seperti biasa. Ia juga mengimbau calon jemaah untuk memanfaatkan waktu menunggu keberangkatan dengan meningkatkan kesiapan fisik, mental, dan pemahaman manasik.

“Yang terpenting adalah bagaimana memastikan setiap jemaah siap secara lahir dan batin. Kuota bisa berubah, tapi pembinaan harus tetap jalan,” katanya.

Kegiatan sosialisasi tersebut dihadiri oleh perwakilan Kemenag kabupaten/kota se-Jawa Barat, Pemerintah Provinsi Jabar, serta Kelompok Bimbingan Ibadah Haji dan Umrah (KBIHU).

Boy menambahkan, koordinasi lintas instansi akan terus diperkuat agar pelaksanaan haji 2026 berjalan lancar.

“Kita ingin memastikan seluruh jemaah haji asal Jawa Barat mendapat pelayanan yang maksimal dan proporsional,” pungkasnya.

Bagikan Artikel:
admin.aiotrade
admin.aiotrade

Penulis di Website. Berfokus pada penyajian informasi yang akurat, terpercaya, dan analisis mendalam seputar teknologi finansial.

Diskusi Pembaca (0)

Belum ada komentar

Jadilah yang pertama memberikan tanggapan informatif!

Tinggalkan Balasan