Kurir Kehilangan Rp10,5 Juta Saat Dibegal di Jalan Rusak saat Pulang Kerja

admin.aiotrade 10 Nov 2025 3 menit 12x dilihat
Kurir Kehilangan Rp10,5 Juta Saat Dibegal di Jalan Rusak saat Pulang Kerja

Pembegalan di Lampung dan Jakarta, Korban Kehilangan Uang dan Barang Berharga

Seorang kurir paket bernama Yana Herdiana menjadi korban pembegalan di Jalan Desa Sekipi, Kecamatan Abung Tinggi, Kabupaten Lampung Utara. Kejadian ini terjadi pada Senin (3/11/2025), saat ia sedang mengantarkan paket ke pelanggan. Dalam video yang viral di media sosial pada Sabtu (8/11/2025), Yana menunjukkan lokasi kejadian dan menceritakan pengalaman pahitnya.

Menurut keterangan Yana, dua orang pelaku yang mengendarai sepeda motor bebek tanpa bodi (trondol) mengikuti kendaraannya. Saat berada di jalan sepi, pelaku memepet kendaraan korban hingga membuatnya terjatuh. Setelah korban tersungkur, kedua pelaku langsung merampas tas yang dibawanya dan memeriksa tubuh korban untuk mencari uang tunai hasil COD senilai Rp10,5 juta.

AioTrade Autopilot
🔥 SPONSOR

TRADING OTOMATIS 24 JAM TANPA RIBET

Aiotrade adalah alat bantu trading autopilot nonstop di market SPOT Binance & Bitget
(Next: OKX, Tokocrypto & Saham)

Bukan FUTURE. Bukan Judi. Bukan Tebak-tebakan.
CARA KERJA (Real)
  • Harga Turun 1% → BELI OTOMATIS
  • Harga Naik 1.2% → JUAL OTOMATIS
  • Profit 1 siklus = 1.2%
  • Mengulang selama market bergerak
KEUNGGULAN UTAMA
  • Anti Loss & SPOT Market (Aman)
  • LEGAL & Terdaftar BAPPEBTI
  • Tanpa emosi, pantau chart otomatis
  • Tidur/Sibuk, transaksi tetap jalan

Kabid Humas Polda Lampung, Kombes Yuni Iswandari, membenarkan peristiwa tersebut. Ia menjelaskan bahwa polisi telah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan memeriksa saksi-saksi. "Polsek Bukit Kemuning bersama Satreskrim Polres Lampung Utara tengah melakukan penyelidikan intensif untuk mengungkap identitas pelaku," ujarnya.

Kasus Lain: Pembegalan di Jakarta dengan Korban Warga Baduy

Selain kejadian di Lampung, ada kasus lain yang juga viral di media sosial. Seorang warga Baduy, Repan (16 tahun), menjadi korban pembegalan saat berjualan madu di kawasan Kelurahan Rawasari, Kecamatan Cempaka Putih, Jakarta Pusat. Peristiwa ini terjadi pada Minggu (26/10/2025), sekitar pukul 04.00 WIB.

Repan diterjang dua orang pelaku yang menggunakan sepeda motor. Mereka menodongkan senjata tajam dan menyerang korban. Akibatnya, tangan Repan terluka parah dan harus dijahit sekitar 10 jahitan. Selain luka, korban juga kehilangan uang tunai sebesar Rp3 juta, 10 botol madu, serta satu ponsel pinjaman dari temannya.

Setelah kejadian itu, Repan kesulitan mendapatkan perawatan medis karena tidak memiliki KTP. Ia sempat datang ke rumah sakit di sekitar lokasi kejadian, tetapi ditolak. Akhirnya, Repan berjalan kaki ke Tanjung Duren, Jakarta Barat, untuk mencari pertolongan. Di sana, ia bertemu dengan Johan Chandra, seorang kenalan yang pernah membeli madu darinya.

Johan Chandra kemudian membawa Repan ke RS Ukrida untuk mendapatkan perawatan. Dokter memberikan tindakan 10 jahitan untuk luka sobek di tangan kirinya. Oom, Kepala Desa Kanekes, menyampaikan rasa terima kasih kepada Johan Chandra atas bantuan yang diberikan.

Proses Penyelidikan dan Harapan Korban

Setelah kejadian tersebut, Oom melaporkan kasus ini ke Polsek Cempaka Putih, Jakarta Pusat. Pada Sabtu (1/11/2025), Bhabinkamtibmas Desa Kanekes, Briptu Tri Agung Selamet, meminta bantuan polisi untuk mendampingi Repan. Pada Minggu (2/11/2025), Repan membuat laporan resmi di Polsek Cempaka Putih.

Tim dari Polsek Cempaka Putih kemudian mendatangi lokasi kejadian. Saat ini, empat pria pelaku penjambretan masih dalam pencarian polisi. Oom berharap pelaku cepat ditangkap dan proses penyelidikan segera menemukan titik terang.

Sementara itu, Repan sudah kembali ke Kampung Cikesik, Desa Kanekes, Baduy Dalam, Kabupaten Lebak, Banten. Jika ada perkembangan dari proses penyelidikan, Repan akan dipanggil oleh Polsek Cempaka Putih untuk dimintai keterangan lebih lanjut.

Diskusi Pembaca (0)

Belum ada komentar

Jadilah yang pertama memberikan tanggapan informatif!

Tinggalkan Balasan