Laba Bersih Folago Global (IRSX) Melonjak 1.776% Didorong Bisnis AI dan Media Commerce

admin.aiotrade 09 Des 2025 2 menit 16x dilihat
Laba Bersih Folago Global (IRSX) Melonjak 1.776% Didorong Bisnis AI dan Media Commerce


aiotrade.CO.ID - JAKARTA.
PT Folago Global Nusantara Tbk (IRSX) berhasil mencatat pertumbuhan signifikan dalam laba bersih selama periode Januari hingga September 2025. Perusahaan yang sebelumnya bernama PT Aviana Sinar Abadi Tbk ini menunjukkan kinerja keuangan yang positif, terutama setelah melalui proses restrukturisasi bisnis.

Berdasarkan laporan keuangan yang dirilis pada Senin (8/12/2025), IRSX mencatat pendapatan sebesar Rp 207,39 miliar. Laba periode berjalan perusahaan mencapai Rp 23,39 miliar, tumbuh 1.776% secara tahunan. Angka ini menunjukkan peningkatan yang sangat pesat dibandingkan periode yang sama di tahun sebelumnya.

AioTrade Autopilot
🔥 SPONSOR

TRADING OTOMATIS 24 JAM TANPA RIBET

Aiotrade adalah alat bantu trading autopilot nonstop di market SPOT Binance & Bitget
(Next: OKX, Tokocrypto & Saham)

Bukan FUTURE. Bukan Judi. Bukan Tebak-tebakan.
CARA KERJA (Real)
  • Harga Turun 1% → BELI OTOMATIS
  • Harga Naik 1.2% → JUAL OTOMATIS
  • Profit 1 siklus = 1.2%
  • Mengulang selama market bergerak
KEUNGGULAN UTAMA
  • Anti Loss & SPOT Market (Aman)
  • LEGAL & Terdaftar BAPPEBTI
  • Tanpa emosi, pantau chart otomatis
  • Tidur/Sibuk, transaksi tetap jalan

Dari total pendapatan tersebut, sebagian besar berasal dari berbagai sumber. Produk digital memberikan kontribusi terbesar dengan pendapatan sebesar Rp 133,53 miliar. Selanjutnya, pemasaran digital menyumbang Rp 57,84 miliar, komisi sebesar Rp 13,09 miliar, dan pendapatan dari perangkat lunak IRSX mencapai Rp 2,83 miliar.

Direktur Utama Folago Global Nusantara, Subioto Jingga, menjelaskan bahwa pencapaian ini menjadi bukti kemampuan perusahaan dalam menghadapi tantangan bisnis pasca-restrukturisasi. Menurutnya, kenaikan laba bersih disebabkan oleh efisiensi yang meningkat dalam pengelolaan biaya produksi dan operasional.

“Kenaikan laba bruto yang dramatis merupakan indikasi langsung dari peningkatan efisiensi dalam pengelolaan biaya,” ujar Subioto dalam keterangan resmi yang dikeluarkan pada Selasa (9/12/2025).

Laba bruto IRSX tercatat melonjak 685% secara tahunan, dengan total laba bruto mencapai Rp 43,01 miliar pada September 2025. Angka ini jauh lebih tinggi dibandingkan periode yang sama di tahun lalu, yaitu hanya Rp 5,47 miliar.

Selain itu, manajemen beban pokok pendapatan IRSX juga menunjukkan peningkatan yang signifikan. Pada akhir September 2025, beban pokok pendapatan perusahaan mencapai Rp 164,28 miliar, turun 77,10% secara tahunan dibandingkan posisi pada September 2024 yang mencapai Rp 717,52 miliar.

Meski pendapatan IRSX mengalami penurunan sebesar 71,32% secara tahunan, Subioto menjelaskan bahwa hal ini disebabkan oleh perubahan fokus bisnis perusahaan. IRSX memilih untuk meninggalkan segmen-segmen bisnis yang memiliki pendapatan tinggi tetapi margin rendah. Strategi ini dinilai efektif karena berhasil meningkatkan kinerja laba secara signifikan.

Beberapa faktor yang mendukung perubahan strategi ini antara lain:

  • Peningkatan efisiensi operasional yang memungkinkan perusahaan mengurangi biaya produksi tanpa mengorbankan kualitas layanan.
  • Fokus pada segmentasi bisnis yang lebih menguntungkan, sehingga perusahaan dapat memaksimalkan profitabilitas.
  • Perbaikan manajemen keuangan, termasuk pengendalian beban pokok pendapatan yang lebih baik.

Dengan strategi yang telah dijalankan, IRSX tampaknya sedang dalam proses transformasi yang akan membawa perusahaan menuju pertumbuhan yang lebih stabil dan berkelanjutan. Kinerja keuangan yang tercatat pada akhir September 2025 menjadi bukti nyata bahwa perusahaan mampu menghadapi tantangan pasar dengan strategi yang tepat.

Diskusi Pembaca (0)

Belum ada komentar

Jadilah yang pertama memberikan tanggapan informatif!

Tinggalkan Balasan