Laba Bersih SeaBank Naik 40 Persen Jadi Rp408,5 Miliar di Q3 2025

admin.aiotrade 17 Nov 2025 2 menit 14x dilihat
Laba Bersih SeaBank Naik 40 Persen Jadi Rp408,5 Miliar di Q3 2025

Kinerja Positif SeaBank pada Kuartal III-2025

PT Bank Seabank Indonesia (SeaBank) mencatatkan kinerja yang positif sepanjang kuartal III-2025. Salah satu indikatornya adalah pertumbuhan laba bersih sebesar 40 persen dibandingkan periode sama tahun lalu menjadi Rp408,5 miliar. Hal ini menunjukkan bahwa SeaBank berhasil memperkuat posisi keuangannya di tengah tantangan pasar.

Direktur Utama SeaBank Indonesia, Sasmaya Tuhuleley, menyampaikan bahwa pencapaian ini tidak lepas dari meningkatnya kepercayaan nasabah terhadap SeaBank. Menurutnya, strategi bisnis yang tepat dan aman serta komitmen untuk memberikan inovasi layanan keuangan yang aman dan terdepan menjadi faktor utama dalam pertumbuhan perusahaan.

AioTrade Autopilot
🔥 SPONSOR

TRADING OTOMATIS 24 JAM TANPA RIBET

Aiotrade adalah alat bantu trading autopilot nonstop di market SPOT Binance & Bitget
(Next: OKX, Tokocrypto & Saham)

Bukan FUTURE. Bukan Judi. Bukan Tebak-tebakan.
CARA KERJA (Real)
  • Harga Turun 1% → BELI OTOMATIS
  • Harga Naik 1.2% → JUAL OTOMATIS
  • Profit 1 siklus = 1.2%
  • Mengulang selama market bergerak
KEUNGGULAN UTAMA
  • Anti Loss & SPOT Market (Aman)
  • LEGAL & Terdaftar BAPPEBTI
  • Tanpa emosi, pantau chart otomatis
  • Tidur/Sibuk, transaksi tetap jalan

"Selain karena strategi bisnis yang tepat dan aman, tumbuhnya bisnis SeaBank juga didukung oleh semakin meningkatnya kepercayaan nasabah. Terima kasih kepada seluruh nasabah yang terus mendukung SeaBank, dukungan Anda merupakan motivasi terbesar kami dalam menghadirkan inovasi layanan keuangan yang aman dan terdepan," ujarnya.

Total Aset SeaBank

Per 30 September 2025, total aset SeaBank mencapai Rp39,6 triliun, meningkat sebesar 20 persen year on year (yoy), dengan tingkat pengembalian aset (ROA) tetap tumbuh menjadi 1,9 persen. Kenaikan aset ini berasal dari optimalisasi penyaluran kredit untuk joint financing, channeling dengan P2P lending, serta direct lending.

Sasmaya menjelaskan bahwa peningkatan aset tersebut dilakukan melalui berbagai strategi yang efektif dan berkelanjutan. Dengan adanya pertumbuhan aset yang signifikan, SeaBank semakin memperkuat posisinya sebagai salah satu bank digital terkemuka di Indonesia.

Pertumbuhan Kredit

Sementara itu, penyaluran kredit tercatat tumbuh 45 persen yoy menjadi sebesar Rp28,6 triliun dengan rasio kredit macet alias non performing loan (NPL) terjaga di angka 1,9 persen. Ini menunjukkan bahwa SeaBank mampu menjaga kualitas kredit yang baik meskipun jumlah kredit yang disalurkan meningkat secara signifikan.

Selain itu, total Dana Pihak Ketiga (DPK) naik menjadi Rp30,5 triliun atau tumbuh 20 persen yoy. Hal ini disebabkan oleh pertumbuhan DPK dalam bentuk Giro Korporasi dan tabungan ritel, yang berdampak pada kenaikan rasio CASA menjadi 68 persen dari 65 persen pada periode yang sama tahun lalu.

Efisiensi Operasional Bank

Pertumbuhan laba sebesar 40 persen juga didukung oleh efisiensi operasional bank, terlihat dari rasio CIR yang membaik menjadi 21,5 persen dari 25,8 persen. Rasio lainnya seperti likuiditas dan permodalan tercatat tetap stabil dan kuat, di atas ketentuan regulator.

"Hingga akhir September 2025, SeaBank telah melayani rata-rata sembilan juta transaksi per hari dengan perputaran uang mencapai Rp4,6 triliun," ujar Sasmaya.

Dengan kinerja yang terus meningkat, SeaBank menunjukkan kemampuannya dalam menghadapi dinamika pasar dan memberikan layanan keuangan yang berkualitas bagi para nasabah. Pencapaian ini membuktikan bahwa SeaBank memiliki fondasi yang kuat dan strategi yang matang dalam menjalankan bisnis perbankan digital.

Diskusi Pembaca (0)

Belum ada komentar

Jadilah yang pertama memberikan tanggapan informatif!

Tinggalkan Balasan