
Kinerja Keuangan CBDK Tembus Rekor Tertinggi
PT Bangun Kosambi Sukses Tbk (CBDK), salah satu perusahaan pengembang properti di kawasan ikonik PIK2, mencatatkan kinerja keuangan yang luar biasa. Dalam laporan resmi yang dirilis di Bursa Efek Indonesia (BEI), CBDK menunjukkan pertumbuhan yang sangat signifikan di berbagai aspek profitabilitas.
TRADING OTOMATIS 24 JAM TANPA RIBET
Aiotrade adalah alat bantu trading autopilot nonstop di market SPOT Binance & Bitget
(Next: OKX, Tokocrypto & Saham)
CARA KERJA (Real)
- Harga Turun 1% → BELI OTOMATIS
- Harga Naik 1.2% → JUAL OTOMATIS
- Profit 1 siklus = 1.2%
- Mengulang selama market bergerak
KEUNGGULAN UTAMA
- Anti Loss & SPOT Market (Aman)
- LEGAL & Terdaftar BAPPEBTI
- Tanpa emosi, pantau chart otomatis
- Tidur/Sibuk, transaksi tetap jalan
Hingga 30 September 2025 (9M2025), perseroan berhasil mencatat laba bersih sebesar Rp 1,4 triliun. Angka ini meningkat sebesar 74% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya (Year-on-Year/YoY). Kenaikan ini didorong oleh pendapatan yang juga mencetak rekor tertinggi, yaitu tumbuh 45% YoY menjadi Rp 2,3 triliun.
Presiden Direktur CBDK, Steven Kusumo, menyatakan bahwa pencapaian ini menjadi bukti konsistensi pertumbuhan pasca-IPO. "Momentum positif pasca IPO, ditambah dengan serah terima proyek-proyek strategis di PIK2, menjadi faktor utama yang mendorong pertumbuhan pendapatan dan laba CBDK secara signifikan," ujarnya.
Margin Profitabilitas Melebar Drastis
Data kinerja CBDK menunjukkan bahwa fundamental perusahaan semakin kokoh. Pertumbuhan laba perseroan (74%) melaju jauh lebih cepat daripada pertumbuhan pendapatannya (45%). Hal ini mengindikasikan adanya peningkatan efisiensi operasional dan profitabilitas yang signifikan.
Laba kotor tercatat naik 71% menjadi Rp 1,6 triliun, sementara laba operasi melonjak 76% menjadi Rp 1,4 triliun. Perbaikan margin ini terlihat jelas pada beberapa indikator:
- Margin Laba Kotor (GPM): Naik dari 59% (9M2024) menjadi 69% (9M2025).
- Margin Laba Operasi (OPM): Naik dari 51% (9M2024) menjadi 62% (9M2025).
- Margin Laba Bersih (NPM): Naik dari 44% (9M2024) menjadi 57% (9M2025).
Manajemen menyebutkan bahwa perbaikan margin ini didorong oleh "tingginya kontribusi dari segmen kaveling tanah komersial, yang kembali menjadi motor utama pertumbuhan pendapatan".
Kinerja Kuartal III 'Meledak' 105%
Jika dilihat secara kuartalan (QoQ), kinerja CBDK pada Kuartal III 2025 (Juli-September) bahkan lebih impresif. Laba bersih yang diatribusikan kepada entitas induk mencapai Rp 794 miliar. Angka ini meningkat lebih dari dua kali lipat atau 105% dibandingkan laba bersih pada Kuartal II 2025.
Ledakan laba kuartalan ini terutama dipengaruhi oleh "tingginya volume serah terima unit serta penurunan biaya pemasaran selama periode tersebut", tulis manajemen.
Rencana Pengembangan Masa Depan
Ke depan, CBDK akan terus melanjutkan pengembangan di land bank seluas 705 hektare. Selain itu, perusahaan akan mengandalkan proyek strategis seperti Nusantara International Convention and Exhibition (NICE) yang sudah beroperasi dan Hotel Hilton Jakarta PIK2 yang sedang dalam proses pembangunan.
Dengan pertumbuhan yang signifikan dan rencana pengembangan yang solid, CBDK tampaknya siap untuk terus berkembang dan memperkuat posisinya sebagai salah satu pemain utama di pasar properti Indonesia.