Laba Industri Multifinance Tembus Rp16,14 Triliun pada September 2025

admin.aiotrade 10 Nov 2025 2 menit 14x dilihat
Laba Industri Multifinance Tembus Rp16,14 Triliun pada September 2025


aiotrade, JAKARTA — Industri perusahaan pembiayaan atau multifinance mencatatkan laba sebesar Rp16,14 triliun pada kuartal III/2025. Angka ini menunjukkan pertumbuhan sebesar 10,54% dibandingkan dengan Agustus 2025 yang tercatat sebesar Rp14,60 triliun. Hal ini disampaikan oleh Kepala Eksekutif Pengawas Lembaga Pembiayaan, Perusahaan Modal Ventura, Lembaga Keuangan Mikro dan Lembaga Jasa Keuangan Lainnya OJK, Agusman dalam RDK OJK September 2025, Jumat (7/11/2025).

Agusman menjelaskan bahwa pertumbuhan laba tersebut didorong oleh peningkatan pendapatan pembiayaan. Meskipun demikian, ia tidak merinci jenis pembiayaan apa yang paling berkontribusi terhadap pertumbuhan tersebut.

AioTrade Autopilot
🔥 SPONSOR

TRADING OTOMATIS 24 JAM TANPA RIBET

Aiotrade adalah alat bantu trading autopilot nonstop di market SPOT Binance & Bitget
(Next: OKX, Tokocrypto & Saham)

Bukan FUTURE. Bukan Judi. Bukan Tebak-tebakan.
CARA KERJA (Real)
  • Harga Turun 1% → BELI OTOMATIS
  • Harga Naik 1.2% → JUAL OTOMATIS
  • Profit 1 siklus = 1.2%
  • Mengulang selama market bergerak
KEUNGGULAN UTAMA
  • Anti Loss & SPOT Market (Aman)
  • LEGAL & Terdaftar BAPPEBTI
  • Tanpa emosi, pantau chart otomatis
  • Tidur/Sibuk, transaksi tetap jalan

Secara keseluruhan, laba multifinance dari Januari hingga Juni 2025 tercatat mengalami pertumbuhan konsisten. Pada Juni 2025, laba bersih setelah pajak industri mencapai Rp11,01 triliun, tumbuh sebesar 0,81% secara tahunan (year-on-year/YoY).

Menurut Agusman, aktivitas promo yang marak menjelang akhir tahun diperkirakan akan mendorong pertumbuhan pembiayaan di sektor multifinance. Ia menyebutkan bahwa penyaluran piutang pembiayaan yang terafiliasi dengan agen tunggal pemegang merek (ATPM) meningkat sebesar 6,80% YoY menjadi Rp228,52 triliun pada September 2025.

Selain itu, secara keseluruhan penyaluran pembiayaan di sektor PVML (Perusahaan Valuta Asing, Lembaga Pembiayaan, Modal Ventura, dan Lembaga Keuangan Lainnya) pada September 2025 tumbuh sebesar 5,06% YoY menjadi Rp973,78 triliun. Dari total tersebut, industri multifinance telah menyalurkan kredit sebesar Rp507,14 triliun.

Agusman menilai bahwa sektor PVML diperkirakan akan tetap tumbuh positif hingga akhir tahun meski menghadapi berbagai tantangan seperti dinamika perekonomian.

Kredit multifinance yang mencapai Rp507,14 triliun pada September 2025 tumbuh sebesar 1,07% YoY. Pertumbuhan ini didukung oleh pembiayaan modal kerja yang naik sebesar 10,61% YoY.

Sementara itu, tingkat pembiayaan bermasalah (NPF) gross perusahaan pembiayaan tercatat sebesar 2,47%, sedangkan NPF net sebesar 0,84%. Adapun, gearing ratio industri multifinance sebesar 2,17 kali.

Diskusi Pembaca (0)

Belum ada komentar

Jadilah yang pertama memberikan tanggapan informatif!

Tinggalkan Balasan