
Kinerja TSPC Selama 9 Bulan Pertama 2025 Mengalami Pertumbuhan
PT Tempo Scan Pacific Tbk (TSPC) mencatatkan kinerja yang positif selama sembilan bulan pertama tahun 2025. Emiten yang bergerak di bidang farmasi dan consumer goods ini berhasil membukukan laba yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk sebesar Rp 1,13 triliun. Angka ini menunjukkan peningkatan sebesar 4,95% dibandingkan periode yang sama pada tahun sebelumnya.
TRADING OTOMATIS 24 JAM TANPA RIBET
Aiotrade adalah alat bantu trading autopilot nonstop di market SPOT Binance & Bitget
(Next: OKX, Tokocrypto & Saham)
CARA KERJA (Real)
- Harga Turun 1% → BELI OTOMATIS
- Harga Naik 1.2% → JUAL OTOMATIS
- Profit 1 siklus = 1.2%
- Mengulang selama market bergerak
KEUNGGULAN UTAMA
- Anti Loss & SPOT Market (Aman)
- LEGAL & Terdaftar BAPPEBTI
- Tanpa emosi, pantau chart otomatis
- Tidur/Sibuk, transaksi tetap jalan
Menurut analis dari Korea Investment and Sekuritas Indonesia, Muhammad Wafi, prospek TSPC masih cukup solid. Hal ini didorong oleh portofolio perusahaan yang kuat dalam segmen consumer health dan personal care, yang mampu memberikan margin stabil.
"Permintaan terhadap produk OTC dan vitamin tetap tumbuh secara konsisten. Ini menjadi penopang utama kinerja ke depan," ujar Wafi kepada aiotrade, Kamis (13/11/2025).
Valuasi Saham TSPC Masih Menarik untuk Investasi Jangka Menengah
Dari sisi valuasi, saham TSPC masih dinilai menarik untuk investasi jangka menengah. Saat ini, saham TSPC diperdagangkan dengan price to earnings ratio berkisar antara 11 kali hingga 12 kali, yang masih di bawah rata-rata sektor.
Wafi menyebutkan bahwa TSPC unggul dalam hal stabilitas margin dan arus kas yang sehat dibandingkan emiten sejenis. Namun, dari sisi ekspansi digital dan regional, beberapa kompetitor dinilai lebih agresif.
"Kelebihan TSPC tetap pada fundamental yang kuat dan konsistensi pertumbuhan," tambahnya.
Faktor Pendukung dan Risiko yang Perlu Diperhatikan
Wafi menilai bahwa pemulihan daya beli, stabilnya nilai tukar, serta kontribusi produk premium bisa menjadi katalis yang dapat menopang kinerja perseroan. Di sisi lain, risiko yang perlu dicermati adalah fluktuasi biaya bahan baku impor dan persaingan promosi yang semakin ketat.
Meskipun demikian, Wafi merekomendasikan untuk mempertahankan saham TSPC dengan target harga di Rp 3.000 per saham. "Fundamental masih bagus, tapi sentimen sektor juga perlu diperhatikan menjelang akhir tahun," ujarnya.
Grafik Saham TSPC
TSPC Chart
by TradingView