Langit Tanpa Tiang - Puisi Rafeyfa Chayara Hendayana - Bogor

admin.aiotrade 20 Okt 2025 2 menit 20x dilihat
Langit Tanpa Tiang - Puisi Rafeyfa Chayara Hendayana - Bogor
Langit Tanpa Tiang - Puisi Rafeyfa Chayara Hendayana - Bogor

Puisi: Langit Tak Bertiang

Di tengah malam yang gelap, aku merasa terpanggil untuk menemukan makna dari keberadaanku. Sepertiga malam adalah waktu yang penuh dengan ketenangan dan kesadaran akan kecilnya diriku di hadapan sesuatu yang lebih besar. Aku menjemput kuasamu-Mu, sebuah simbol dari pengakuan bahwa semua yang kumiliki berasal dari-Nya.

Aku bersujud sebagai bentuk penghambaan, mengakui bahwa aku hanyalah seorang hamba yang tak berdaya tanpa perlindungan dan bimbingan-Nya. Di bawah naungan-Mu, aku merasa aman, meskipun hatiku terus berusaha merayu dan memohon. Ada saat-saat ketika air mata mengalir, bukan karena sedih, tapi karena rasa syukur dan kepercayaan yang dalam.

AioTrade Autopilot
🔥 SPONSOR

TRADING OTOMATIS 24 JAM TANPA RIBET

Aiotrade adalah alat bantu trading autopilot nonstop di market SPOT Binance & Bitget
(Next: OKX, Tokocrypto & Saham)

Bukan FUTURE. Bukan Judi. Bukan Tebak-tebakan.
CARA KERJA (Real)
  • Harga Turun 1% → BELI OTOMATIS
  • Harga Naik 1.2% → JUAL OTOMATIS
  • Profit 1 siklus = 1.2%
  • Mengulang selama market bergerak
KEUNGGULAN UTAMA
  • Anti Loss & SPOT Market (Aman)
  • LEGAL & Terdaftar BAPPEBTI
  • Tanpa emosi, pantau chart otomatis
  • Tidur/Sibuk, transaksi tetap jalan

Aku memberitahu isi dunia, seolah-olah Tuhan tidak mengetahui kebenaran yang tersembunyi di balik langit. Aku adalah butiran debu yang tak memiliki apa pun untuk dibanggakan. Aku luput dari pandangan manusia, tapi aku tetap berteduh di langit tak bertiang. Aku bersandar di bahuMu dan terus bergantung pada-Nya.

Hanya Engkau yang memiliki kekuasaan yang besar, yang mampu mengatur segala sesuatu dengan sempurna. Engkau adalah petunjuk jalan di long-lorong sepi, seperti pelita yang menyinari gelapnya malam. Aku merasa kecil, sedangkan Engkau besar, menciptakan segala sesuatu dengan kekuatan yang tak terbatas.

Puisi ini ditulis di Bogor, 10 Oktober 2025. Saat itu, suasana hati dan pikiranku penuh dengan rasa rendah hati dan kepercayaan. Aku tahu bahwa di balik segala kesulitan dan ketidakpastian, ada satu kekuatan yang selalu ada untuk membimbingku. Dengan setiap kata yang kusempurnakan, aku ingin mengungkapkan perasaan yang sulit dijelaskan dengan bahasa biasa.

  • Di bawah langit yang tak bertiang, aku merasa lebih dekat dengan-Nya.
  • Setiap sujud dan doaku adalah wujud dari pengabdian yang tulus.
  • Aku percaya bahwa di balik kegelapan, ada cahaya yang selalu menunggu.
  • Dengan hati yang penuh syukur, aku mengakui bahwa hanya Tuhan yang bisa menjadi penopang hidupku.


Diskusi Pembaca (0)

Belum ada komentar

Jadilah yang pertama memberikan tanggapan informatif!

Tinggalkan Balasan