
Strategi Ekspansi PT Petrosea Tbk dengan Akuisisi Dua Perusahaan
PT Petrosea Tbk (PTRO), yang dimiliki oleh pengusaha nasional Prajogo Pangestu, melakukan langkah strategis dengan mengakuisisi dua perusahaan sekaligus di sektor jasa kepelabuhanan. Nilai transaksi yang dilakukan mencapai Rp 1,1 miliar, menunjukkan komitmen perusahaan dalam memperluas cakupan operasionalnya.
TRADING OTOMATIS 24 JAM TANPA RIBET
Aiotrade adalah alat bantu trading autopilot nonstop di market SPOT Binance & Bitget
(Next: OKX, Tokocrypto & Saham)
CARA KERJA (Real)
- Harga Turun 1% → BELI OTOMATIS
- Harga Naik 1.2% → JUAL OTOMATIS
- Profit 1 siklus = 1.2%
- Mengulang selama market bergerak
KEUNGGULAN UTAMA
- Anti Loss & SPOT Market (Aman)
- LEGAL & Terdaftar BAPPEBTI
- Tanpa emosi, pantau chart otomatis
- Tidur/Sibuk, transaksi tetap jalan
Aksi korporasi ini dilakukan melalui entitas usaha perseroan. Aksi pertama dilakukan oleh anak usaha PTRO, yaitu PT Petrosindo Sinergi Alur. Perseroan menandatangani perjanjian pembelian 55% saham PT Vista Maritim Asia (VMA) yang terdiri atas 50% saham milik Lius Kastomo dan 5% milik Jalu Yogo Santoso dari seluruh modal ditempatkan dan disetor VMA.
Menurut Sekretaris Perusahaan PTRO, Anto Broto, pengambilalihan saham ini bertujuan untuk memperkuat sinergi operasional melalui integrasi rantai nilai pit-to-port guna mendukung ekspansi usaha perseroan. Ia juga menyatakan bahwa transaksi ini diharapkan memberikan dampak positif terhadap peningkatan kinerja operasional serta menjadi bagian dari strategi pengembangan usaha untuk memperkuat sinergi antarentitas di dalam grup.
Profil PT Vista Maritim Asia
Berdasarkan informasi di laman resminya, Vista Maritim Asia adalah kontraktor turnkey berbasis di Batam yang bergerak di industri pembangunan dan perbaikan kapal. Perusahaan ini memiliki kapabilitas dalam fabrikasi lambung kapal, perpipaan, pengecatan, pekerjaan mekanik dan kelistrikan serta pengerjaan proyek baja dan aluminium, termasuk kapal pandu dan patroli, feri penumpang, kapal pengangkut awak hingga kapal pasokan cepat.
Perusahaan tersebut didirikan pada tahun 2007. VMA tercatat telah menyelesaikan pekerjaan pada lebih dari 60 kapal baja dan aluminium. Dalam beberapa tahun terakhir, perusahaan juga mengembangkan proyek pembangunan dan perbaikan kapal aluminium berkecepatan tinggi berstandar International Association of Classification Societies (IACS) dengan kemitraan strategis bersama galangan kapal PT Kim Seah.
Akuisisi PT Nusantara Arung Samudera
Selain VMA, Petrosea juga mengakuisisi 55% saham PT Nusantara Arung Samudera (NAS) melalui anak usahanya PT Petrosindo Sinergi Samudera. Saham tersebut diambil dari Karen Nathani sebesar 45% dan Maifian Juni Candra sebesar 10% dari seluruh modal ditempatkan dan disetor NAS.
NAS memiliki kegiatan usaha di bidang jasa pelayanan kepelabuhanan laut. Perseroan menilai akuisisi ini akan semakin memperkuat integrasi operasional pit-to-port sekaligus mendorong peningkatan kinerja operasional secara berkelanjutan.
Manfaat dan Tujuan Akuisisi
Dengan akuisisi ini, PT Petrosea Tbk tidak hanya memperluas cakupan bisnisnya tetapi juga meningkatkan kemampuan operasionalnya. Pengambilalihan saham kedua perusahaan tersebut diharapkan dapat membawa manfaat jangka panjang bagi perseroan, termasuk peningkatan efisiensi dan sinergi antarunit usaha.
Strategi ini juga menunjukkan komitmen PTRO untuk terus berkembang dan memperkuat posisinya sebagai salah satu emiten unggulan di sektor maritim dan kepelabuhanan. Dengan adanya integrasi yang lebih baik, perusahaan dapat menjawab tantangan pasar yang semakin dinamis.
Kesimpulan
Melalui akuisisi dua perusahaan di sektor jasa kepelabuhanan, PT Petrosea Tbk menunjukkan langkah strategis yang bertujuan untuk memperkuat basis operasional dan meningkatkan kinerja perusahaan. Dengan memadukan kapabilitas dan sumber daya yang ada, PTRO siap menghadapi persaingan di pasar yang semakin ketat.