JAKARTA, aiotrade
Busi menjadi salah satu komponen kendaraan yang sering kali menjadi target pemalsuan. Kondisi ini tidak hanya merugikan konsumen, tetapi juga produsen asli. Untuk menghadapi maraknya peredaran busi palsu di pasar, PT Niterra Mobility Indonesia, selaku produsen busi NGK, melakukan investigasi dan berhasil mengungkap pengedar besar di wilayah Jabodetabek.
Berdasarkan hasil temuan bersama investigator swasta dan pihak kepolisian, sebanyak 11.000 busi palsu bermerek NGK berhasil diamankan. “Kami mengamankan 11.000 pieces busi palsu dari toko offline. Selanjutnya kami melakukan peleburan. Kami menghancurkan belasan ribu busi palsu yang diperoleh dari rangkaian kegiatan investigasi kami serta pihak-pihak lain yang terlibat,” ujar tim kuasa hukum NGK, Ammar Singh Gill, kepada media di pabrik NGK, Ciracas, Jakarta Timur, Selasa (16/12/2025).
TRADING OTOMATIS 24 JAM TANPA RIBET
Aiotrade adalah alat bantu trading autopilot nonstop di market SPOT Binance & Bitget
(Next: OKX, Tokocrypto & Saham)
CARA KERJA (Real)
- Harga Turun 1% → BELI OTOMATIS
- Harga Naik 1.2% → JUAL OTOMATIS
- Profit 1 siklus = 1.2%
- Mengulang selama market bergerak
KEUNGGULAN UTAMA
- Anti Loss & SPOT Market (Aman)
- LEGAL & Terdaftar BAPPEBTI
- Tanpa emosi, pantau chart otomatis
- Tidur/Sibuk, transaksi tetap jalan
Penghancuran busi palsu tersebut bukan sekadar simbolis, melainkan bentuk nyata komitmen NGK dalam mencegah peredaran barang palsu yang semakin luas. “Upaya-upaya untuk mencegah, meminimalkan, serta menghentikan peredaran busi palsu tidak akan berhenti sampai di sini dan akan terus kami tingkatkan serta optimalkan,” tambahnya.
Menurut Ammar, selain merusak citra perusahaan, peredaran busi palsu juga menimbulkan kerugian finansial yang diperkirakan mencapai Rp 2 miliar, khususnya dari penjualan melalui toko online. Praktik ini menjadi ancaman serius bagi keberlangsungan bisnis perusahaan.
Salah satu modus yang sering digunakan penjual adalah memberikan iming-iming harga yang jauh lebih murah, terutama pada produk yang paling laris. Misalnya, busi motor NGK asli biasanya dijual sekitar Rp 20.000, sedangkan versi palsunya bisa dipasarkan dengan harga mulai dari Rp 7.000-an. Kondisi ini membuat banyak konsumen mudah tergiur.
Dengan demikian, peredaran busi palsu tidak hanya merugikan produsen, tetapi juga konsumen. Penggunaan busi palsu berpotensi menyebabkan kerusakan mesin, menurunkan performa kendaraan, bahkan membahayakan keselamatan pengendara. “Busi merupakan salah satu komponen terpenting dalam kendaraan bermotor. Sudah menjadi hak mendasar konsumen untuk memperoleh produk asli yang kualitasnya dapat dipertanggungjawabkan,” ucap Ammar.
Penyebab Maraknya Busi Palsu di Pasaran
Beberapa faktor menyebabkan maraknya busi palsu di pasaran, antara lain:
- Harga yang sangat murah: Konsumen cenderung tertarik pada harga yang lebih rendah, meskipun kualitasnya tidak jelas.
- Kurangnya kesadaran konsumen: Banyak pengguna kendaraan tidak memahami perbedaan antara produk asli dan palsu.
- Kemudahan distribusi: Perdagangan online mempermudah penyebaran produk palsu karena kurangnya pengawasan.
Dampak Negatif dari Penggunaan Busi Palsu
Penggunaan busi palsu memiliki beberapa dampak negatif, seperti:
- Rusaknya mesin kendaraan: Busi palsu sering kali tidak mampu bekerja optimal, sehingga menyebabkan kerusakan pada komponen lain.
- Menurunnya performa kendaraan: Performa mesin akan turun karena penggunaan busi yang tidak sesuai standar.
- Bahaya keselamatan: Kesalahan dalam pemilihan busi dapat menyebabkan kecelakaan, terutama jika mesin kendaraan mengalami gangguan saat berkendara.
Langkah yang Dilakukan Oleh NGK
Untuk mengatasi masalah ini, NGK telah mengambil beberapa langkah, yaitu:
- Investigasi dan pengamanan: Melakukan investigasi bersama pihak kepolisian dan investigator swasta untuk mengidentifikasi pelaku.
- Penghancuran busi palsu: Menghancurkan busi palsu yang berhasil diamankan sebagai tindakan preventif.
- Edukasi konsumen: Memberikan informasi kepada konsumen tentang pentingnya menggunakan produk asli.
Tips untuk Membedakan Busi Asli dan Palsu
Berikut beberapa tips yang dapat membantu konsumen membedakan busi asli dan palsu:
- Periksa kemasan: Produk asli biasanya memiliki kemasan yang rapi dan lengkap dengan informasi produsen.
- Cek nomor seri: Produk asli biasanya memiliki nomor seri unik yang dapat diverifikasi.
- Harga yang wajar: Jika harga terlalu murah dibandingkan harga pasar, kemungkinan besar produk tersebut palsu.
Dengan adanya upaya seperti ini, diharapkan peredaran busi palsu dapat diminimalisir dan konsumen dapat memperoleh produk yang aman dan berkualitas.