
Kematian Seorang Lansia di Kolam
Seorang lansia bernama Elah (70), warga Dusun Karangmalang RT 27, Desa Puloerang, Kecamatan Lakbok, Kabupaten Ciamis, ditemukan meninggal dunia di sebuah kolam. Kejadian ini terjadi pada Jumat (7/11/2025) siang.
Menurut informasi yang diperoleh, korban pertama kali ditemukan oleh warga sekitar pukul 13.30 WIB di kolam yang berlokasi di Dusun Kiarapayung, Desa Puloerang. Sebelumnya, korban dilaporkan menghilang sejak Kamis (6/11/2025) pukul 13.00 WIB.
TRADING OTOMATIS 24 JAM TANPA RIBET
Aiotrade adalah alat bantu trading autopilot nonstop di market SPOT Binance & Bitget
(Next: OKX, Tokocrypto & Saham)
CARA KERJA (Real)
- Harga Turun 1% → BELI OTOMATIS
- Harga Naik 1.2% → JUAL OTOMATIS
- Profit 1 siklus = 1.2%
- Mengulang selama market bergerak
KEUNGGULAN UTAMA
- Anti Loss & SPOT Market (Aman)
- LEGAL & Terdaftar BAPPEBTI
- Tanpa emosi, pantau chart otomatis
- Tidur/Sibuk, transaksi tetap jalan
Berdasarkan keterangan dari keluarga, Elah diketahui mengalami pikun. Diduga kuat penyebab kematiannya adalah karena korban terpeleset saat berada di sekitar kolam hingga akhirnya tenggelam.
Proses Evakuasi dan Penanganan
Kepala Puskesmas Lakbok, Udung Hindaya, dalam laporan tertulisnya menyampaikan bahwa pihaknya langsung berkoordinasi dengan Babinsa, Bhabinkamtibmas, dan aparat desa untuk melakukan evakuasi korban. Hasil pemeriksaan di lapangan menunjukkan tidak ada tanda-tanda kekerasan. Korban dinyatakan meninggal dunia di tempat kejadian.
Pihak BPBD Ciamis juga membenarkan laporan tersebut dan menyampaikan belasungkawa atas peristiwa yang menimpa korban. Kepala BPBD Ciamis, Ani Supiani, mengimbau masyarakat, khususnya keluarga yang memiliki anggota lanjut usia, agar lebih waspada dan selalu mendampingi dalam aktivitas sehari-hari.
Tindakan Pencegahan dan Kesadaran Masyarakat
Peristiwa ini menjadi peringatan bagi masyarakat, terutama bagi keluarga yang memiliki lansia. Berdasarkan pengalaman, lansia yang mengalami pikun sangat rentan mengalami kecelakaan jika tidak diperhatikan secara intensif. Oleh karena itu, penting bagi keluarga untuk selalu menjaga kebersihan lingkungan rumah serta memastikan area-area berbahaya seperti kolam atau sungai tidak mudah diakses oleh lansia.
Beberapa langkah pencegahan yang bisa diambil antara lain:
- Memasang pagar atau penghalang di sekitar kolam atau sumber air
- Mengatur jadwal kegiatan lansia agar tidak berada di lingkungan yang berpotensi membahayakan
- Melibatkan tetangga atau pihak berwenang dalam pengawasan lansia
Selain itu, masyarakat juga diminta untuk lebih sadar akan risiko yang bisa terjadi, terutama di lingkungan yang dekat dengan air. Dengan kesadaran yang tinggi, kejadian serupa dapat diminimalkan.
Penutup
Jenazah korban telah dievakuasi dan diserahkan kepada pihak keluarga untuk dimakamkan. Peristiwa ini menjadi pelajaran berharga bagi semua pihak, terutama dalam menjaga keselamatan lansia di lingkungan sekitar. Dengan koordinasi yang baik antara pihak keluarga, aparat desa, dan instansi terkait, harapan besar bisa diwujudkan untuk mencegah kejadian serupa di masa depan.