
JAKARTA, aiotrade.app
Pembukaan Lapangan Padel di Anwa Racquet Club
Pemilik Anwa Racquet Club, Wawa, mengungkapkan bahwa lapangan padel miliknya baru saja dibuka beberapa bulan lalu. "Kita baru membuka empat bulan," ujar Wawa saat konferensi pers di Anwa Racquet Club, Meruya, Jakarta Barat, pada Minggu (26/10/2025).
TRADING OTOMATIS 24 JAM TANPA RIBET
Aiotrade adalah alat bantu trading autopilot nonstop di market SPOT Binance & Bitget
(Next: OKX, Tokocrypto & Saham)
CARA KERJA (Real)
- Harga Turun 1% → BELI OTOMATIS
- Harga Naik 1.2% → JUAL OTOMATIS
- Profit 1 siklus = 1.2%
- Mengulang selama market bergerak
KEUNGGULAN UTAMA
- Anti Loss & SPOT Market (Aman)
- LEGAL & Terdaftar BAPPEBTI
- Tanpa emosi, pantau chart otomatis
- Tidur/Sibuk, transaksi tetap jalan
Ia menjelaskan bahwa insiden ambruknya atap lapangan padel merupakan sebuah musibah yang tidak pernah diinginkan. Menurut Wawa, kejadian tersebut disebabkan oleh hujan deras yang disertai angin kencang yang melanda wilayah Jakarta Barat. "Secara teknis semua sudah oke, tapi tadi memang hujan terlalu besar sehingga terjadi hal-hal yang tidak kita inginkan," jelas Wawa.
Kejadian Saat Turnamen Berlangsung
Atap lapangan padel ambruk ketika tengah berlangsung turnamen pertandingan padel The Prime Open Tournament. Saat ini pihak Anwa Racquet Club menutup sementara lapangan untuk keperluan investigasi sekaligus melakukan perbaikan. "Kami langsung menutup lapangan, tidak boleh masuk sehingga barang-barang kami bawa keluar, takut terjadi sesuatu," ujar Wawa.
"Beberapa saat mungkin ditutup dulu, diinvestigasi. Sampai waktu tertentu nanti kita perbaiki lagi," tambahnya.
Di sisi lain, Wawa menyampaikan permohonan maaf kepada penyelenggara turnamen dan pengguna lapangan yang terdampak penutupan sementara. "Kami juga mohon maaf kepada pihak-pihak yang mungkin sudah menge-booking beberapa minggu ke depan. Karena kita harus perbaiki dan akan memperbaiki lebih kuat lagi," ucap Wawa.
Viral di Media Sosial
Sebelumnya, peristiwa ambruknya atap lapangan padel di Anwa Racquet Club, Meruya, Kembangan, Jakarta Barat, terekam kamera dan viral di media sosial setelah diunggah akun Instagram @jakartabarat24jam pada Minggu (26/10/2025).
Dalam video yang diunggah, terekam detik-detik para pengunjung berteriak karena panik dan menyelamatkan diri dari saat atap mulai ambruk. Mereka tampak berlarian mencari tempat aman lantaran atap seng lapangan padel itu ambruk, bahkan beberapa bagian terlepas dari kerangkanya.
Penjelasan dari Wali Kota Administrasi Jakarta Barat
Wali Kota Administrasi Jakarta Barat Uus Kuswanto membenarkan adanya peristiwa dalam video tersebut. Ia menjelaskan peristiwa itu terjadi ketika hujan deras disertai angin kencang melanda wilayah Meruya. "Sarana olahraga padel telah terjadi kerusakan akibat angin ketika hujan. Awal mula kejadian ketika hujan deras disertai angin kencang menerjang atap lapangan tenis dan atap itu terhempas angin," ujar Uus saat dikonfirmasi, Minggu (26/10/2025).
Akibat kejadian tersebut, sebanyak enam atap lapangan padel mengalami kerusakan. Tidak ada korban jiwa maupun luka dalam peristiwa tersebut. "Karyawan memanggil pihak kepolisian untuk ditindaklanjuti," kata dia.