Laporan Konsumen: Penipuan Pesan Semakin Membahayakan

admin.aiotrade 25 Nov 2025 2 menit 14x dilihat
Laporan Konsumen: Penipuan Pesan Semakin Membahayakan

Anda sedang sibuk dengan kegiatan Anda ketika ponsel bergetar — sebuah pesan dari nomor yang tidak dikenal. Apakah itu asli atau sekadar penipuan?

Sebuah survei terbaru oleh Consumer Reports menunjukkan bahwa penipuan melalui pesan teks dan aplikasi pesan telah meningkat sebesar 50% dalam setahun terakhir, dan mungkin akan mengejutkan Anda bahwa generasi Z menjadi korban terbanyak.

AioTrade Autopilot
🔥 SPONSOR

TRADING OTOMATIS 24 JAM TANPA RIBET

Aiotrade adalah alat bantu trading autopilot nonstop di market SPOT Binance & Bitget
(Next: OKX, Tokocrypto & Saham)

Bukan FUTURE. Bukan Judi. Bukan Tebak-tebakan.
CARA KERJA (Real)
  • Harga Turun 1% → BELI OTOMATIS
  • Harga Naik 1.2% → JUAL OTOMATIS
  • Profit 1 siklus = 1.2%
  • Mengulang selama market bergerak
KEUNGGULAN UTAMA
  • Anti Loss & SPOT Market (Aman)
  • LEGAL & Terdaftar BAPPEBTI
  • Tanpa emosi, pantau chart otomatis
  • Tidur/Sibuk, transaksi tetap jalan

Mendaftar untuk newsletter kami

Laporan Cyber Readiness Consumer Reports terbaru menemukan bahwa upaya penipuan meningkat lebih dari 50%, dan pertumbuhannya tercepat di kalangan generasi Z. Penipu mencoba mengambil uang dari orang dewasa muda. Orang yang berusia antara 18 hingga 29 tahun tertipu oleh penipuan pada tingkat rekor. Laporan tentang upaya penipuan dari generasi Z meningkat tiga kali lipat, dan ini masuk akal karena mereka sering menggunakan pesan teks. Itu menjadi metode komunikasi utama, dan mereka memiliki akses instan ke uang melalui ponsel mereka.

Keluarga dengan penghasilan rendah lebih tiga kali lipat kemungkinannya kehilangan uang akibat penipuan. Dan perbedaan ras yang menonjol juga terjadi — 37% warga kulit hitam yang menghadapi penipuan kehilangan uang, dibandingkan hanya 15% warga kulit putih.

Menurut Federal Reserve, 86% orang dewasa kulit putih menggunakan kartu kredit, sementara hanya 70% orang kulit hitam yang melakukannya. Kartu kredit lebih aman daripada banyak metode pembayaran lainnya karena Anda memiliki hak untuk meminta pembatalan transaksi yang tidak sah. Konsumen yang tidak menggunakan kartu kredit memiliki hak yang lebih sedikit untuk membantah penipuan ketika terjadi.

Bagaimana cara melindungi uang Anda?

Pertama, jangan merespons pesan teks atau pesan tak diundang. Merespons memberi tahu penipu bahwa nomor Anda aktif. Jadi, penipu mungkin terus mengganggu Anda atau menjual nomor Anda. Sebaliknya, blokir nomor tersebut dan tandai sebagai spam.

Kedua, kurangi spam teks sebelum sampai ke Anda. Periksa dengan penyedia layanan ponsel Anda — kebanyakan menawarkan alat gratis untuk menyaring atau memblokir pesan yang tidak diinginkan.

Selain itu, waspadalah terhadap penipuan phishing. Curigai permintaan informasi pribadi dari pesan teks, email, atau aplikasi pesan. Jika pesan terlihat mendesak atau bersifat waktu, itu merupakan tanda merah lainnya.

Terakhir, saat berbelanja online, gunakan kartu kredit. Aplikasi pembayaran seperti Cash App, Venmo, dan Zelle biasanya tidak menawarkan perlindungan pembelian yang sama.

Satu tambahan perlindungan: Gunakan manajer kata sandi. Dengan demikian, Anda memiliki kata sandi kuat dan unik untuk setiap akun.

Diskusi Pembaca (0)

Belum ada komentar

Jadilah yang pertama memberikan tanggapan informatif!

Tinggalkan Balasan