Larangan Power Bank Saat Penerbangan untuk Cegah Ledakan di Emirates Airlines

admin.aiotrade 30 Sep 2025 2 menit 14x dilihat
Larangan Power Bank Saat Penerbangan untuk Cegah Ledakan di Emirates Airlines
Featured Image

Kebijakan Baru Emirates Airlines Mengenai Penggunaan Power Bank

Emirates Airlines, salah satu maskapai penerbangan ternama di dunia, telah mengumumkan kebijakan baru yang berlaku mulai 1 Oktober 2025. Kebijakan ini mencakup larangan penggunaan dan pengisian daya power bank selama penerbangan. Langkah ini diambil sebagai bagian dari upaya proaktif untuk meningkatkan keselamatan penerbangan.

Kebijakan ini muncul sebagai respons terhadap peningkatan insiden terkait baterai lithium-ion di industri penerbangan global. Baterai jenis ini memiliki risiko yang cukup tinggi jika tidak dikelola dengan baik, terutama dalam lingkungan pesawat yang memiliki ruang terbatas dan kondisi khusus.

AioTrade Autopilot
🔥 SPONSOR

TRADING OTOMATIS 24 JAM TANPA RIBET

Aiotrade adalah alat bantu trading autopilot nonstop di market SPOT Binance & Bitget
(Next: OKX, Tokocrypto & Saham)

Bukan FUTURE. Bukan Judi. Bukan Tebak-tebakan.
CARA KERJA (Real)
  • Harga Turun 1% → BELI OTOMATIS
  • Harga Naik 1.2% → JUAL OTOMATIS
  • Profit 1 siklus = 1.2%
  • Mengulang selama market bergerak
KEUNGGULAN UTAMA
  • Anti Loss & SPOT Market (Aman)
  • LEGAL & Terdaftar BAPPEBTI
  • Tanpa emosi, pantau chart otomatis
  • Tidur/Sibuk, transaksi tetap jalan

Meskipun ada larangan penggunaan, penumpang masih diperbolehkan membawa satu power bank dengan kapasitas maksimal 100 watt-jam (Wh) dalam bagasi kabin. Namun, power bank tersebut tidak boleh digunakan untuk mengisi daya perangkat elektronik apapun selama penerbangan. Selain itu, penumpang juga tidak diperkenankan mengisi ulang power bank menggunakan sumber daya pesawat.

Power bank yang dibawa harus memiliki label kapasitas yang jelas. Penumpang diminta untuk menyimpan power bank tersebut di kantong kursi di depan atau di bawah kursi di depan mereka. Penggunaan kompartemen atas kabin dilarang, dan power bank tetap dilarang dimasukkan ke dalam bagasi tercatat.

Emirates menjelaskan bahwa kebijakan ini diambil untuk meminimalkan risiko kebakaran atau ledakan akibat "thermal runaway". Proses ini merujuk pada pemanasan berlebih pada baterai lithium yang dapat menyebabkan kebakaran, ledakan, atau pelepasan gas beracun. Dengan adanya larangan ini, Emirates berharap dapat memberikan perlindungan lebih besar bagi para penumpang dan kru pesawat.

Kebijakan ini sejalan dengan tren keselamatan global di industri penerbangan. Beberapa maskapai lain juga telah menerapkan pembatasan serupa terhadap penggunaan power bank di dalam pesawat. Hal ini menunjukkan bahwa keselamatan penerbangan menjadi prioritas utama bagi banyak pihak dalam industri ini.

Penumpang disarankan untuk mematuhi peraturan baru ini guna memastikan keselamatan bersama selama penerbangan. Dengan memahami dan mengikuti aturan yang diberlakukan, setiap penumpang dapat berkontribusi dalam menjaga lingkungan penerbangan yang aman dan nyaman.

Beberapa langkah yang bisa dilakukan oleh penumpang antara lain:
Memeriksa kapasitas power bank sebelum melakukan perjalanan.
Menyimpan power bank sesuai petunjuk maskapai.
Tidak menggunakan power bank selama penerbangan.
Membawa perangkat elektronik dengan baterai yang sudah terisi penuh.

Dengan adanya kebijakan ini, Emirates Airlines menunjukkan komitmen kuat terhadap keselamatan dan kenyamanan penumpang. Ini juga menjadi contoh bagaimana industri penerbangan terus beradaptasi dengan tantangan teknologi modern sambil tetap menjaga standar keselamatan yang tinggi.

Diskusi Pembaca (0)

Belum ada komentar

Jadilah yang pertama memberikan tanggapan informatif!

Tinggalkan Balasan