Latoya De Larasa, Pionir Solois Wanita Pertama Pop Melayu Yogyakarta

admin.aiotrade 24 Okt 2025 3 menit 17x dilihat
Latoya De Larasa, Pionir Solois Wanita Pertama Pop Melayu Yogyakarta
Latoya De Larasa, Pionir Solois Wanita Pertama Pop Melayu Yogyakarta

Latoya De Larasa: Penyanyi Wanita Pertama dari Yogyakarta yang Menembus Industri Musik Pop Melayu

Latoya De Larasa adalah salah satu nama yang kini tengah mencuri perhatian di dunia hiburan Indonesia. Sebagai seorang solois wanita sekaligus konten kreator, ia memiliki pengikut yang cukup besar di berbagai platform media sosial. Dengan 227 ribu pengikut di Instagram sebagai selebgram, 296 ribu subscriber di YouTube, dan 831 ribu pengikut di TikTok, ia menjadi salah satu figur yang sangat populer.

Selain itu, Latoya juga menjadi pelopor solois wanita pertama yang berasal dari Yogyakarta dan memperkenalkan genre musik pop melayu. Kini, ia kembali hadir dengan single terbarunya yang bertitel "Sesal". Lagu ini dirilis bersama label ternama Dua Suara Media dan telah menarik perhatian banyak pihak.

AioTrade Autopilot
🔥 SPONSOR

TRADING OTOMATIS 24 JAM TANPA RIBET

Aiotrade adalah alat bantu trading autopilot nonstop di market SPOT Binance & Bitget
(Next: OKX, Tokocrypto & Saham)

Bukan FUTURE. Bukan Judi. Bukan Tebak-tebakan.
CARA KERJA (Real)
  • Harga Turun 1% → BELI OTOMATIS
  • Harga Naik 1.2% → JUAL OTOMATIS
  • Profit 1 siklus = 1.2%
  • Mengulang selama market bergerak
KEUNGGULAN UTAMA
  • Anti Loss & SPOT Market (Aman)
  • LEGAL & Terdaftar BAPPEBTI
  • Tanpa emosi, pantau chart otomatis
  • Tidur/Sibuk, transaksi tetap jalan

Single 'Sesal' yang Menggambarkan Perasaan Hati

Menurut Latoya De Larasa, single "Sesal" yang diciptakan oleh Faishal Asahan ini sangat cocok didengar oleh para pecinta musik. Lagu ini menggambarkan perasaan penyesalan seseorang yang telah menyia-nyiakan cinta dari pasangannya. Lirik dan notasi lagu terasa sangat menjiwai, terutama pada bagian chorus yang kuat dan khas.

"Saya selalu merinding ketika mendengarkan lagu ini, terutama saat awal proses rekaman di studio. Saya belum pernah membawakan lagu yang semerinding ini," ujarnya. Ia berharap bahwa lagu ini dapat menjadi berkah bagi semua pihak yang terlibat dalam proyek ini dan diterima oleh penggemar musik Indonesia.

Tim Pem创作 dan Proses Pembuatan Video Klip

Selain Faishal Asahan sebagai pencipta lagu, ada juga keterlibatan Sasi Kirono sebagai arranger dan Abraham Mico sebagai sound engineer sekaligus vocal director. Latoya sendiri memilih lagu ini secara langsung karena sesuai dengan karakter vokalnya. Setelah itu, ia membagikan lagu tersebut kepada label Dua Suara Media, yang kemudian menyetujui lagu ini sebagai single original ketiganya di label tersebut.

Untuk penggarapan video klip, Yusuf Witjaksono bertindak sebagai video maker. Syuting dilakukan secara indoor di sebuah villa di Yogyakarta. Konsep video klipnya sangat romantis dengan adanya model pria dan beberapa scene yang mencerminkan kebahagiaan, kesedihan, serta konflik.

Pesan Moral dalam Lagu 'Sesal'

Lagu "Sesal" tidak hanya menyampaikan cerita tentang penyesalan, tetapi juga memiliki pesan moral yang penting. Pesan tersebut mengajarkan bahwa ketika kita memiliki pasangan, kita harus menjaganya dengan sebaik-baiknya agar bisa mencapai titik kebahagiaan. Rasa penyesalan tidak datang di awal, tetapi di akhir.

Karya-Karya Sebelumnya dan Aktivitas di Jakarta

Sebelumnya, Latoya De Larasa telah merilis beberapa single bersama Dua Suara Media, seperti "Rela", "Duri Terlindungi", "Retak Hatiku", dan "Karam Di Tengah Lautan". Kini, ia melakukan kunjungan ke Jakarta selama tiga hari untuk melakukan visit radio dan live interview guna mensosialisasikan single terbarunya.

Harapan untuk Masa Depan

Diharapkan bahwa single "Sesal" dari Latoya De Larasa akan menjadi sesuatu yang berarti di industri musik tanah air melalui berbagai platform digital. Sebagai satu-satunya penyanyi wanita pertama asal Yogyakarta yang bergenre pop melayu, ia memiliki potensi besar untuk terus berkembang.

Sandy Monteiro, President Director Dua Suara Media, menyampaikan bahwa single terbaru ini akan menjadi momentum bagi Latoya di blantika industri musik Indonesia. Terutama dalam membawakan lagu original, karena selama ini ia dikenal sukses dalam meremake lagu-lagu yang pernah hits dan populer.


Diskusi Pembaca (0)

Belum ada komentar

Jadilah yang pertama memberikan tanggapan informatif!

Tinggalkan Balasan