Layanan Darurat 112 Jadi Prioritas Digitalisasi Takalar

admin.aiotrade 25 Okt 2025 3 menit 16x dilihat
Layanan Darurat 112 Jadi Prioritas Digitalisasi Takalar
Layanan Darurat 112 Jadi Prioritas Digitalisasi Takalar

Pemerintah Kabupaten Takalar Perkuat Kesiapsiagaan Darurat dengan Teknologi

Pemerintah Kabupaten Takalar mengambil langkah serius dalam meningkatkan kesiapsiagaan darurat dan pelayanan publik berbasis teknologi. Langkah ini ditunjukkan melalui kunjungan dan koordinasi intensif bersama rombongan Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) RI di Ruang Rapat Wakil Bupati Takalar, di Pattallassang, Kabupaten Takalar, Sulsel, Jumat (24/10/2025).

Wakil Bupati Takalar, Hengky Yasin, menyambut langsung tim Komdigi yang dipimpin oleh Agung Setio Utomo, Ketua Tim Fasilitasi Sistem Perlindungan Masyarakat dan Penanggulangan Bencana (PMPB) Direktorat Jenderal Infrastruktur Digital. Pertemuan ini juga melibatkan perwakilan PT Trada Telekom Indonesia.

AioTrade Autopilot
🔥 SPONSOR

TRADING OTOMATIS 24 JAM TANPA RIBET

Aiotrade adalah alat bantu trading autopilot nonstop di market SPOT Binance & Bitget
(Next: OKX, Tokocrypto & Saham)

Bukan FUTURE. Bukan Judi. Bukan Tebak-tebakan.
CARA KERJA (Real)
  • Harga Turun 1% → BELI OTOMATIS
  • Harga Naik 1.2% → JUAL OTOMATIS
  • Profit 1 siklus = 1.2%
  • Mengulang selama market bergerak
KEUNGGULAN UTAMA
  • Anti Loss & SPOT Market (Aman)
  • LEGAL & Terdaftar BAPPEBTI
  • Tanpa emosi, pantau chart otomatis
  • Tidur/Sibuk, transaksi tetap jalan

Fokus utama pembahasan adalah percepatan implementasi Layanan Nomor Tunggal Panggilan Darurat 112, sebuah program prioritas Komdigi yang bertujuan memperkenalkan sistem layanan darurat terpadu kepada pemerintah daerah dan masyarakat.

"Sinergi ini kami sambut baik, karena digitalisasi dan layanan cepat tanggap seperti 112 sangat penting untuk peningkatan pelayanan publik dan penanganan bencana di daerah," ujar Hengky Yasin.

Layanan 112 memungkinkan masyarakat Takalar mengakses bantuan cepat untuk berbagai situasi darurat, mulai dari kebakaran, kecelakaan, hingga bencana alam, hanya melalui satu nomor telepon. Hal ini menjadi langkah penting dalam meningkatkan responsibilitas dan efisiensi dalam menangani keadaan darurat.

Selain layanan darurat, agenda krusial lainnya adalah pengembangan infrastruktur digital, khususnya di desa-desa 3T (Terdepan, Terluar, dan Terpencil). Dengan fokus pada daerah-daerah yang sebelumnya sulit dijangkau, pemerintah berupaya memastikan semua warga mendapatkan akses layanan digital yang memadai.

Kepala Dinas Infokom Takalar, Suhardiyanto, bersama Kabid Humas Diskominfo, Andi Gunawan, mengatakan bahwa program ini merupakan wujud nyata pelayanan publik berbasis digital, sejalan dengan visi Bupati Takalar untuk mewujudkan pemerintahan yang modern dan responsif.

"Setelah sosialisasi ini, kami akan segera mengundang seluruh stakeholder terkait, termasuk BPBD, Dinas Kesehatan, Kepolisian, Kodim, PSC, dan Pemadam Kebakaran, untuk mengikuti pelatihan dan bimbingan teknis penggunaan nomor darurat 112," kata Andi Gunawan.

Wakil Bupati Hengky Yasin berharap Takalar dapat menjadi salah satu daerah prioritas dalam program digitalisasi nasional. Harapan ini sejalan dengan visi Bupati untuk mewujudkan pemerintahan yang modern, cepat, dan responsif berbasis teknologi.

Tujuan dan Manfaat Layanan 112

Layanan 112 dirancang untuk memberikan akses mudah dan cepat bagi masyarakat dalam menghadapi berbagai situasi darurat. Berikut beberapa manfaat utama dari layanan ini:

  • Akses Cepat: Masyarakat dapat menghubungi layanan darurat hanya melalui satu nomor, yaitu 112, tanpa harus mengingat banyak nomor.
  • Responsif: Layanan ini dirancang untuk memberikan respons yang cepat dan tepat sesuai jenis darurat yang dilaporkan.
  • Integrasi: Layanan 112 terintegrasi dengan berbagai lembaga penanggulangan bencana, sehingga memastikan koordinasi yang baik dalam penanganan darurat.
  • Edukasi: Melalui sosialisasi dan pelatihan, masyarakat diberikan pemahaman tentang cara menggunakan layanan ini secara efektif.

Peran Stakeholder dalam Implementasi Layanan 112

Implementasi layanan 112 tidak hanya menjadi tanggung jawab pemerintah, tetapi juga melibatkan berbagai stakeholder. Berikut beberapa lembaga yang terlibat:

  • BPBD (Badan Penanggulangan Bencana Daerah): Bertugas dalam menangani bencana alam dan keadaan darurat.
  • Dinas Kesehatan: Menyediakan layanan kesehatan darurat dan pendampingan medis.
  • Kepolisian: Memberikan dukungan dalam pengamanan dan penanganan keadaan darurat.
  • Kodim: Berperan dalam operasi darurat dan bantuan militer jika diperlukan.
  • PSC (Penyelamat Sipil dan Kebakaran): Menangani kebakaran dan penyelamatan korban.
  • Pemadam Kebakaran: Bertugas dalam pemadaman api dan penyelamatan jiwa.

Strategi Pengembangan Infrastruktur Digital di Daerah 3T

Pengembangan infrastruktur digital di daerah 3T menjadi prioritas utama dalam upaya pemerintah Kabupaten Takalar. Beberapa strategi yang diterapkan antara lain:

  • Peningkatan Akses Internet: Memastikan semua desa 3T memiliki akses internet yang stabil dan memadai.
  • Pelatihan Digital: Memberikan pelatihan kepada masyarakat dan aparatur desa dalam penggunaan teknologi digital.
  • Pembangunan Infrastruktur Dasar: Memperbaiki jaringan listrik dan komunikasi di daerah terpencil.
  • Kolaborasi dengan Swasta: Mengajak perusahaan swasta untuk berpartisipasi dalam pengembangan infrastruktur digital.

Dengan langkah-langkah tersebut, pemerintah Kabupaten Takalar berharap dapat menciptakan lingkungan yang lebih aman, responsif, dan berbasis teknologi.

Diskusi Pembaca (0)

Belum ada komentar

Jadilah yang pertama memberikan tanggapan informatif!

Tinggalkan Balasan