Ledakan di Masjid SMA Kompleks TNI AL yang Menimbulkan Trauma

admin.aiotrade 07 Nov 2025 3 menit 16x dilihat
Ledakan di Masjid SMA Kompleks TNI AL yang Menimbulkan Trauma

Trauma Siswa SMAN 72 Jakarta Setelah Ledakan di Masjid Sekolah

Ledakan yang terjadi di masjid sekolah SMAN 72 Jakarta Utara pada Jumat (7/11/2025) telah meninggalkan trauma mendalam bagi sejumlah siswa, termasuk Aldi, seorang siswa kelas X. Peristiwa tersebut terjadi saat sedang berlangsung salat Jumat sekitar pukul 12.30 WIB. Kini, Aldi mengaku masih merasa takut untuk ikut salat Jumat.

"Ya, saya trauma untuk salat Jumat setelah kejadian itu. Saya selalu memilih barisan paling belakang," ujar Aldi ketika menjawab pertanyaan di luar sekolah pada Jumat sore. Ia baru saja pulang dari rumah sakit setelah menjadi korban ledakan. Meskipun luka yang dialaminya ringan, suara ledakan yang keras sempat mengganggu pendengarannya.

AioTrade Autopilot
🔥 SPONSOR

TRADING OTOMATIS 24 JAM TANPA RIBET

Aiotrade adalah alat bantu trading autopilot nonstop di market SPOT Binance & Bitget
(Next: OKX, Tokocrypto & Saham)

Bukan FUTURE. Bukan Judi. Bukan Tebak-tebakan.
CARA KERJA (Real)
  • Harga Turun 1% → BELI OTOMATIS
  • Harga Naik 1.2% → JUAL OTOMATIS
  • Profit 1 siklus = 1.2%
  • Mengulang selama market bergerak
KEUNGGULAN UTAMA
  • Anti Loss & SPOT Market (Aman)
  • LEGAL & Terdaftar BAPPEBTI
  • Tanpa emosi, pantau chart otomatis
  • Tidur/Sibuk, transaksi tetap jalan

"Gak ada luka sih, tapi kuping masih berdengung," kata Aldi sambil memegang obat yang diresepkan oleh dokter.

Suara Ledakan Terdengar Dua Kali

Aldi mengungkapkan bahwa ia mendengar dua kali ledakan pada hari itu. Namun, awalnya ia tidak menyadari bahwa ledakan tersebut berasal dari bom.

"Yang saya dengar ledakan itu terjadi dua kali. Pertama saat saya berada di musala dan kedua ketika saya keluar sekolah. Saat itu kan sempat meledak lagi," katanya.

Pertama kali, ia mengira ledakan itu berasal dari sound system. Ia sempat menanyakan sumber ledakan kepada teman-temannya. Beberapa dari mereka menyebut bahwa ledakan berasal dari bom, sementara yang lain mengatakan bahwa ledakan itu berasal dari alat sound system.

Ketika berada di rumah sakit, Aldi baru menyadari bahwa ledakan tersebut berasal dari bom. Bahkan, ia ditunjukkan ada remote yang bisa memicu ledakan dari jarak jauh.

Ledakan pertama terdengar usai ustaz membacakan doa. Posisi Aldi yang berada di dekat pintu keluar menyebabkan luka-lukanya minim. Apalagi di depannya terdapat pilar penyangga masjid.

Tidak Mengenal Terduga Pelaku

Aldi menggelengkan kepala ketika ditanyakan apakah ia mengenal terduga pelaku peledakan. Berdasarkan informasi dari Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo, terduga pelaku merupakan seorang siswa SMAN 72. Usianya diketahui 17 tahun dan masih menjalani operasi.

Aldi sempat ditanya oleh beberapa tentara mengenai sosok pemuda yang terluka dan tidak mengenakan seragam sekolah. Dari foto yang beredar di media sosial, terduga pelaku mengenakan sepatu lars, kaos putih, dan celana warna cokelat tua.

"Tadi sempet ditanya sama tentara-tentara. Kamu sini, kamu kenal gak ini siapa? Saya jawab, saya gak tahu Pak, ini kelas berapa," tutur dia.

Namun, Aldi memastikan bahwa seragam siswa SMAN 72 tiap Jumat bukan kaos putih dan celana cokelat tua. "Kalau Jumat tanggal ganjil, seragam kami kemeja batik dan bawahan putih. Kalau Jumat tanggal genap pakai koko," katanya.

Siswa Kembali ke Sekolah Ambil Barang Pribadi

Aldi mengaku belum tahu apakah kegiatan belajar mengajar akan dimulai pekan depan. Pihak sekolah belum memberikan informasi. "Saya belum tahu karena belum ada informasi. Soalnya semua ponsel ada di dalam (sekolah). Di bawah kolong meja. Ada juga ponsel yang dikumpulkan," kata Aldi.

Aparat keamanan sempat meminta sekolah agar disterilkan supaya bisa dilakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP). Selain itu, sejumlah siswa dan guru juga sempat dimintai keterangan oleh polisi.

Berdasarkan pantauan di lokasi hingga pukul 22.30 WIB, proses olah TKP sudah selesai dilakukan oleh pihak kepolisian. Namun, sejumlah personel Kopaska TNI Angkatan Laut (AL) terlihat datang dan membawa kotak khusus yang biasa digunakan untuk aksi penjinakan bom.

Korban Ledakan di SMAN 72

Empat siswa terluka akibat ledakan di SMAN 72 Anak Prajurit TNI AL. Wakil Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Wamenko Polhukam) meminta masyarakat tidak terburu-buru menyimpulkan bahwa ledakan tersebut adalah aksi terorisme.

Bagikan Artikel:
admin.aiotrade
admin.aiotrade

Penulis di Website. Berfokus pada penyajian informasi yang akurat, terpercaya, dan analisis mendalam seputar teknologi finansial.

Diskusi Pembaca (0)

Belum ada komentar

Jadilah yang pertama memberikan tanggapan informatif!

Tinggalkan Balasan