Ledakan di Masjid SMAN 72 Jakarta, 33 Siswa Masih Dirawat

admin.aiotrade 07 Nov 2025 4 menit 19x dilihat
Ledakan di Masjid SMAN 72 Jakarta, 33 Siswa Masih Dirawat
Ledakan di Masjid SMAN 72 Jakarta, 33 Siswa Masih Dirawat

Ledakan di SMAN 72 Jakarta: Korban Terluka dan Penanganan Darurat

Ledakan yang terjadi di lingkungan Sekolah Menengah Atas Negeri (SMAN) 72 Kelapa Gading, Jakarta Utara, pada Jumat siang, 7 November 2025, sekira pukul 12.15 WIB, menimbulkan kepanikan dan memicu tindakan cepat dari berbagai pihak. Ledakan tersebut diduga berasal dari aksi teror, sehingga mengakibatkan sejumlah siswa terluka.

Saat ini, sebanyak 33 siswa masih menjalani perawatan medis setelah ledakan terjadi. Total korban tercatat sebanyak 54 orang, dengan 27 korban dirawat di Rumah Sakit Islam Jakarta dan 6 lainnya di Rumah Sakit Yarsi. Sementara itu, 21 siswa lainnya telah dipulangkan dalam kondisi sehat.

AioTrade Autopilot
🔥 SPONSOR

TRADING OTOMATIS 24 JAM TANPA RIBET

Aiotrade adalah alat bantu trading autopilot nonstop di market SPOT Binance & Bitget
(Next: OKX, Tokocrypto & Saham)

Bukan FUTURE. Bukan Judi. Bukan Tebak-tebakan.
CARA KERJA (Real)
  • Harga Turun 1% → BELI OTOMATIS
  • Harga Naik 1.2% → JUAL OTOMATIS
  • Profit 1 siklus = 1.2%
  • Mengulang selama market bergerak
KEUNGGULAN UTAMA
  • Anti Loss & SPOT Market (Aman)
  • LEGAL & Terdaftar BAPPEBTI
  • Tanpa emosi, pantau chart otomatis
  • Tidur/Sibuk, transaksi tetap jalan

Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Metro Jaya, Kombes Budi Hermanto, menyampaikan bahwa dari 54 korban, 27 dirawat di Rumah Sakit Islam Jakarta dan 6 di Rumah Sakit Yarsi. Ia juga menyampaikan harapan agar para korban segera pulih dan bisa kembali ke sekolah seperti teman-temannya yang lain.

Polda Metro Jaya bersama tim forensik Mabes Polri, Densus 88, dan Tim Jibom Gegana masih melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP). Rilis resmi dari Polda Metro Jaya dijadwalkan besok Sabtu (8/11/2025) setelah seluruh proses olah TKP selesai.

Selain itu, Budi mengimbau masyarakat untuk tetap tenang. Kepolisian telah menyiapkan posko pelayanan untuk mendata korban, memberikan trauma healing bagi siswa dan keluarga, serta mengumpulkan informasi untuk disampaikan kepada media dan publik.

Fokus Pemulihan Psikologis Korban

Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah menyampaikan rasa prihatin atas insiden ledakan bom di lokasi tersebut. Karo Badan Komunikasi dan Humas Kemendikdasmen, Anang Ristanto, mengungkapkan bahwa pihaknya fokus dengan memastikan keselamatan seluruh warga sekolah, termasuk melakukan evakuasi dan penanganan korban secara cepat serta memastikan layanan kesehatan berjalan optimal.

Anang menyampaikan bahwa pihaknya mendoakan para korban agar segera pulih. Kemendikdasmen terus berkoordinasi dengan pihak sekolah, Dinas Pendidikan, dan aparat keamanan yang saat ini sedang melakukan penyelidikan untuk mengetahui penyebab kejadian.

Area tersenut telah diamankan dan ditutup sementara untuk memastikan keselamatan warga sekolah lainnya. Ia mendukung langkah rehabilitasi fasilitas yang terdampak agar tidak mengganggu kelangsungan proses belajar mengajar di sekolah.

Sebagai bagian dari pemulihan pasca-kejadian, Kemendikdasmen akan menyiapkan layanan pendampingan psikologis bagi siswa, guru, dan warga sekolah lainnya guna memastikan kondisi mental dan emosional tetap terjaga.

Analisis dari Pengamat Intelijen

Pengamat intelijen dan terorisme Ridwan Habib meyakini ledakan di masjid SMAN 72 Jakarta di wilayah Kelapa Gading, Jakarta Utara, Jumat (7/11/2025) siang, saat salat Jumat di gelar di sana, berasal dari bom aksi teror. Namun Ridwan menduga kuat sasaran pelaku bukanlah siswa SMA yang saat kejadian banyak berada di lokasi di masjid SMAN 73 Jakarta Utara.

Dari analisa kami soal kontra terorisme, yang meledak memang bom aksi teror yang dibawa pelaku. Namun saya tidak yakin sasaraannya adalah siswa SMA. Dugaan ini didasarkan pada analisis yang dilakukan oleh Ridwan, meskipun ia menegaskan bahwa hasil penyidikan polisi masih harus menunggu.

Menurut Ridwan, dari foto yang beredar, berupa seorang pemuda ditemukan tewas bersimbah darah di kepala, di sebut pelaku yang membawa bom. Di dekat pemuda tersebut terdapat satu senjata api (Senpi) laras panjang dan sebuah pistol. Dari foto itu diketahui diduga pelaku ditembak di Jalan Ganesha, yang berarti sekitar 200 meter dari lokasi ledakan.

Penyelidikan dan Tindakan Darurat

Kapolda Metro Jaya, Irjen Asep Edi Suheri, membenarkan soal ledakan yang terjadi di masjid SMAN 72 Jakarta di wilayah Kelapa Gading, Jakarta Utara, Jumat (7/11/2025) siang. Irjen Asep mengatakan ledakan terjadi saat salat Jumat di gelar di masjid tersebut.

Data terakhir, jumlah korban ada 54 orang. Mereka dari luka ringan, sedang dan berat. Banyak yang sudah pulang. Menurut Irjen Asep, pihaknya tengah melakukan olah TKP dan sterilisasi lokasi kejadian. Ia juga menyampaikan bahwa dua posko telah dibuat di RS Yarsi dan RS Cempaka Putih, untuk membantu keluarga korban mencari anak-anak atau siswanya.

Mengenai penyebab ledakan, Asep mengaku masih dalam penyelidikan. Ia menyatakan bahwa penyelidikan masih berlangsung dan hasilnya akan disampaikan ke media.

Informasi Tambahan

Seperti diketahui, ledakan terjadi di masjid SMAN 72 Jakarta di wilayah Kelapa Gading, Jakarta Utara, Jumat (7/11/2025) siang, saat salat Jumat di gelar di sana. Akibatnya sekitar 20 orang mengalami luka-luka, di mana 15 orang diantaranya adalah siswa SMAN 72 dan sisanya staf sekolah.

Mereka langsung dilarikan ke rumah sakit terdekat dan beberapa dibawa ke unit kesehatan sekolah. Dari informasi jurnalis Nizar di Kompas TV, menyebutkan ledakan diduga berasal dari sound system masjid. Selain itu, dari penggeledahan polisi ditemukan senjata api rakitan di dekat sound system yang meledak.

Saat ini Tim Gegana Polda Metro Jaya sudah berada di lokasi kejadian. Polisi juga sudah memasang garis polisi di sekitar lokasi kejadian. Sebagai informasi, SMAN 72 berada di dalam komplek TNI AL Kodamar. Petugas kepolisian masih melakukan penyelidikan di lokasi ledakan yang sudah disterilisasi. Pihak sekolah sudah memulangkan seluruh siswa. Sementara polisi masih melakukan penyelidikan, apa penyebab ledakan. Tampak dua mobil Brimob sudah berada di lokasi Masjid SMAN 72.

Diskusi Pembaca (0)

Belum ada komentar

Jadilah yang pertama memberikan tanggapan informatif!

Tinggalkan Balasan