Ledakan di SMAN 72: 54 Korban Luka Bakar dan Gangguan Pendengaran

admin.aiotrade 07 Nov 2025 2 menit 13x dilihat
Ledakan di SMAN 72: 54 Korban Luka Bakar dan Gangguan Pendengaran


Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Bhudi Hermanto memberikan informasi terkini mengenai kondisi 54 korban luka akibat ledakan yang terjadi di SMAN 72 Kelapa Gading, Jumat (7/11). Ia menjelaskan bahwa para korban mengalami berbagai jenis cedera, termasuk gangguan pendengaran.

“Beberapa dari mereka mengalami luka bakar, luka gores, dan banyak siswa yang mengalami gangguan pendengaran karena dentuman terjadi sangat dekat di dalam ruangan,” ujar Bhudi saat memberikan keterangan pers di Polda Metro Jaya, Jumat malam.

AioTrade Autopilot
🔥 SPONSOR

TRADING OTOMATIS 24 JAM TANPA RIBET

Aiotrade adalah alat bantu trading autopilot nonstop di market SPOT Binance & Bitget
(Next: OKX, Tokocrypto & Saham)

Bukan FUTURE. Bukan Judi. Bukan Tebak-tebakan.
CARA KERJA (Real)
  • Harga Turun 1% → BELI OTOMATIS
  • Harga Naik 1.2% → JUAL OTOMATIS
  • Profit 1 siklus = 1.2%
  • Mengulang selama market bergerak
KEUNGGULAN UTAMA
  • Anti Loss & SPOT Market (Aman)
  • LEGAL & Terdaftar BAPPEBTI
  • Tanpa emosi, pantau chart otomatis
  • Tidur/Sibuk, transaksi tetap jalan

Menurutnya, sebagian besar korban mengalami luka ringan. “Saat kami mencoba berbicara dengan mereka, rata-rata ada yang mengalami lecet ringan,” tambahnya.

Dari total 54 korban luka, Bhudi menyebut bahwa hampir setengahnya sudah keluar dari perawatan rumah sakit. Para korban dirawat di dua rumah sakit, yaitu RS Islam Jakarta dan RS Yarsi.

“Sebanyak 21 orang sudah kembali ke rumah masing-masing malam ini,” kata dia.

Jenis-Jenis Cedera yang Dialami Korban

Berdasarkan penjelasan Kabid Humas, berikut adalah beberapa jenis cedera yang dialami oleh korban:

  • Luka bakar
  • Luka gores
  • Gangguan pendengaran akibat dentuman yang terjadi di dalam ruangan
  • Lecet ringan pada bagian tubuh tertentu

Proses Perawatan dan Pemulihan

Para korban yang terluka mendapatkan perawatan medis secara intensif. Mereka dirawat di dua rumah sakit yang telah disebutkan. Proses pemulihan dilakukan dengan memastikan kondisi kesehatan mereka stabil dan tidak mengalami komplikasi lebih lanjut.

Selain itu, pihak rumah sakit juga melakukan evaluasi terhadap setiap korban untuk mengetahui tingkat keparahan cedera yang dialami. Hal ini penting agar dapat diberikan pengobatan yang tepat sesuai dengan kondisi masing-masing korban.

Kondisi Terkini Korban

Hingga saat ini, sebagian besar korban sudah bisa pulang setelah menjalani perawatan. Dari total 54 korban, sebanyak 21 orang sudah kembali ke rumah masing-masing. Sementara itu, sisanya masih dalam proses pemulihan dan akan diperiksa kembali oleh tenaga medis.

Pihak kepolisian juga tetap memantau perkembangan kondisi korban dan berkoordinasi dengan rumah sakit untuk memastikan semua korban mendapatkan perawatan yang optimal.

Tindakan Selanjutnya

Selain fokus pada perawatan medis, pihak kepolisian juga sedang melakukan penyelidikan terkait penyebab ledakan tersebut. Tujuannya adalah untuk mengetahui apakah ledakan terjadi secara tidak sengaja atau ada unsur kesengajaan di balik kejadian ini.

Proses penyelidikan dilakukan dengan memeriksa saksi-saksi, mengumpulkan bukti-bukti di lokasi kejadian, serta memeriksa alat-alat yang digunakan. Hasil penyelidikan akan menjadi dasar bagi pihak berwajib dalam menentukan tindakan selanjutnya.

Dengan adanya tindakan yang cepat dan koordinasi yang baik antara pihak rumah sakit dan kepolisian, diharapkan semua korban dapat segera pulih dan kembali beraktivitas seperti biasa.

Diskusi Pembaca (0)

Belum ada komentar

Jadilah yang pertama memberikan tanggapan informatif!

Tinggalkan Balasan