Ledakan Gas Elpiji 3 Kg di Bandung Bakar Satu Keluarga dan Penjual, Empat Luka Parah

admin.aiotrade 17 Okt 2025 3 menit 11x dilihat
Ledakan Gas Elpiji 3 Kg di Bandung Bakar Satu Keluarga dan Penjual, Empat Luka Parah

Tragedi Ledakan Gas yang Mengguncang Keluarga di Bandung

Pada pagi hari Jumat, 17 Oktober 2025 sekitar pukul 05.30 WIB, suara ledakan yang memekakkan telinga menghancurkan keheningan di Gang H. Mansur, Kelurahan Babakan Sari, Kiaracondong, Kota Bandung. Tragedi ini berdampak langsung pada satu keluarga yang kini harus berjuang antara hidup dan mati akibat luka bakar serius.

AioTrade Autopilot
🔥 SPONSOR

TRADING OTOMATIS 24 JAM TANPA RIBET

Aiotrade adalah alat bantu trading autopilot nonstop di market SPOT Binance & Bitget
(Next: OKX, Tokocrypto & Saham)

Bukan FUTURE. Bukan Judi. Bukan Tebak-tebakan.
CARA KERJA (Real)
  • Harga Turun 1% → BELI OTOMATIS
  • Harga Naik 1.2% → JUAL OTOMATIS
  • Profit 1 siklus = 1.2%
  • Mengulang selama market bergerak
KEUNGGULAN UTAMA
  • Anti Loss & SPOT Market (Aman)
  • LEGAL & Terdaftar BAPPEBTI
  • Tanpa emosi, pantau chart otomatis
  • Tidur/Sibuk, transaksi tetap jalan

Api yang berasal dari tabung gas elpiji 3 kilogram tidak hanya merusak sebagian rumah, tetapi juga menewaskan empat orang. Ade (47), Mita (45), putrinya Serli (17), dan Soleh (28), penjual gas yang ingin membantu, menjadi korban dalam peristiwa tragis ini. Kini mereka dirawat di Rumah Sakit Pindad dengan luka bakar yang mencapai 60 hingga 90 persen tubuh.

Kronologi Kejadian

Tragedi ini dimulai dari hal sederhana. Pagi itu, Mita membeli tabung gas dari warung Soleh. Namun, saat gas tersebut ternyata bocor, ia panik dan langsung merendam tabung itu di ember berisi air. Tujuannya adalah mencegah terjadinya malapetaka. Ia kemudian meminta anaknya untuk kembali ke warung, bukan hanya untuk membeli tabung baru, tetapi juga memanggil Soleh agar membantu memasangkannya.

Soleh, dengan niat tulus, datang ke rumah Ade. Ia naik ke lantai dua, tempat kompor berada. Namun, takdir berkata lain. Sesaat setelah kompor dinyalakan, sisa gas yang diduga telah memenuhi ruangan langsung tersulut. Ledakan dahsyat pun tak terhindarkan.

"Saya dengar suara ledakan keras sekali, seperti bom," ujar Dedi Suryadi, tetangga korban yang pertama kali berlari ke lokasi. Matanya nanar menyaksikan api yang sudah berkobar di dalam rumah. Bersama warga lain, ia berjibaku mengevakuasi para korban yang sudah dalam kondisi mengenaskan sebelum petugas datang.

Kapolsek Kiaracondong, Komisaris Sumartono, mengonfirmasi kronologi nahas tersebut. "Ledakan hebat terjadi sesaat setelah penjual gas menyalakan kompor di lantai dua. Keempat penghuni rumah, termasuk penjual gas itu sendiri, menjadi korban," katanya di lokasi kejadian pada Jumat 17 Oktober 2025.

Dampak Tragedi di Lingkungan Sekitar

Kini, Gang H. Mansur tak lagi sama. Garis polisi membentang di depan rumah yang porak-poranda, menjadi saksi bisu tragedi subuh itu. Tim Inafis Polrestabes Bandung masih bekerja dalam senyap, mencari jawaban pasti di balik ledakan yang menghanguskan harapan sebuah keluarga.

Di rumah sakit, doa-doa dipanjatkan untuk Ade, Mita, Serli, dan Soleh, agar mereka diberi kekuatan untuk melewati cobaan yang begitu berat ini. Mereka kini sedang menjalani perawatan intensif, dengan harapan bisa pulih dan kembali ke kehidupan normal.

Kesimpulan

Peristiwa ledakan gas ini menjadi peringatan bagi masyarakat tentang pentingnya kesadaran akan bahaya penggunaan tabung gas. Tindakan sederhana seperti merendam tabung gas di air dapat berujung pada kejadian yang lebih buruk jika tidak dilakukan dengan benar. Selain itu, kejadian ini juga menunjukkan betapa pentingnya tindakan cepat dan kesadaran masyarakat dalam menghadapi situasi darurat.

Masyarakat diharapkan dapat belajar dari insiden ini dan lebih waspada terhadap risiko yang mungkin terjadi. Semoga korban-korban ini dapat segera pulih dan mendapatkan dukungan dari seluruh masyarakat.

Bagikan Artikel:
admin.aiotrade
admin.aiotrade

Penulis di Website. Berfokus pada penyajian informasi yang akurat, terpercaya, dan analisis mendalam seputar teknologi finansial.

Diskusi Pembaca (0)

Belum ada komentar

Jadilah yang pertama memberikan tanggapan informatif!

Tinggalkan Balasan