
Ledakan Tabung Gas Menewaskan Empat Orang di Bandung
Sebuah ledakan tabung gas yang terjadi di sebuah rumah di Gang H Mansur, Kelurahan Babakan Sari, Kecamatan Kiaracondong, Kota Bandung menimbulkan luka bakar pada empat orang. Kejadian tersebut terjadi pada Jumat (17/10/2025) dan langsung mengundang respons cepat dari berbagai pihak terkait.
TRADING OTOMATIS 24 JAM TANPA RIBET
Aiotrade adalah alat bantu trading autopilot nonstop di market SPOT Binance & Bitget
(Next: OKX, Tokocrypto & Saham)
CARA KERJA (Real)
- Harga Turun 1% → BELI OTOMATIS
- Harga Naik 1.2% → JUAL OTOMATIS
- Profit 1 siklus = 1.2%
- Mengulang selama market bergerak
KEUNGGULAN UTAMA
- Anti Loss & SPOT Market (Aman)
- LEGAL & Terdaftar BAPPEBTI
- Tanpa emosi, pantau chart otomatis
- Tidur/Sibuk, transaksi tetap jalan
Korban Langsung Dievakuasi ke Rumah Sakit
Para korban yang mengalami luka bakar segera dievakuasi ke Rumah Sakit Pindad Bandung untuk mendapatkan perawatan intensif. Dari informasi yang diperoleh, luka bakar yang dialami oleh keempat korban berkisar antara 60 hingga 90 persen. Kapolsek Kiaracondong Kompol Sumartono menjelaskan bahwa ledakan diduga kuat disebabkan oleh kebocoran gas elpiji yang tersulut api saat kompor dinyalakan.
Awal Peristiwa dan Penyebab Diduga Kuat
Menurut keterangan Sumartono, ledakan bermula ketika korban bernama Mita membeli tabung gas 3 kg di warung milik Soleh. Saat mencoba memasang gas itu di rumah, tabung diketahui bocor dan disimpan sementara di dalam ember berisi air. Mita kemudian meminta anaknya untuk kembali ke warung guna membeli tabung elpiji 3 kg baru dan meminta Soleh membantu memasangnya.
Namun, sesaat setelah Soleh menyalakan kompor di lantai dua rumah, terjadi ledakan hebat yang mengakibatkan seluruh penghuni rumah mengalami luka bakar. Ledakan tersebut menyebabkan kerusakan yang cukup parah pada bangunan dan mengancam keselamatan jiwa para penghuni.
Respons Cepat dari Berbagai Pihak
Atas kejadian tersebut, petugas dari Polsek Kiaracondong, Inafis Polrestabes Bandung, serta sejumlah unit Damkar Kota Bandung segera mendatangi lokasi untuk melakukan pemadaman, evakuasi, serta olah tempat kejadian perkara (TKP). Proses penyelidikan masih dilakukan oleh polisi untuk mengetahui penyebab pasti ledakan tabung gas elpiji tersebut.
Langkah-Langkah yang Dilakukan
Sumartono menjelaskan bahwa langkah-langkah awal sudah dilakukan, mulai dari pengamanan TKP, pencatatan saksi dan korban, hingga pelaporan ke pimpinan. Ia juga menyatakan bahwa pihaknya bekerja sama dengan tim Inafis untuk memastikan penyebab ledakan secara ilmiah. Hal ini bertujuan untuk memperoleh hasil yang akurat dan dapat dipertanggungjawabkan.
Kondisi Para Korban Masih dalam Penanganan Medis
Sementara itu, kondisi para korban masih dalam penanganan tim medis di Rumah Sakit Pindad. Tim medis terus memberikan perawatan intensif kepada para korban agar dapat pulih secara maksimal. Selain itu, keluarga korban juga diberikan dukungan psikologis untuk menghadapi situasi yang sangat traumatis ini.
Tindakan Preventif dan Edukasi
Kejadian ini menjadi peringatan bagi masyarakat tentang pentingnya kesadaran akan keamanan dalam menggunakan tabung gas. Pihak berwenang juga diharapkan dapat meningkatkan sosialisasi dan edukasi kepada masyarakat tentang cara penggunaan tabung gas yang aman dan benar. Dengan demikian, risiko kecelakaan seperti ini dapat diminimalisir.