
aiotrade,
JAKARTA — Beberapa perusahaan telekomunikasi besar di Indonesia seperti PT XLSmart Telecom Sejahtera Tbk. (EXCL), PT Indosat Tbk. (ISAT), dan PT Telekomunikasi Selular (Telkomsel) tidak terlibat dalam lelang frekuensi 1,4 GHz. Dari tujuh perusahaan yang mengambil dokumen seleksi, hanya tiga perusahaan yang melanjutkan ke tahap penawaran.
Tiga perusahaan tersebut antara lain PT Telemedia Komunikasi Pratama (anak usaha WIFI), PT Eka Mas Republik, dan PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk. Komisi Penyiaran dan Frekuensi (Komdigi) melaporkan bahwa pada hari Selasa, 23 September 2025, dari tujuh calon peserta seleksi yang telah mengambil dokumen, lima calon peserta telah menyerahkan dokumen permohonan keikutsertaan seleksi pengguna pita frekuensi radio 1,4 GHz untuk layanan akses nirkabel pitalebar (Broadband Wireless Access) Tahun 2025.
TRADING OTOMATIS 24 JAM TANPA RIBET
Aiotrade adalah alat bantu trading autopilot nonstop di market SPOT Binance & Bitget
(Next: OKX, Tokocrypto & Saham)
CARA KERJA (Real)
- Harga Turun 1% → BELI OTOMATIS
- Harga Naik 1.2% → JUAL OTOMATIS
- Profit 1 siklus = 1.2%
- Mengulang selama market bergerak
KEUNGGULAN UTAMA
- Anti Loss & SPOT Market (Aman)
- LEGAL & Terdaftar BAPPEBTI
- Tanpa emosi, pantau chart otomatis
- Tidur/Sibuk, transaksi tetap jalan
Beberapa perusahaan seperti Telkomsel dan PT Netciti Persada tidak mengumpulkan dokumen, yang menunjukkan bahwa mereka tidak terlibat dalam proses ini. Sementara itu, Eka Mas Republik, Telemedia Komunikasi Pratama, Indosat, XLSmart, dan Telkom telah mengumpulkan dokumen.
Pada hari yang sama, pukul 14.00 WIB hingga 16.00 WIB, Tim Seleksi melakukan pemeriksaan kelengkapan dokumen permohonan keikutsertaan seleksi pengguna pita frekuensi radio 1,4 GHz untuk layanan akses nirkabel pitalebar (Broadband Wireless Access) Tahun 2025. Perwakilan dari calon peserta seleksi hadir sebagai saksi.
Berdasarkan pemeriksaan kelengkapan dokumen permohonan keikutsertaan seleksi pengguna pita frekuensi radio 1,4 GHz untuk layanan akses nirkabel pitalebar (Broadband Wireless Access) Tahun 2025, Indosat dan XLSmart memutuskan untuk mundur. Artinya, hanya Telkom, Telemedia Komunikasi Pratama, dan Eka Mas Republik yang tersisa sebagai peserta lelang. Mereka akan memperebutkan pita frekuensi 1,4 GHz yang dibagi dalam tiga zona.
“Sesuai ketentuan dalam Dokumen Seleksi Pengguna Pita Frekuensi Radio 1,4 GHz untuk Layanan Akses Nirkabel Pitalebar (Broadband Wireless Access) Tahun 2025, maka berdasarkan hasil Evaluasi Administrasi sebagaimana dimaksud dalam angka 5, proses Seleksi dilanjutkan ke tahapan Lelang Harga,” tulis Komdigi dalam website mereka, Rabu (1/10/2025).
Komdigi menyampaikan bahwa tahapan lelang harga angka 6 akan dimulai pada hari Senin, 13 Oktober 2025 melalui sistem e-Auction. Sesuai ketentuan dalam Dokumen Seleksi Pengguna Pita Frekuensi Radio 1,4 GHz untuk Layanan Akses Nirkabel Pitalebar (Broadband Wireless Access) Tahun 2025, peserta seleksi sebagaimana dimaksud dalam angka 5 dapat menyampaikan sanggahan hasil evaluasi administrasi dalam bentuk tertulis melalui surat resmi yang disertai bukti yang memperkuat sanggahan yang disampaikan secara daring melalui sistem e-Auction paling lambat Jumat, 3 Oktober 2025 pukul 15.00 WIB.
Proses Lelang Frekuensi 1,4 GHz
Berikut adalah beberapa tahapan penting dalam proses lelang frekuensi 1,4 GHz:
-
Pengambilan Dokumen Seleksi
Tujuh perusahaan telekomunikasi mengambil dokumen seleksi, namun hanya lima yang menyerahkan dokumen permohonan keikutsertaan. -
Pemeriksaan Kelengkapan Dokumen
Tim Seleksi melakukan pemeriksaan kelengkapan dokumen permohonan keikutsertaan seleksi pengguna pita frekuensi radio 1,4 GHz. Hasilnya, Indosat dan XLSmart memutuskan untuk mundur. -
Lanjutan ke Tahap Lelang Harga
Setelah evaluasi administrasi, proses seleksi dilanjutkan ke tahapan lelang harga sesuai ketentuan dalam dokumen seleksi. -
Masa Sanggahan
Peserta seleksi dapat menyampaikan sanggahan hasil evaluasi administrasi melalui surat resmi dan sistem e-Auction paling lambat Jumat, 3 Oktober 2025 pukul 15.00 WIB.
Peserta yang Terlibat
Berikut adalah daftar perusahaan yang terlibat dalam lelang frekuensi 1,4 GHz:
-
PT Telekomunikasi Selular (Telkomsel)
Telkomsel tidak mengumpulkan dokumen, sehingga tidak terlibat dalam lelang. -
PT Indosat Tbk. (ISAT)
Indosat memutuskan untuk mundur setelah pemeriksaan kelengkapan dokumen. -
PT XLSmart Telecom Sejahtera Tbk. (EXCL)
XLSmart juga mundur setelah pemeriksaan kelengkapan dokumen. -
PT Telemedia Komunikasi Pratama
Salah satu peserta yang melanjutkan ke tahap lelang. -
PT Eka Mas Republik
Peserta lelang yang tetap berpartisipasi. -
PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk.
Satu-satunya perusahaan milik negara yang tetap berpartisipasi dalam lelang.
Jadwal Lelang Harga
- Tanggal Mulai: Senin, 13 Oktober 2025
- Metode: Sistem e-Auction
- Masa Sanggahan: Jumat, 3 Oktober 2025 pukul 15.00 WIB
Proses lelang ini akan menjadi langkah penting bagi perusahaan-perusahaan yang ingin memperluas jaringan layanan broadband wireless access di Indonesia.