
Status Gunung Api Lewotobi Laki-laki Turun ke Level III Siaga
Gunung Api Lewotobi Laki-laki, yang terletak di Kabupaten Flores Timur, Nusa Tenggara Timur, kini berada dalam status Level III atau Siaga. Peningkatan ini terjadi setelah aktivitas vulkanik menunjukkan penurunan yang signifikan dalam beberapa minggu terakhir. Sebelumnya, gunung ini berada pada level IV (Awas), tetapi seiring dengan pengamatan dan analisis data, pihak berwenang memutuskan untuk menurunkan status gunung tersebut.
Pengamatan Aktivitas Vulkanik
Berdasarkan laporan dari Petugas Posmat Gunung Api Lewotobi Laki-laki, Herman Yosef S Mboro, kondisi gunung selama 6 jam terakhir (dari pukul 00.00 hingga 06.00 Wita pada Rabu, 17 Desember 2025) menunjukkan bahwa aktivitas vulkanik masih stabil. Cuaca tercatat cerah hingga berawan, dengan angin lemah yang bertiup ke arah selatan dan barat daya. Suhu udara sekitar 21-23°C.
TRADING OTOMATIS 24 JAM TANPA RIBET
Aiotrade adalah alat bantu trading autopilot nonstop di market SPOT Binance & Bitget
(Next: OKX, Tokocrypto & Saham)
CARA KERJA (Real)
- Harga Turun 1% → BELI OTOMATIS
- Harga Naik 1.2% → JUAL OTOMATIS
- Profit 1 siklus = 1.2%
- Mengulang selama market bergerak
KEUNGGULAN UTAMA
- Anti Loss & SPOT Market (Aman)
- LEGAL & Terdaftar BAPPEBTI
- Tanpa emosi, pantau chart otomatis
- Tidur/Sibuk, transaksi tetap jalan
Secara visual, gunung api terlihat tertutup kabut 0-I hingga tertutup kabut 0-II. Asap kawah tidak teramati, sehingga tidak ada indikasi aktivitas yang signifikan dari kawah. Pengamatan klimatologi juga menunjukkan cuaca yang relatif tenang.
Analisis Kegempaan
Dalam pengamatan kegempaan, tercatat tiga kali tremor non-harmonik dengan amplitudo antara 2.2-5.9 mm dan durasi gempa antara 66-84 detik. Selain itu, terjadi satu kali gempa vulkanik dalam dengan amplitudo 2.9 mm dan durasi 16 detik. Terdapat pula tiga kali gempa tektonik lokal dengan amplitudo 2.2-5.1 mm dan durasi gempa 21-32 detik.
Peningkatan kecil pada gempa embusan tercatat, namun hal ini lebih mengindikasikan pelepasan tekanan gas dari lapisan dangkal daripada tanda-tanda erupsi besar. Gempa tremor non-harmonik menunjukkan penurunan yang cukup signifikan, yang menandakan bahwa suplai magma yang sebelumnya aktif kini lebih banyak mengisi rekahan di kedalaman dangkal.
Penurunan Status Berdasarkan Analisis Data
Badan Geologi Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) menurunkan status Gunung Lewotobi Laki-laki dari Level IV (Awas) ke Level III (Siaga) pada Senin, 8 Desember 2025. Keputusan ini didasarkan pada hasil analisis visual dan instrumental selama periode pengamatan 1 Desember hingga 7 Desember 2025.
Menurut Pelaksana Tugas Kepala Badan Geologi, Lana Saria, selama periode ini aktivitas vulkanik menunjukkan tren penurunan yang cukup signifikan. Data visual mencatat berkurangnya intensitas aktivitas permukaan. Gempa guguran yang masih fluktuatif lebih menunjukkan proses penyesuaian material pada lereng yang menuju kestabilan.
Peringatan dan Rekomendasi
Meskipun aktivitas vulkanik menurun, masyarakat tetap diminta untuk waspada. Berikut rekomendasi yang diberikan:
- Masyarakat di sekitar Gunung Lewotobi Laki-laki dan pengunjung/wisatawan tidak melakukan aktivitas apapun dalam radius 6 km dari pusat erupsi.
- Masyarakat agar tenang dan mengikuti arahan Pemda serta tidak mempercayai isu-isu yang tidak jelas sumbernya.
- Masyarakat di sekitar Gunung Lewotobi Laki-laki perlu mewaspadai potensi banjir lahar hujan pada sungai-sungai yang berhulu di puncak gunung jika terjadi hujan dengan intensitas tinggi, terutama di daerah Dulipali, Padang Pasir, Nobo, Nurabelen, Klatanlo, Hokeng jaya, Boru, dan Nawakote.
- Masyarakat yang terdampak hujan abu Gunung Lewotobi Laki-laki, diminta memakai masker/penutup hidung-mulut untuk menghindari bahaya abu vulkanik pada sistem pernafasan.
- Pemerintah Daerah senantiasa berkoordinasi dengan Pos Pengamatan Gunung Lewotobi Laki-laki di Desa Pululera, Kecamatan Wulanggitang, Kabupaten Flores Timur, Provinsi Nusa Tenggara Timur atau Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi, Badan Geologi di Bandung.
- Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi akan selalu berkoordinasi dengan BPBD Provinsi Nusa Tenggara Timur dan Satlak PB setempat dalam memberikan informasi tentang kegiatan Gunung Lewotobi Laki-laki.
Informasi Tambahan
Untuk informasi lebih lanjut, masyarakat dapat menghubungi Pos Pengamatan Gunung Lewotobi Laki-laki atau menghubungi Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG), Badan Geologi, Kementrian Energi dan Sumber Daya Mineral melalui nomor telepon 022-7272606.