
Perubahan Mencolok dalam Desain Lexus LS Concept
Lexus kini sedang mengalami transformasi besar-besaran, terutama setelah hadirnya model baru yang diberi nama Century. Hal ini membuat Lexus bersiap menghadapi tantangan yang lebih berat dari sebelumnya. Tidak heran jika brand mobil premium ini tampak seperti sedang mengalami perubahan mendasar dalam identitas mereknya.
TRADING OTOMATIS 24 JAM TANPA RIBET
Aiotrade adalah alat bantu trading autopilot nonstop di market SPOT Binance & Bitget
(Next: OKX, Tokocrypto & Saham)
CARA KERJA (Real)
- Harga Turun 1% → BELI OTOMATIS
- Harga Naik 1.2% → JUAL OTOMATIS
- Profit 1 siklus = 1.2%
- Mengulang selama market bergerak
KEUNGGULAN UTAMA
- Anti Loss & SPOT Market (Aman)
- LEGAL & Terdaftar BAPPEBTI
- Tanpa emosi, pantau chart otomatis
- Tidur/Sibuk, transaksi tetap jalan
Pada awal November lalu, Lexus memperkenalkan kendaraan roda enam bernama LS Concept di Japan Mobility Show 2025. Mobil ini bukanlah sedan atau SUV biasa, melainkan minivan premium tiga baris yang benar-benar baru dan menjadi bentuk baru dari mobil mewah. Dulu, LS dikenal sebagai sedan mewah untuk kalangan eksekutif. Kini, konsepnya telah berubah menjadi minivan listrik dengan konfigurasi enam roda dan tiga baris kursi.
Menurut rilis resmi Lexus, desain eksteriornya memiliki gaya single-box futuristik. Pada bagian depan, mobil ini dilengkapi dengan lampu LED vertikal yang menarik perhatian. Selain itu, pintu geser lebar memberikan akses yang lebih lega dan didukung oleh pencahayaan ambient modern. Konsep ini menunjukkan bahwa Lexus tidak hanya sekadar bereksperimen dalam desain, tetapi juga ingin mengubah makna dari nama LS sendiri. Kini, LS bukan lagi singkatan dari Luxury Sedan, melainkan Luxury Space.
Desain ini mencerminkan perubahan filosofi Lexus dari mobil mewah dan eksklusif menuju mobilitas yang lebih terbuka dan fleksibel. Hal ini juga mencakup kepedulian terhadap lingkungan dengan menggunakan teknologi EV yang semakin canggih dan kuat.
LS sebelumnya dikenal sebagai model andalan Lexus yang namanya merupakan akronim dari sedan mewah. Jadi, wajar jika tidak ada yang membayangkan transformasi yang begitu dramatis akan terjadi pada model ini.
Tim desainernya kembali ke titik awal LS dan mempertimbangkan jenis mobil apa yang seharusnya menjadi model andalan Lexus tanpa harus berwujud sedan. Kata-kata yang digunakan untuk menunjukkan arah pengembangan produk Lexus adalah “Discover” dan “Imitate no one”.
Sebelumnya, Toyota telah berusaha mengejar ketertinggalan dari produsen mobil Eropa. Setelah berhasil mencapai hal tersebut melalui brand Lexus, kini Toyota ingin melampaui pencapaian itu dengan meningkatkan inovasi luar biasa seperti yang terlihat pada Lexus LS Concept ini.