
aiotrade, JAKARTA — PLN Batam memastikan kesiapan penuh dalam menjaga keandalan pasokan listrik selama periode siaga Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2026. Berbagai langkah antisipatif telah disiapkan untuk menghadapi peningkatan beban listrik maupun potensi risiko cuaca ekstrem.
Direktur Utama PLN Batam Kwin Fo mengatakan bahwa persiapan dilakukan secara menyeluruh, mulai dari kecukupan daya, kesiapan infrastruktur, hingga kesiapsiagaan personel. "Selama masa siaga kelistrikan 15 Desember 2025 hingga 8 Januari 2026, neraca daya Sistem Batam–Bintan berada dalam kondisi aman," katanya di Batam, Senin (22/12/2025).
TRADING OTOMATIS 24 JAM TANPA RIBET
Aiotrade adalah alat bantu trading autopilot nonstop di market SPOT Binance & Bitget
(Next: OKX, Tokocrypto & Saham)
CARA KERJA (Real)
- Harga Turun 1% → BELI OTOMATIS
- Harga Naik 1.2% → JUAL OTOMATIS
- Profit 1 siklus = 1.2%
- Mengulang selama market bergerak
KEUNGGULAN UTAMA
- Anti Loss & SPOT Market (Aman)
- LEGAL & Terdaftar BAPPEBTI
- Tanpa emosi, pantau chart otomatis
- Tidur/Sibuk, transaksi tetap jalan
PLN Batam mencatat daya mampu pasok sebesar 844,2 megawatt (MW) dengan prediksi beban puncak tertinggi mencapai 755 MW. Dengan demikian, masih tersedia cadangan daya sebesar 79,2 MW atau reserve margin 10,5%. Khusus pada Hari Natal 25 Desember 2025, beban puncak diproyeksikan mencapai 588,8 MW dengan cadangan daya 41,7%. Sementara pada 1 Januari 2026, beban puncak diperkirakan 579,5 MW dengan reserve margin mencapai 44%.
"Proyeksi beban listrik selama Nataru tahun ini meningkat sekitar 17% dibandingkan periode yang sama tahun lalu, tetapi sistem kami tetap dalam kondisi terkendali," katanya lagi.
Selain itu, ketersediaan energi primer dipastikan mencukupi dan berada di atas kebutuhan rata-rata selama masa siaga. Untuk menjaga keandalan sistem, PLN Batam menyiagakan 35 posko siaga dengan dukungan 712 personel yang tersebar di seluruh wilayah operasional.
Personel tersebut berasal dari berbagai fungsi strategis, termasuk pembangkitan, transmisi, distribusi, pengaturan beban, SCADA dan proteksi, teknologi informasi, serta logistik, guna memastikan respons cepat jika terjadi gangguan kelistrikan selama periode libur Nataru.
Langkah-Langkah Persiapan PLN Batam
-
Peningkatan Kapasitas Daya
PLN Batam telah melakukan peningkatan kapasitas daya untuk memenuhi kebutuhan selama Nataru. Daya mampu pasok mencapai 844,2 MW, sedangkan beban puncak diperkirakan mencapai 755 MW. Hal ini memberikan cadangan daya sebesar 79,2 MW atau 10,5% sebagai reserve margin. -
Perencanaan Beban Puncak
Proyeksi beban puncak pada Hari Natal 25 Desember 2025 adalah 588,8 MW dengan cadangan daya sebesar 41,7%. Sementara pada 1 Januari 2026, beban puncak diperkirakan sebesar 579,5 MW dengan reserve margin mencapai 44%. -
Kenaikan Permintaan Listrik
Proyeksi beban listrik selama Nataru meningkat sekitar 17% dibandingkan periode yang sama tahun lalu. Meskipun begitu, sistem tetap dalam kondisi terkendali karena persiapan yang matang. -
Ketersediaan Energi Primer
Ketersediaan energi primer dipastikan cukup dan berada di atas kebutuhan rata-rata selama masa siaga. Hal ini menjadi salah satu faktor utama dalam menjaga keandalan pasokan listrik. -
Penyiagaan Personel
PLN Batam menyiagakan 35 posko siaga dengan dukungan 712 personel. Personel tersebut berasal dari berbagai fungsi strategis seperti pembangkitan, transmisi, distribusi, pengaturan beban, SCADA dan proteksi, teknologi informasi, serta logistik.
Fungsi-Fungsi Strategis dalam Penyiagaan
-
Pembangkitan
Personel dari bagian pembangkitan bertugas memastikan operasi pembangkit listrik berjalan lancar dan stabil. -
Transmisi
Tim transmisi bertanggung jawab atas pengiriman daya dari sumber ke konsumen melalui jaringan transmisi. -
Distribusi
Bagian distribusi memastikan daya sampai ke pelanggan akhir secara merata dan tanpa gangguan. -
Pengaturan Beban
Tim pengaturan beban mengelola distribusi daya agar tidak terjadi kelebihan beban atau pemadaman. -
SCADA dan Proteksi
Tim SCADA dan proteksi bertugas mengawasi sistem secara real-time dan mengambil tindakan jika terjadi gangguan. -
Teknologi Informasi
Tim TI membantu dalam pengelolaan data dan komunikasi antar tim operasional. -
Logistik
Bagian logistik memastikan ketersediaan peralatan dan perlengkapan yang dibutuhkan selama masa siaga.
Dengan persiapan yang matang dan kerja sama yang baik antar tim, PLN Batam yakin dapat menjaga keandalan pasokan listrik selama periode Nataru 2026.