Peresmian Toko ke-1.200, MDIY Konsisten Ekspansi untuk Pertumbuhan Berkelanjutan

PT Daya Intiguna Yasa Tbk. (MDIY) atau yang dikenal dengan merek MR DIY baru-baru ini meresmikan toko ke-1.200 milik perusahaan. Langkah ini menjadi indikasi kuat bahwa strategi ekspansi MDIY tetap konsisten dalam menjaga pertumbuhan berkelanjutan di tengah dinamika industri ritel.
Catherine, analis dari MNC Sekuritas, menilai bahwa strategi MDIY dalam merespons persaingan industri sangat tepat. Menurutnya, meskipun Jawa masih menjadi pasar utama dengan pangsa ekonomi yang besar, persaingan di sana sudah cukup jenuh. Oleh karena itu, MDIY memilih untuk fokus pada area luar Jawa yang dinilai memiliki potensi pertumbuhan lebih tinggi dan belum terlalu kompetitif.
TRADING OTOMATIS 24 JAM TANPA RIBET
Aiotrade adalah alat bantu trading autopilot nonstop di market SPOT Binance & Bitget
(Next: OKX, Tokocrypto & Saham)
CARA KERJA (Real)
- Harga Turun 1% → BELI OTOMATIS
- Harga Naik 1.2% → JUAL OTOMATIS
- Profit 1 siklus = 1.2%
- Mengulang selama market bergerak
KEUNGGULAN UTAMA
- Anti Loss & SPOT Market (Aman)
- LEGAL & Terdaftar BAPPEBTI
- Tanpa emosi, pantau chart otomatis
- Tidur/Sibuk, transaksi tetap jalan
“Strategi MDIY fokus pada area dengan potensi pertumbuhan tinggi sambil tetap menawarkan produk yang sangat affordable. Ini menjadi fondasi penting bagi growth story yang solid dan berkelanjutan,” ujarnya dalam keterangan resmi.
Ekspansi ke Luar Jawa
Sebelumnya, MDIY telah meresmikan toko terbaru di Sumbawa, Nusa Tenggara Barat (NTB). Ekspansi ini diharapkan mampu meningkatkan pendapatan perusahaan serta mempertahankan marjin bisnis yang stabil. Dalam keterangan resminya, MDIY menyatakan bahwa toko ke-1.200 di Sumbawa menjadi simbol untuk mendukung pertumbuhan ekonomi daerah sekaligus memperkuat akses masyarakat terhadap kebutuhan rumah tangga yang hemat, lengkap, dan dekat.
Direktur Utama MDIY Edwin Cheah mengatakan bahwa pembukaan toko ke-1.200 di Sumbawa merupakan langkah penting bagi MR DIY Indonesia dan juga bagi seluruh Indonesia. Ia menekankan bahwa pertumbuhan ritel kini tidak lagi terkonsentrasi hanya di kota-kota besar, karena pusat-pusat ekonomi di berbagai daerah semakin berkembang.
"Kami hadir untuk memperkuat ekosistem tersebut dengan menyediakan akses belanja yang lebih merata. Misi kami adalah menjadi bagian dari kemajuan daerah, mendukung aktivitas ekonomi lokal, dan menyediakan nilai terbaik bagi keluarga Indonesia di mana pun mereka berada," kata Edwin.
Penyebaran Toko di Seluruh Indonesia
Sampai akhir September 2025, MDIY telah memiliki sebanyak 1.154 toko. Dengan pencapaian tersebut, kini toko-toko MDIY telah tersebar dan beroperasi di 422 dari 516 kota/kabupaten di seluruh Indonesia. Dalam kurun waktu kurang dari tiga bulan, terdapat 46 pembukaan toko baru.
Sebagai informasi, MDIY menjadi emiten ritel dengan ekspansi tercepat di industri. Perusahaan resmi membuka 400 toko pertama dalam lima tahun, yaitu dari 2017 hingga 2022. Kemudian, 800 toko baru berikutnya dibuka hanya dalam tiga tahun, yaitu dari 2023 hingga 2025.
Catherine menambahkan bahwa progres ekspansi gerai MDIY saat ini sudah on-track untuk mencapai target akhir tahun. “Dengan momentum yang ada, pencapaian lebih dari 1.200 toko merupakan target yang sangat feasible,” tambahnya.
Kinerja Finansial yang Stabil
Pembukaan toko baru di tahun 2025 disebut bakal meningkatkan pendapatan MDIY. Jika melihat kinerja sembilan bulan, MDIY telah membukukan pendapatan sebesar Rp5,77 triliun atau tumbuh 17,3% secara year on year (YoY). Hal ini juga sejalan dengan pertumbuhan jumlah toko dan peningkatan jumlah transaksi.
Total transaksi di toko MDIY secara nasional tembus 73 juta dari Januari hingga September 2025, atau naik 12,4% YoY. Dari sisi profitabilitas, MDIY mencatatkan laba sebelum bunga, pajak, penyusutan dan amortisasi atau EBITDA sebesar Rp1,87 triliun. Capaian ini menggambarkan peningkatan sebesar 15,7% YoY. Marjin EBITDA pun tetap solid di kisaran 32%.
“Hal lain yang juga menarik dari MDIY adalah, ketika ekspansif buka 239 toko di tahun 2025, top line memang tumbuh tetapi dilusi marjin minimal dan tetap solid dengan EBITDA marjin tetap di 32-33%. Ini artinya ekspansi tidak mengorbankan profitabilitas,” terang Catherine.
Dia menambahkan bahwa dengan arus kas yang solid, neraca yang kuat dan rasio utang yang rendah, prospek pertumbuhan double digit MDIY masih dapat dipertahankan setidaknya untuk jangka menengah jika setiap tahun emiten ritel tersebut konsisten membuka setidaknya 200 toko baru.