
JAKARTA, aiotrade
- Pada hari Selasa (21/10/2025), tiga aksi unjuk rasa akan digelar di wilayah Jakarta Pusat. Aksi ini dilakukan oleh berbagai kelompok dengan titik lokasi yang berbeda, mulai dari kawasan Gambir hingga Pengadilan Negeri Jakarta Pusat.
Aksi Pertama: Keluarga Besar Ahli Waris Daam Bin Nasairin
Aksi pertama dihelat oleh keluarga besar ahli waris almarhum Daam Bin Nasairin bersama beberapa elemen massa. Mereka melakukan unjuk rasa di sekitar Pos Polisi Merdeka Barat, Gambir. Kegiatan ini menunjukkan kepedulian masyarakat terhadap isu yang mereka angkat, serta mengajak pihak berwenang untuk lebih memperhatikan permasalahan yang mereka sampaikan.
TRADING OTOMATIS 24 JAM TANPA RIBET
Aiotrade adalah alat bantu trading autopilot nonstop di market SPOT Binance & Bitget
(Next: OKX, Tokocrypto & Saham)
CARA KERJA (Real)
- Harga Turun 1% → BELI OTOMATIS
- Harga Naik 1.2% → JUAL OTOMATIS
- Profit 1 siklus = 1.2%
- Mengulang selama market bergerak
KEUNGGULAN UTAMA
- Anti Loss & SPOT Market (Aman)
- LEGAL & Terdaftar BAPPEBTI
- Tanpa emosi, pantau chart otomatis
- Tidur/Sibuk, transaksi tetap jalan
Aksi Kedua: BEM-HI dan FPI
Di lokasi lain, Badan Eksekutif Mahasiswa Hukum Indonesia (BEM-HI) bersama Dewan Pimpinan Daerah Front Persaudaraan Islam (FPI) melaksanakan aksi di depan Gedung DPR/MPR RI, Senayan. Aksi ini mencerminkan peran aktif mahasiswa dalam menyuarakan aspirasi mereka, serta kerja sama antar organisasi untuk menciptakan ruang dialog yang konstruktif.
Aksi Ketiga: BEM Hukum Indonesia di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat
Sementara itu, kelompok mahasiswa dari BEM Hukum Indonesia (BEM-HI) juga menggelar aksi terpisah di depan Pengadilan Negeri Jakarta Pusat. Kehadiran mereka di lokasi tersebut menunjukkan pentingnya partisipasi generasi muda dalam proses hukum dan pengambilan kebijakan yang berkaitan dengan keadilan.
Persiapan Pengamanan oleh Kepolisian
Untuk memastikan keamanan dan ketertiban selama aksi unjuk rasa, polisi telah menyiapkan 894 personel gabungan. Personel tersebut ditempatkan di seluruh titik aksi di wilayah Jakarta Pusat.
βKuat Pam wilayah Jakarta Pusat 894 personel,β ujar Kepala Seksi Humas Polres Metro Jakarta Pusat, Iptu Ruslan Basuki, pada hari Selasa.
Ruslan menambahkan bahwa pihaknya juga berkoordinasi dengan petugas lalu lintas dan satuan pengamanan internal masing-masing instansi. Tujuannya adalah untuk memastikan arus kendaraan di sekitar lokasi aksi tetap lancar dan tidak terganggu. Hal ini menjadi langkah penting agar kegiatan aksi unjuk rasa dapat berlangsung secara damai tanpa mengganggu aktivitas masyarakat sekitar.
Kesimpulan
Peristiwa aksi unjuk rasa yang digelar di Jakarta Pusat menunjukkan dinamika politik dan sosial yang terjadi di tengah masyarakat. Dengan adanya koordinasi antara aparat kepolisian dan instansi terkait, diharapkan setiap aksi dapat berjalan dengan aman dan tertib. Selain itu, partisipasi masyarakat dan kalangan mahasiswa dalam menyampaikan aspirasi mereka menjadi bagian penting dari proses demokrasi yang berlangsung di negara ini.