
aiotrade,
JAKARTA -- Acara The Langham Fashion Soiree dihadiri oleh sejumlah desainer ternama yang mempersembahkan karya-karya mereka. Acara ini diselenggarakan di hotel The Langham dengan kolaborasi antara pihak hotel dan IPMI (Ikatan Perancang Mode Indonesia).
Salah satu desainer yang turut serta adalah Liliana Lim. Ia memperkenalkan puluhan karyanya dalam koleksi Ready-to-Wear Deluxe 2025 bertajuk LOUVELL. Koleksi ini menjadi perayaan imajinasi dan perkembangan tekniknya sebagai seorang desainer.
TRADING OTOMATIS 24 JAM TANPA RIBET
Aiotrade adalah alat bantu trading autopilot nonstop di market SPOT Binance & Bitget
(Next: OKX, Tokocrypto & Saham)
CARA KERJA (Real)
- Harga Turun 1% → BELI OTOMATIS
- Harga Naik 1.2% → JUAL OTOMATIS
- Profit 1 siklus = 1.2%
- Mengulang selama market bergerak
KEUNGGULAN UTAMA
- Anti Loss & SPOT Market (Aman)
- LEGAL & Terdaftar BAPPEBTI
- Tanpa emosi, pantau chart otomatis
- Tidur/Sibuk, transaksi tetap jalan
Liliana Lim dikenal dengan keahliannya dalam teknik moulage, yaitu seni membentuk pakaian langsung pada patung tanpa menggunakan pola. Kali ini, ia mengembangkan teknik tersebut ke arah yang baru, menggabungkan bentuk-bentuk konstruktif dengan teknik draping yang biasanya digunakan untuk bahan lembut.
Dalam koleksi LOUVELL, Liliana menciptakan kombinasi antara kelembutan dan kekuatan, spontanitas dan struktur. Ia menggunakan siluet tegas yang kontras dengan volume yang kaku. Meski begitu, koleksi ini tetap berpegang pada kode desain yang feminin, elegan, dan sederhana.
Bahan-bahan yang digunakan meliputi bahan lembut yang mengalir dan material bertekstur. Detail payet tangan yang rumit serta bunga tiga dimensi yang dramatis menambah kesan mewah dari setiap karya. Palet warna yang digunakan mencakup hitam, silver, dan charcoal grey, yang semakin terlihat mewah dengan kilauan bahan keemasan.
Nama LOUVELL dipilih karena mengandung makna yang indah. Kata ini berasal dari gabungan kata Lumière (cahaya) dan Novel (roman), yang menyiratkan kisah yang memancarkan kegemerlapan.
Ini merupakan pertama kalinya Liliana bereksperimen dengan bahan velvet, yang menambah kekayaan dalam 42 rancangan yang ada. Rancangan-rancangan ini mencakup gaun malam, gaun koktail, mini dress, hingga jumpsuit.
Setiap desain dalam koleksi ini memainkan asimetri secara bebas. Dari drape yang jatuh dari bahu membentuk siluet di pinggang, lipatan yang dibiarkan mentah sebagai aksen, atau pecahan moulage yang dirangkai ulang sesuai lekuk tubuh. Jejak tangan sang desainer tetap terasa, sehingga ketidaksempurnaan diubah menjadi daya tarik modern.
Seluruh detail dari koleksi ini dibuat dengan tangan, yang menegaskan sentuhan couture dalam lini ready-to-wear yang mewah ini. Dengan LOUVELL, Liliana Lim memperluas bahasa rancangan antara drape dan struktur ke ranah modern yang berani. Pakaian-pakaian yang dirancang tidak hanya untuk momen sesaat, tetapi juga bisa disimpan, dikenang, dan digunakan dalam berbagai kesempatan.