Lima Dosen Daftar Jadi Calon Rektor Uniku 20262030

admin.aiotrade 26 Okt 2025 3 menit 15x dilihat
Lima Dosen Daftar Jadi Calon Rektor Uniku 20262030
Lima Dosen Daftar Jadi Calon Rektor Uniku 20262030

Lima Dosen Universitas Kuningan Daftar Sebagai Bakal Calon Rektor

Pendaftaran sebagai bakal calon Rektor Universitas Kuningan (Uniku) periode 20262030 telah resmi dibuka oleh Panitia Seleksi Rektor (PSR). Proses pendaftaran berlangsung dari tanggal 6 hingga 10 Oktober 2025, dengan penyelenggaraan yang dilakukan oleh Yayasan Pendidikan Sang Adipati Kuningan (YPSAK). Sebanyak lima dosen Uniku telah mendaftarkan diri secara resmi dan lengkap.

Ketua PSR Uniku, Ngatimin, menyampaikan bahwa seluruh proses pendaftaran berjalan lancar sesuai jadwal dan ketentuan yang telah ditetapkan. Ia menegaskan bahwa PSR berkomitmen untuk menjaga prinsip transparansi, objektivitas, dan akuntabilitas dalam setiap tahapan seleksi. Tujuannya adalah memastikan bahwa proses pemilihan rektor berlangsung terbuka dan kredibel.

AioTrade Autopilot
🔥 SPONSOR

TRADING OTOMATIS 24 JAM TANPA RIBET

Aiotrade adalah alat bantu trading autopilot nonstop di market SPOT Binance & Bitget
(Next: OKX, Tokocrypto & Saham)

Bukan FUTURE. Bukan Judi. Bukan Tebak-tebakan.
CARA KERJA (Real)
  • Harga Turun 1% → BELI OTOMATIS
  • Harga Naik 1.2% → JUAL OTOMATIS
  • Profit 1 siklus = 1.2%
  • Mengulang selama market bergerak
KEUNGGULAN UTAMA
  • Anti Loss & SPOT Market (Aman)
  • LEGAL & Terdaftar BAPPEBTI
  • Tanpa emosi, pantau chart otomatis
  • Tidur/Sibuk, transaksi tetap jalan

Seluruh tahapan kami laksanakan sesuai prosedur. Kami ingin memastikan bahwa proses seleksi ini berlangsung terbuka dan kredibel, ujar Ngatimin.

Dari hasil pendaftaran, lima dosen Uniku telah menyerahkan berkas secara lengkap kepada panitia. Mereka adalah Anna Fitri Hindriana, Ilham Adhya, Novi Satria Pradja, Dede Djuniardi, dan Lili Karmela Fitriani. Kelimanya dinyatakan siap mengikuti tahapan seleksi berikutnya sesuai jadwal yang ditetapkan PSR.

Sementara itu, Sekretaris PSR, Suwari Akhmaddiyan, menjelaskan bahwa usai penutupan pendaftaran, panitia tengah melaksanakan verifikasi administratif terhadap seluruh berkas calon. Tahap ini bertujuan memastikan kelengkapan dokumen serta pemenuhan persyaratan formal dan akademik sesuai pedoman seleksi yang ditetapkan oleh YPSAK.

Verifikasi administratif menjadi dasar penting sebelum memasuki tahapan selanjutnya, yakni seleksi kelayakan dan penyampaian visi-misi bakal calon rektor. Hanya calon yang memenuhi seluruh kriteria yang dapat melanjutkan ke tahap berikutnya, ungkap Suwari.

Ia menambahkan, PSR berharap proses seleksi kali ini dapat melahirkan pemimpin universitas yang berintegritas, visioner, dan berkomitmen kuat dalam mengembangkan tridarma perguruan tinggi. Selain itu, calon rektor diharapkan mampu memperkuat tata kelola universitas dan meningkatkan daya saing akademik Uniku di tingkat nasional maupun internasional.

Harapan kami, rektor terpilih nantinya dapat membawa Uniku semakin maju dan menjadi kebanggaan masyarakat Kuningan serta daerah sekitarnya, kata Suwari.

Lebih lanjut, ia menyampaikan bahwa tahapan seleksi berikutnya akan diumumkan secara resmi setelah hasil verifikasi administratif selesai dan ditetapkan daftar calon Rektor Uniku periode 20262030.

Proses Seleksi dan Tantangan yang Dihadapi

Proses seleksi calon Rektor Uniku tidak hanya melibatkan verifikasi administratif, tetapi juga beberapa tahapan lain seperti seleksi kelayakan dan penyampaian visi-misi. Setiap calon harus melewati serangkaian evaluasi untuk memastikan bahwa mereka layak memimpin universitas.

Beberapa hal yang menjadi fokus dalam seleksi ini antara lain:

  • Integritas dan kompetensi Calon Rektor harus memiliki rekam jejak yang baik dalam bidang pendidikan dan kepemimpinan.
  • Visi dan misi yang jelas Calon harus mampu menyampaikan rencana pengembangan Uniku yang realistis dan berkelanjutan.
  • Kemampuan manajerial Kemampuan dalam mengelola sumber daya dan menjalankan tata kelola yang baik sangat penting.

Tahapan seleksi ini juga diharapkan dapat memberikan wadah bagi para dosen untuk menunjukkan kemampuan dan kontribusi mereka dalam membangun universitas. Hal ini juga menjadi kesempatan bagi masyarakat akademik untuk ikut serta dalam proses demokratisasi pengambilan keputusan.


Diskusi Pembaca (0)

Belum ada komentar

Jadilah yang pertama memberikan tanggapan informatif!

Tinggalkan Balasan