Lima Korban Luka Kecelakaan KA Bangunkarta di Prambanan Masih Dirawat, Termasuk Dua Balita

admin.aiotrade 08 Nov 2025 2 menit 17x dilihat
Lima Korban Luka Kecelakaan KA Bangunkarta di Prambanan Masih Dirawat, Termasuk Dua Balita

jogja.aiotrade
YOGYAKARTA – Proses penyelidikan terkait kecelakaan maut yang melibatkan Kereta Api (KA) 161 Bangunkarta di perlintasan Prambanan, Sleman, pada Selasa (4/11), masih terus berlangsung. Kecelakaan tersebut menimbulkan korban jiwa dan luka-luka, sehingga mengundang perhatian publik dan pihak berwenang.

Sementara itu, PT Kereta Api Indonesia (KAI) Daerah Operasi (Daop) 6 Yogyakarta telah memastikan bahwa sebagian besar korban luka masih menjalani perawatan intensif di rumah sakit. Manajer Humas PT KAI Daop 6 Yogyakarta, Feni Novida Saragih, memberikan update mengenai kondisi para korban.

AioTrade Autopilot
🔥 SPONSOR

TRADING OTOMATIS 24 JAM TANPA RIBET

Aiotrade adalah alat bantu trading autopilot nonstop di market SPOT Binance & Bitget
(Next: OKX, Tokocrypto & Saham)

Bukan FUTURE. Bukan Judi. Bukan Tebak-tebakan.
CARA KERJA (Real)
  • Harga Turun 1% → BELI OTOMATIS
  • Harga Naik 1.2% → JUAL OTOMATIS
  • Profit 1 siklus = 1.2%
  • Mengulang selama market bergerak
KEUNGGULAN UTAMA
  • Anti Loss & SPOT Market (Aman)
  • LEGAL & Terdaftar BAPPEBTI
  • Tanpa emosi, pantau chart otomatis
  • Tidur/Sibuk, transaksi tetap jalan

"Satu orang sudah selesai menjalani perawatan, sedangkan lima orang lainnya masih dalam perawatan di rumah sakit," ujar Feni di Yogyakarta pada Jumat (7/11/2025). Ia menambahkan, di antara lima korban yang masih dirawat, dua di antaranya merupakan balita. Hal ini menunjukkan betapa seriusnya insiden tersebut dan dampaknya terhadap keluarga korban.

Kecelakaan yang terjadi antara KA Bangunkarta jurusan Jombang-Pasar Senen dengan sebuah mobil dan dua sepeda motor di perlintasan antara Stasiun Brambanan dan Maguwo, Prambanan, telah menewaskan tiga orang dan melukai enam orang lainnya. Insiden ini menjadi perhatian khusus dari pihak kepolisian dan KAI untuk segera menemukan penyebab pasti.

Penyelidikan Masih Berlangsung

Feni Novida Saragih menekankan bahwa hingga saat ini, PT KAI dan Kepolisian Daerah Istimewa Yogyakarta (Polda DIY) masih bekerja sama dalam proses penyelidikan untuk mengetahui penyebab pasti insiden tersebut. "Masih dalam pemeriksaan bersama kepolisian. Harap bersabar ya, kami tunggu hasil pemeriksaannya," kata Feni.

Sebelumnya, Kabid Humas Polda DIY Kombes Pol Ihsan mengonfirmasi bahwa sejumlah saksi telah diperiksa. Keterangan awal dari saksi di lokasi menyebutkan bahwa salah satu palang pintu di sisi utara dilaporkan tidak tertutup saat kereta melintas. Namun, polisi menegaskan bahwa pemeriksaan masih berjalan dan belum ada kesimpulan resmi yang dikeluarkan, termasuk mengenai kemungkinan adanya kelalaian.

Pihak berwenang terus berupaya menyelesaikan investigasi demi menyingkap penyebab pasti kecelakaan dan memastikan tindakan pencegahan yang lebih ketat di masa depan. Dalam hal ini, penting bagi masyarakat untuk tetap waspada dan mematuhi aturan lalu lintas di area perlintasan kereta api.

Beberapa langkah yang dapat diambil untuk mencegah kecelakaan serupa di masa depan antara lain:

  • Peningkatan pengawasan terhadap peralatan di perlintasan kereta api, seperti palang pintu dan sistem alarm.
  • Pelatihan dan edukasi kepada masyarakat tentang cara berkendara yang aman di sekitar perlintasan.
  • Peningkatan koordinasi antara KAI dan pihak kepolisian dalam menghadapi kejadian darurat.

Dengan terus berjalannya penyelidikan dan langkah-langkah pencegahan yang diterapkan, diharapkan kecelakaan serupa dapat diminimalisir dan keselamatan pengguna jalan serta penumpang kereta api dapat terjaga dengan baik.

Diskusi Pembaca (0)

Belum ada komentar

Jadilah yang pertama memberikan tanggapan informatif!

Tinggalkan Balasan